Epilepsi Pada Anak

Dalam melakukan pengobatannya, kalian bisa menggunakan bahan alami atau dengan memakai obat epilepsi dari dokter. Namun jika boleh di sarankan sebaiknya meminum olahan dari daun mint. Cara mengolah daun mint ini sangat gampang dan mudah sekali. pertama tama yang harus di lakukan adalah dengan merebusnya yang sudah di cuci. Tunggu hingga matang dan minum ramuan daun mint ini dengan tiap hari, agar penyakit epilepsi yang terjadi dapat cepat sembuh. cara menjauhkan atau menghindarkan penyakit epilepsi dapat kita lakukan dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Selain itu juga tidak boleh meminum yang beralkohol dan berkafein.

Penyakit Epilepsi Pada Anak
Penyakit Epilepsi Pada Anak

Penyebab epilepsi akan terjadi bila di picu oleh adanya penyakit stroke, jantung, demensia, autis, down syndrome, trauma di kepala, genetik, cedera sebelum melahirkan dan infeksi pada otak. Penyakit epilepsi ini cenderung lebih menyerang pada laki laki. penyakit epilepsi ini memiliki tanda tanda atau gejala atau ciri cirinya jika mengalami epilepsi. Gejalanya akan di jelaskan pada penjabaran yang tertera di bagian bawah paragraf. penyakit epilepsi adalah penyakit yang menyerang sel sel neuron dan akan memicukan terjadinya kejang kejang, penyakit ini akan membuat kondisi tubuh semakin berbahaya bila tidak di atasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Epilepsi Pada Anak

Berikut adalah mengenai tanda tanda penyakit epilepsi setelah  membahas arti, penyebab dan pencegahan dari penyakit epilepsi.

  1. Pandangan mata kosong : pandangan akan terjadi kosong apabila gejala atau penyakit epilepsi pada anak anak dan orang dewasa. dan pandangan kosong jangan di biarkan terlalu lama, yang tandanya harus di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat. inilah yang di alami pada pada penyakit epilepsi atau ayan. Dan bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada beberapa tanda tanda lainnya.
  2. Gemetar pada tubuh : rasa gemetar atau tubuh mengalami gemetar tanpa di gerakan masalah yang semua orang bisa mengalaminya. Bukan hanya gemetar saja yang dapat terjadi, tapi rasa kaku pun akan di alaminya. tapi ada penyakit yang di awali dengan kegemetaran ini, yaitu penyakit epilepsi pada anak anak.
  3. Kandung kemih yang hilang kontrol : kandung kemih yang tak terkontrol itu mengkhawatirkan sekali. dan segeralah untuk memeriksakan pada dokter yang ahli dalam bidang tersebut, agar di lakukan penanganan yang tepat dan cepat. dan ciri ciri penyakit epilepsi pada anak dan orang dewasa adalah kandung kemih yang tidak kontrol.
  4. Nyeri pada bagian otot : otot yang mengalami rasa nyeri ini sering kali, akan menghambat aktivitas atau kegiatan yang selama ini di jalani. Dan pengobatan yang dapat di lakukan untuk masalah seperti ini bisa dengan cara pengurutan dengan menggunakan minyak yang di khususkan untuk urut atau pijat. Ada beberapa penyakit yang di awali dengan nyeri di bagian otot, yaitu tanda tanda penyakit epilepsi pada anak. Bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada sebagian gejala lainnya. Dari mulai anak anak hingga orang dewasa bisa mengalaminya yang tidak ada batasan usia atau umur sekalipun.
  5. Kejang kejang : sudah pasti jika tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak ini akan mengalami kekejangan pada tubuh. dan kejang kejang adalah di mana tubuh mengalami pergerakan yang tidak terkontrol dengan tergeletak di lantai. Kejang kejang ini bukan termasuk penyakit yang cukup serius yang harus di obati atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.
  6. Kesadaran akan menghilang : pingsan atau sebut saja dengan kehilangan kesadaran semua orang bisa di alaminya. dan biasanya orang pingsan ini terjadi dengan cara tiba tiba. Tapi, jika penyakit Epilepsi Pada Anak adalah mengalami pingsan yang sebentar dan nantinya akan sadar dengan cara sendirinya.
  7. Bingung temporer : biasanya orang yang mengalami bingung ini, pada penderita penyakit alzheimer atau pikun. Tapi pada penyakit Epilepsi Pada Anak juga bisa mengalami hal seperti ini.
  8. Sulit bernafas : nafas yang susah sering disebut dengan sesak nafas. dan ada jenis penyakit yang bisa mengalami sesak nafas, seperti penyakit paru paru, jantung dan bronkitis. Pengobatan yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan alat nafas bantuan, yang bisa kalian dapatkan di apotek terdekat. alat ini bernama inhaler. Cara menggunakan alat ini bisa dengan menghirupnya yang di masukkan kedalam mulut atau di hirup. Alat ini harus di bawa kemana mana. bagi yang mengalami sesak nafas biasanya juga di akibatkan oleh faktor keturunan. sesak nafas ini dapat di jadikan sebagai tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak.
  9. Muka yang membiru : wajah mengalami biru seperti memar. Dan tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak adalah mengalami pembiruan pada wajah. semua orang bisa mengalaminya, terutama pada penderita epilepsi. Dan bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada beberapa gejala lainnya yang akan dijelaskan pada paragraf berikutnya.
  10. Busa akan keluar melalui mulutnya : jika pada anak anak dan orang dewasa mengeluarkan busa dari mulut itu mempertandakan bahwa tubuhnya sedang bermasalah dan harus di lakukan tindakan atau penanganannya yang tepat, karena jika tidak kematian akan menghampirinya. Dan sering juga kejadian ini disebut dengan tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak. Tapi jika terjadi pada balita itu di anggap gumoh.

Epilepsi Pada Anak

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Tanda Tanda Awal Penyakit Epilepsi

Epilepsi ini terjadi pada bagian tubuh kita yang mengalami kekejangan seperti orang step pada anak anak, karena sistem saraf yang dikepala mulai rusak dan tidak berfungsi dengan normal. apabila sudah mengalami seperti ini, bisa langsung segera dilakukan penyembuhan, karena nantinya akan bisa mengancam jiwa kalian. dari sekian banyak obat yang dapat digunakan adalah daun pegagan. obat ini paling aman dan mujarab, bila dipakai untuk penyembuhan epilepsi. anak anak dapat juga mengalami penyakit ini, yang biasanya juga bisa disebabkan oleh dari anggota keluarganya, atau disebut juga dengan faktor gen atau keturunan.

EPILEPSI-KEJANG

Banyak gejala atau tanda tanda tentang epilepsi atau ayan, yang sangat banyak. selain gejala, penyebab epilepsi adalah punya riwayat penyakit stroke dan jantung, pernah mengalami cedera pada bagian kepala, tumor otak yang sedang dialaminya, minuman beralkohol, obat obattan terlarang, tidak teratur dalam mengkonsumsi obat obattan, dan tidur atau istirahat yang kurang dilakukan. yang istirahat itu dilakukan dengan waktu 7 jam dalam perharinya. jika tidak menginginkan penyakit ini datang dan muncul di tubuh kalian, juga bisa dengan melakukan pencegahannya dengan menghindarkan penyebab terjadinya epilepsi. itu sangat gampang untuk dilakukan untuk orang yang ingin menjauhkan dari epilepsi atau ayan.

Tanda tanda awal penyakit epilepsi 

Mari kita bahas tentang tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. sampai kalian benar benar tahu, yang nantinya bisa kalian cegah atau atasi dengan cepat.

  • Tidak ada penyeba jika mendengar sesuatu dan merasakan

Pada awalnya jika kita mendengar sesuatu atau mengalami sesuatu yang tidak tahu penyebab nya, berarti kalian lagi sedang mengalami tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. yang sebenarnya jika mengalami hal seperti ini, kalian memiliki rasa halusinasi yang tinggi, yang ujung ujungnya akan mengalami kegilaan. makannya kalian harus bisa menjaga kondisi fisik dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami epilepsi. yang epilepsi ini dapat berbahaya dan bisa mengancam jiwa kalian.

  • Kepala yang pusing

Pada bagian kepala itu, bisa mengalami penyakit, amat luar biasa jika terjadi. seperti pusing kepala adalah penyakit yang terjadi pada bagaian kepala. yang tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. pusing kepala ini, bisa disebabkan dengan berbagai macam penyebab. kurangnya istirahat, telat makan, dan terlalu banyak pikiran. biasanya orang yang sering mengalami pusing kepala ini, bisa membuat semakin parah jika didiamkan begitu saja. yang bisa berujung dengan penyakit vertigo. penyakit vertigo ini, adalah penyakit yang dialami pada bagian kepala, yang sangat dahsyat.

  • Kepala menjadi sakit

Sama halnya dengan pusing kepala, sakit kepala pun juga bisa dijadikan tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. sakit kepala itu ada jenis jenisnya. ada sakit kepala sebelah kanan, kiri, depan, dan belakang. atau bisa juga disebut dengan migran. jenis gejala ini, mudah terjadi pada siapa saja, bagi yang sedang mengalami epilepsi. dan berwaspadalah terhadap penyakit ini, yang bisa menyerang kapan saja. yang penyebab nya juga bermacam macam.

  • Mata yang tampak terlihat kosong

Orang yang sedang mengalami epilepsi atau ayan sering kali mengalami tatapan mata yang kosong. hal ini sudah banyak yang terjadi ada penderita epilepsi. sebenarnya epilepsi ini sama saja dengan dengan orang yang sedang kesurupan atau kerasukan, yang ciri atau gejalanya pun sama. kalian harus bisa membedakannya dengan kedua hal tersebut. jangan pernah menganggap remeh tentang epilepsi atau ayan ini, karena jenis penyakit ini bisa membahayakan pada diri kalian, jika mengalami hal seperti ini. selain itu, kalian juga harus mengetahui penyebab, pencegahan, dan pengobatannya, agar dapat melakukan tindakan, yang memang seharusnya dilakukan. yang pernyataan pada tertera diatas, termasuk dari tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan.

  • Step atau kejang

Semua orang penderita epilepsi, akan mengalami kekejangan pada tubuh, jika sedang kambuh. dan itu tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. dari mulai anak anak sampai orang dewasa pun, juga dapat mengalaminya dengan hal yang sama. makannya kalian harus bisa menjaga kesehatan tubuh, supaya penyakit ini, tidak mudah terjadi pada diri Anda. yang penyakit ini dapat berbahaya, jika penanganan telat untuk dilakukan. jika diantara kalian yang sedang mengalami epilepsi atau ayan, buru buru lah dalam mengambil tindakan, yang kita tidak tahi kedepannya akan terjadi hal seperti apa.

  • Terjadi kedutan

Kedutan ini bisa terjadi dimana mana, bahkan diseluruh tubuh juga bisa mengalami hal seperti ini. tetapi yang paling banyak adalah dengan mengalami kedutan pada bagian mata.jika sudah mengalami kondisi ini, dapat di masukkan pada bagian tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. dalam mengalami penyakit apa saja, pasti akan mempunyai gejala yang  bisa disebabkan oleh beberapa hal. namun, kalian juga harus bisa menjauhkan penyebab yang bisa mengakibatkan penyakit ini datang dan muncul. seperti minum yang mengandung alkohol, dan mengkonsumsi narkoba. jenis penyebab ini, harus dijauhkan dari diri kalian, yang nantinya juga bisa merusak pada tubuh kalian, terutama pada bagian organ dalam. yang nantinya bisa merusak pada bagian organ dalam tubuh, sehingga tidak bekerja lagi dengan baik.

Tanda Tanda Awal Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Penyakit Epilepsi Menular

Pada penyakit epilepsi yang dikenal dengan penyakit ayan bukan lah penyakit epilepsi menular. Epilepsi bisa diobati dan dikendalikan dengan obat anti epilepsi. Air liur yang dikeluarkan penderita epilepsi tak  akan menularkan penyakitnya.

ayann
Penyakit Epilepsi Menular

Para medis menyatakan bahwa penyakit epilepsi bukanlah penyakit yang menular. Mungkin karena gejala klasik yang diperhatikan para penderitanya sehingga membuat seseorang enggan untuk menolong penderita epilepsi yang mengeluarkan air liur. Bahkan sebagian masyarakat menganggap bahwa penyakit ayan atau disebut dengan epilepsi ini termasuk penyakit orang gila dan tidak dpat disembuhkan. Maka secara otomatis  seseorang yang menderita ayan akan diajuhi dari pergaulan. Padahal tersebut salah, yang pasalnya ayan atau epilepsi dapat di kategorikan sembuh. Seseorang dengann penyakit ayan tidak boleh di jauhi karena dia membutuhkan perhatian dan pertolongan kalau sewaktu-waktu akan kambuh.

Fakta menunjukkan bahwa seseorang dengan epilepsi pun akan mampu hidup  normal dan menjalani aktivitas harinya tanpa harus terbebani penyakit tersebut. Banyak pula orang tua yang merasakan frustasi jika mengetahui anak pengidap epilepsi. Bayangan anak tersebut akan terus kambuh sewaktu-waktu dengan kejang-kejang akan berkelebat.

Penyebab Penyakit Ayan

  1. Trauma pada kepala

Epilepsi adalah gangguan yang terjadi pada syaraf, Sedangkan kita tahu bahwa kerja syaraf diatur oleh otak kita. Cedera pada kepala yang disebabkan benturan atau pun jatuh akan menyebabkan fungsi otak akan terganggu dalam mengatur sel-sel syaraf kita. Akibatnya, akan terjadi konslet mendadak pada syaraf kita bersumber dari bagian otak kita yang cedera. Selain itu, kecelakaan juga bisa menjadi penyebab kematian mendadak.

  1. Penyakit medis

Organ otak memanglah sangat penting dalam mengatur seluruh sistem syaraf tubuh kita. Selain disebabkan oleh benturan, kerusakan fungsi otak juga bisa disebabkan oleh penyakit yang bisa disebabkan oleh virus dan tumor. Kerusakan otak yang disebabkan karena serangan stroke dan jantung dapat juga menyebabkan epilepsi.

  1. Demensia

Kerusakan otak lainnya bukan dikarenakan masalah eksternal seperti adanya benturan maupun virus penyakit, melainkan karena penyakit internal yang disebabkan faktor usia sendiri seperti demensia. Penyakit ini juga penyebab epilepsi pada orang yang berusia lanjut.

  1. Cedera sebelum melahirkan

Perlu kita ketahui bahwa bayi pada kandungan juga rentan terkena epilepsi. Disebabkan karena kurangnya kebutuhan nutrisi dan kekurangan oksigen dalam kandungan. Inilah yang menyebabkan kelumpuhan otak pada anak.

  1. Perkembangan penyakit lain

Penyakit-penyakit lainnya juga bisa mempengaruhi perkembangan fungsi otak kita. Adanya penyakit lain yang diderita seperti Autis, Down Syndrome atau ADHD pada anak dapat meningkatkan resiko terkena penyakit epilepsi.

Tanda-tanda yang akan Munculnya Penyakit Epilepsi

Anda gejala kejang epilepsi atau pun penyakit ayan dapat kita kenali dari beberapa tanda-tanda berikut ini yaitu :

  • Kehilangan kesadaran baik sebagian maupun hilangnya kesadaran secara penuh.
  • Timbulnya gerakan menghentak yang tidak terkontrol pada tangan dan kaki penderita ketika terjadi serangan ayan.
  • Kebingungan yang temporer yang terjadi pasca serangan epilepsi.

Para penderita biasanya akan mengenali beberapa tanda akan datangnya serangan epilepsi pada dirinya. Beberapa tanda datangnya epilepsi pada penderita berbeda satu dengan yang lainnya.
Namun dari pengakuan didapatkan data yang menunjukkan bahwasannya tanda itu akan diawali dengan perut akan terasa sakit, jantung terasa berdebar-debar, sampai dengan mengalami apa yang dinamakan dengan dejavu. Tanda aura epilepsi ini umumnya medis menyebut akan timbul beberapa detik sebelum terjadinya kejang epilepsi.

Penyakit kelainan sistem saraf seperti halnya epilepsi ini tetap harus diwaspadai. Karena memang penyakit ini belum bisa disembuhkan secara total dan dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang yang cukup serius.

Faktor yang Menjadi Pencetus bagi Para Penderita Penyakit Epilepsi

Ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan munculnya serangan epilepsi pada penderita:

  • –Kurang tidur
  • –Stress emosional
  • –Kelelahan fisik
  • –Infeksi, biasanya disertai demam
  • –Suhu tinggi
  • –Alkohol
  • –Rangsang cahaya (berkedip-kedip,menyilaukan)
  • –Obat-obatan tertentu
  • –Perubahan hormonal, terutama pada wanita (menjelang, saat,dan setelah menstruasi)
  • –Rangsang suara (nada tinggi dan keras)

Pencegahan agar Penyakit Epilepsi tidak akan Kambuh :

  1. Tidak melakukan olahraga yang berlebihan. Para penderita tidak dianjurkan untuk berolahraga berat namun dianjurkan untuk tetap berolahraga agar tubuh bugar. Didalam gedung atau lapangan olahraga adalah tempat yang baik untuk penderita epilepsi, agar bisa mendapatkan pertolongan apabila sewaktu-waktu kambuh. Berolahraga di daerah terbuka seperti jalan raya maupun ketinggian merupakan pantangan bagi penderita epilepsi.
  2. Menghindari stimulasi cahaya yang berlebihan. Mengurangi stimulasi cahaya perlu dilakukan untuk penderita epilepsi yang mengalami fotosensitif. Dianjurkan untuk memakai kaccamata hitam agar bisa terhindar dari pantulan cahaya matahari. Cahaya lain yang perlu dihindarkan antara lain lampu diskotik, cahaya layar video game, dan pantulan televisi.
  3. Menghindari tekanan pikiran yang berlebihan. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kekambuhan kejang dibanding faktor lainnya adalah tekanan pikiran atau stress.
  4. Waspadai ketegangan akibat tekanan dalam peristiwa penting. Selian stress, yang berpengaruh untuk memicu kekambuhan epilepsi adalah ketegangan. Menjelang tes, deadline kerja, hingga ketegangan akibat siklus menstruasi merupakan contoh pemicu ketegangan bagi para penderita epilepsi.

Penyakit Epilepsi Menular

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Cara Mengatasi Epilepsi

Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang kondisi nya akan menyebabkan kejang. Namun, kejan yang dialami oleh penderita epilepsi akan berbeda dengan kejang pada umum nya, karena penderita epilepsi akan kejang jika penyakit epilepsi kambuh. Penyakit epilepsi juga bagian dari penyakit bawaan lahir, sehingga di mulai pada usia dini penyakit epilepsi akan terjadi. Penyakit bisa terjadi dikarenakan oleh ada nya masalah atau pun gangguan pada salah satu bagian tubuh yang akan memberikan implus listrik kepada saraf yang untuk menggerakkan tubuh, sehingga bisa menyebabkan kejang kejang. Penyakit epilepsi pun bisa terjadi menyebabkan komplikasi gangguan kesehatan pada mental jika penyakit epilepsi sering kambuh.

penyakit epilepsi
penyakit epilepsi

Gejala Epilepsi

Gejala epilepsi hanya akan terjadi apabila penyakit epilepsi kambuh, sehingga jika penyakit epilepsi tidak kambuh maka gejala nya pun tidak akan terjadi, dan penderita nya pun sama hal nya seperti orang kebanyakan. Dan jika penyakit epilepsi kambuh maka ada beberapa gejala yang akan dialami dan di rasakan oleh penderita nya, dan berikut gejala dari penyakit epilepsi yang memungkinkan untuk terjadi :

  • Kaku otot
  • Mata terbuka
  • Sesak nafas
  • Tidak dapat mengendalikan tubuh
  • Berteriak
  • Kehilangan kesadaran

Penyebab Epilepsi

Penyakit epilepsi terjadi dikarenakan telah memiliki kelainan di saat baru dilahirkan sehingga penyakit epilepsi tidak dapat di hindari, namun penyakit epilepsi juga bisa terjadi akibat benturan kepala yang mengakibatkan cedera sehingga akan menyebabkan masalah pada saraf di dalam otak. Penyakit epilepsi pun bisa kambuh, karena ada faktor yang dapat memicu nya. jika menderita penyakit epilepsi maka sebaik nya hindari pencahayaan ruangan yang terlalu berlebihan, karena epilepsi dapat kambuh jika cahaya yang begitu terang. Epilepsi pun bisa kambuh jika setelah menggunakan obat obatan terlarang atau pun setelah mengkonsumsi minum minuman yang memiliki kandungan alkohol bisa menyebabkan epilepsi kambuh.

Obat Epilepsi

Gangguan pada mental dan juga terjadi nya depresi  bisa terjadi oleh penderita penyakit epilepsi karena penyakit epilepsi kambuh, karena penyakit epilepsi di pandang kelainan yang banyak di takuti oleh banyak orang, sehingga bisa menyebabkan penderita nya terbebani memiliki penyakit epilepsi. Oleh sebab itu maka sebaik nya penyakit epilepsi di cegah dengan cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh, dan jika ingin mencegah penyakit epilepsi maka bisa dengan menggunakan obat epilepsi yang alami. obat penyakit epilepsi akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi pada saat kambuh atau pun untuk pencegahan nya, dan berikut bahan alami yang bisa di gunakan untuk membuat obat epilepsi :

  • Daun pegagan

Daun pegagan bisa di rebus beberapa lembar daun nya, dan hasil air rebusan nya dapat di minum sebagai cara mengatasi epilepsi. Jika ingin mencegah penyakit epilepsi dengan menggunakan daun pegagan, maka bisa mengkonsumsi nya setiap hari agar tidak menyebabkan penyakit epilepsi kambuh.

  • Air kelapa

Air kelapa pun dapat di gunakan untuk mencegah penyakit epilepsi, air kelapa akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi dengan baik jika air kelapa di minum dengan rutin. Air kelapa pun bisa mengatasi keracunan pada tubuh.

  • Buah buahan

Cara mengatasi epilepsi pun bisa dengan menggunakan buah buahan, buah buahan dapat di konsumsi dengan cara di jus, cara mengatasi epilepsi alami dengan jus buah sangat mudah untuk di lakukan agar penyakit epilepsi di cegah dengan baik.

  • Kumis kucing

Kadar gula darah bisa menyebabkan kambuh nya penyakit epilepsi, oleh sebab itu untuk mencegah nya pun bisa dengan menjaga kadar gula darah tetap normal. gunakan kumis kucing untuk cara mengatasi epilepsi agar penyakit epilepsi tidak kambuh dan menyebabkan kejang kejang.

  • Daun jinten

Daun jinten juga bahan alami sebagai cara mengatasi epilepsi dengan aman, oleh sebab itu daun jinten dapat di konsumsi.

Cara Mencegah Epilepsi

Selain mencegah penyakit epilepsi dengan menggunakan obat, untuk mencegah penyakit epilepsi pun bisa tanpa menggunakan obat. untuk mencegah penyakit epilepsi bisa sebagai berikut :

  • Menjaga Asupan makanan

Makanan bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh, oleh sebab itu jika ingin mencegah penyakit epilepsi bisa dengan menjaga asupan makanan. asupan makanan bisa di cegah dengan menghindari makanan yang memiliki kandungan garam yang terlalu berlebihan atau pun makanan yang memiliki kandungan kafein yang ada pada coklat hitam dan juga kopi.

  • Olahraga

Untuk mencegah penyakit epilepsi pun juga bisa dengan berolahraga. Olahraga akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi dan olahraga yang bisa di lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi pun sebaik tidak jenis olahraga yang terlalu berat, karena jika kelelahan bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh.

  • Jauhi rokok dan alkohol

Tekanan darah bisa tidak normal jika setelah menggunakan rokok atau pun setelah mengkonsumsi rokok. Selain itu pun juga bisa menyebabkan kambuh nya penyakit epilepsi, oleh sebab itu cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh bisa dengan menjauhi rokok dan juga alkohol.

  • Tidak stress

Cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh pun bisa dengan mengelola stress dengan baik, agar stress dapat terhindar dengan baik. karena akibat dari stress pun bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh. Oleh sebab itu cara mengatasi epilepsi dengan menghindari stress.

Cara Mengatasi Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Bahaya Epilepsi Pada Anak

Bahaya epilepsi pada anak salah satunya adalah dapat mempengaruhi otak anak. Epilepsi adalah sekelompok gangguan neurologis yang terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan ditandai dengan adanya serangan-serangan epileptik. Rasanya tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya mengalami sebuah gangguan ataupun penyakit, terlebih bila itu epilepsi yang merupakan penyakit kronis. Ada bermacam macam ketakutan yang merasuk di benak pada orang tua, apakah anaknya bisa tumbuh dan cerdas seperti anak normal lainnya atau justru sebaliknya?

Penyebab Penyakit Epilepsi

Epilepsi memang akan mempengaruhi otak anak, disebabkan karena otak yang sedang berkembang sangat rentan terhadap perubahan dari dalam atau luar tubuh. Pada anak, epilepsi dapat mempengaruhi fungsi kognitifnya yaitu kemampuan dalam belajar, menerima dan mengelola informasi dari lingkungan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Anak-anak penyandang epilepsi umumnya mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian (atensi) dan mengingat (memori). Gangguan kognitif ini dipengaruhi oleh usia saat terjadinya epilepsi, jenis serangan bagian otak yang terkena, stressor psikososial, dan pengobatan yang menggunakan lebih dari satu obat epilepsi yang menjadi salah satu dari Bahaya Epilepsi Pada Anak.

Bagian otak yang mengalami gangguan akan menentukan jenis gangguan kognitif yang dialami. Misalnya, jika bagian yang terkena adalah bagian kiri, umumnya akan memberikan gejala berupa gangguan berbahasa dan kemampuan verbal, kemampuan mengenal dan mengingat apa yang didengar, mengeja, membaca, berbicara, kemampuan berhitung dan kemampuan bidang matematika.

Sementara jika bagian yang terkena adlaah bagian kanan, gejala yang timbul berupa gangguan untuk mengenal dan mengingat kembali apa yang dilihat, menulis serta mengakibatkan koordinasi motorik yang buruk, sehingga tidak termapil dan sulit dalam membedakan antara kanan dan kiri.

Bahaya Epilepsi Pada Anak dapat di coba untuk diatasi oleh ahli saraf dengan program rehabiltasi kognitif yang berguna untuk menstimulasi fungsi kognitif. Misalnya melalui kegiatan fisik, latihan motorik halus, dan latihan otak dengan menggunakan program komputer. Anak juga dapat melatih memori dengan membuat album foto kenangan, buku harian dan sebagainya.

Gangguan yang dialami ibu pada masa kehamilan serta proses persalinan yang sulit bisa menyebabkan gangguan perkembangan otak dan timbulnya penyakit ayan atau epilepsi. Karena itu kejadian epilepsi pada anak-anak lebih tinggi. Namun dengan kepatuhan minum obat dan pola hidup yang sehat epilepsi bisa disembuhkan.

Kejang pada anak dapat disebabkan karena demam, infeksi di otak, gangguan metabolisme dan elektrolit, keracunan, kerusakan atau gangguan pertumbuhan otak, gangguan peredaran darah otak, penyakit epilepsi, dan tumor otak. Kejang yang berulang atau terus menerus dapat merusak otak sehingga kemungkinan anak tidak akan mencapai pertumbuhan yang optimal.

Anak tampak lethargis atau tidak sadar. Jika anak tampak terus-terusan mengantuk dan lemas ketika seharusnya dia bangun dan sadar atau apabila pandangannya kosong dan tidak begitu memperhatikan. Jika anak kejang. Kejang baru pertama kali, kejang yang tidak disertai demam, diserati demam tinggi, kejang salah satu bagian tubuh saja, kejang terus menerus (lebih dari 10 menit), setelah kejang anak lumpuh, atau setelah kejang anak tidak sadar.

Gejala Penyakit Epilepsi

Bahaya epilepsi pada anak anda ditandai dengan adanya serangan epileptik yang episodenya bisa bermacam-macam jenis, mulai dari serangan yang terjadi secara singkat dan hampit tidak terdeteksi oleh orang disekitar hingga guncangan yang kuat untuk episode yang lama. Dalam penyakit epilepsi baik yang diderita oleh anak-anak maupun pada orang dewasa gejala serangan yang terjadi cenderung berlangsung secara berulang dan tidak ada penyebab yang mendasari secara langsung dari gejala epilepsi yang ditimbulkan tersebut.

Gejala lain dari penyakit epilepsi ini adalah spikososial. Pada gejala ini penderita dapat memiliki efek samping yang merugikan pada kesejahteraan sosial dan psikologis dari seorang penderita yang mengalaminya. Efek ini juga bisa termasuk isolasi sosial, stigmatisasi atau juga ketidakmampuan seseorang. Efek tersebut dapat menyebabkan pencapaian pertasi belajar pada anak anda yang menjadi rendah dan kesempatan kerja yang lebih buruk. Hal tersebut dapat menjadi salah satu bahaya epilepsi pada anak.

Kesulitan belajar pada umumnya sering ditemukan pada penderita penyakit epilepsi dan terutama jika penderita epilepsi tersebut adalah anak-anak. Stigma yang terjadi pada epilepsi bisa juga menjadi pengaruh pada keluarga dari penderita epilepsi ini.Gangguan-gangguan tertentu akan muncul lebih sering dikalangan penderita epilepsi yang sebagian besarnya tergantung pada gejala epilepsi yang terjadi pada penderita. Gangguan yang terjadi pada penderita epilepsi baik pada anak-anak maupun pada orang dewasa bisa termasuk depresi, gangguan cemas, dan juga migrain.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Bahaya epilepsi pada anak anda dpaat dicegah walaupun terdapat dari banyak kasus yang tidak dapat dicegah. Usaha anda untuk mengurangi cedera kepala yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala pada anak anda saat proses kelahiran berlangsung, dan menekan adanya parasit dari lingkungan di sekitar kita seperti pita cacing yang dapat memberikan hasil yang positif. Langkah yang dapat dilakykan di salah satu wilayah di amerika tengah untuk menurunkan tingkat terjadinya infeksi pita cacing ini telah berhasil pula menurunkan kasus baru dari penyakit epilepsi hingga 50% dan dapat pula mengurangi bahaya epilepsi pada anak-anak.

Bahaya Epilepsi Pada Anak

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Pencegahan penyakit epilepsi dapat dilakukan bergantung pada apa yang menjadi penyebab penyakit tersebut. Unutk mencegahnya epilepsi akibat komplikasi saat kehamilan dan proses kelahiran, diperlukan  perawatan prenatal (sesaat sebelum kelahiran) yang baik. Untuk mencegah epilepsi yang dicetuskan akibat infeksi, dapat diberikan vaksinasi penyakit tertentu.

Pada epilepsi yang disebabkan oleh trauma kepala, mencegahnya dengan menggunakan helm, safety belt dan alat pelindung lain saat berkendara, untuk mencegah trauma kepala. Jika telah terjadi cedera, obati segera untuk menurunkan resiko terjadinya epilepsi. Pada lansia, hindari faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan stroke.

Gambaran : pertolongan pada penderita epilepsi

Penanganan Penyakit Epilepsi

Sebagai proses pencegahan ada beberapa kiat untuk menghadapi jika terjadi serangan epilepsi, adalah

Saat ada orang yang mengalami kejang akibat penyakit ayan atau epilepsi di tempat umum, reaksi yang umum dijumpai adalah orang-orang menjadi panik dan mencoba menghentikan kejang dengan memegangi orang tersebut. Bahkan ada yang menjejalkan sendok, handuk atau kain ke dalam mulut orang yang sedang kejang. Perlu diketahui, bahwa umumnya kejang akan berhenti dengan sendirinya. Yang dapat kita lakukan sebagai Pencegahan Penyakit Epilepsi adalah menolong orang yang kejang agar tidak mengalami cedera serius.

Penanganan yang perlu diberikan kepada penderita penyakit epilepsi yang sedang kambuh di tempat umum atau dirumah adalah :

–  Berusaha untuk tetap tenang dan tidak panik. Hal ini adalah merupakan salah satu kunci dalam menolong seorang yang kejang, baik akibat epilepsi atau bukan.

– Bersihkan ludah yang keluar dari mulutnya untuk mencegah terjadinya penyumbatan saluran napas, dan jangan memasukkan benda apapun juga ke dalam mulut pasien. Karena ini hanya akan dapat menyebabkan penderita tersedak, gigi patah atau cedera lain yang lebih serius dari yang kita bayangkan.

– Balikkan tubuh orang tersebut secara perlahan ke satu sisi dalam posisi miring. Jangan coba-coba menghentikan kejang dengan menahan tangan atau kaki penderita. Ini malah dapat menyebabkan cedera pada otot dan tulang.

– Istirahatkan kepala penyandang epilepsi pada tempat yang datar. Beri bantal atau tumpukan kain yang empuk dan lembut supaya tidak membentur lantai dan berfungsi untuk menopang leher.

– Jauhkan benda-benda yang berbau tajam dari sekitar penyandang epilepsi yang sedang kejang untuk mencegah cedera.

– Jangan pernah meninggalkan orang yang sedang mengalami serangan kejang baik akibat penyakit epilepsi atau bukan epilepsi sendirian. Jika perlu telepon ambulans. Penyandang perlu segera di bawa ke rumah sakit jika ia belum pernah kejang sebelumnya untuk dilakukan pemeriksaan agar dapat menjadi pencegahan penyakit epilepsi, kejang yang lebih dari 2-3 menit, terjadi cedera, kejang pada wanita hamil, kejang pada orang dengan diabetes dan jika tidak ada orang yang tahu apa yang harus dilakukan.

Gejala Epilepsi

Gajala klinis dari penyakit epilepsi

(1) Gajala kejang yang spesifik, yang terjadi tergantung pada jenis kejang. Jenis kejang pada setiap pasien dapat bervariasi, namun dari jenis kejang yang ada memiliki kecenderungan yang sama pada setiap pasiennya.

(2) Somatosensori atau motor fokal. Gejala yang satu ini lebih sering terjadi pada penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang kompleks parsial.

(3) Kejang kompleks parsial. Gejala kejang kompleks parsial akan ditandai dengan terjadinya gangguan kesadaran pada penderita.

(4) Kejang absens. Kejang ini mempunyai efek yang ringan dengan gangguan kesadaran yang singkat pula.

(5)   Kejang tonik-klonik yang pada umum mempunyai episode kejang yang lama dan terjadi kehilangan kesadaran.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Walaupun banyak kasus yang tidak dapat dicegah, namun usaha untuk mengurangi gejala penyakit epilepsi ini mungkin dapat menjadi pencegahan penyakit epilepsi yang dapat dilakukan. Pencegahan dapat anda mulai dari cedera kepala, yaitu dengan penanganan yang baik dan maksiman untuk wilayah sekitar kepala saat proses kelahiran. Wilayah sekitar kepala menjadi salah satu penyebab yang paling utama yang menjadikan seseorang dapat terserang peenyakit epilepsi.

Pencegahan lain yang dapat anda lakukan adalah dengan melakukan penekan terhadap adanya parasit dari lingkungan sekitar seperti cacing pita. Pencegahan ini dapat memberikan hasil yang efektif untuk masyarakat yang ingin menjauhkan diri dari penyakit epilepsi. Disebuah wilayah di Amerika Tengah telah berhasil menurunkan angka kasus baru dari penyakit epilepsi hingga mencapai 50% dengan cara melakukan pencegahan penyakit epilepsi dengan cara menurunkan tingkat terjadinya infeksi terhadap cacing pita.

Pengobatan Penyakit Epilepsi

Penanganan andalan untuk penyakit epilepsi adalah dengan dengan pemberian obat antikonvulsan, dengan kemungkinan pemberian seumur hidup sebagai pencegahan penyakit epilepsi yang diderita dapat muncul kembali. Pemilihan penggunaan antikonvulsan tergantung pada tipe kejang yang dialami, sindrom epilepsi, pengobatan lain yang digunakan, masalah kesehatan lainnya, dan usia serta gaya hidup penderita. Pada awalnya dokter merekomendasikan pengobatan tunggal. Apabila dengan pengobatan tunggal yang dilakukan tidak efektif, direkomendasikan beralih ke pengobatan tunggal lainnnya. 

Dua jenis pengobatan sekaligus hanya direkomendasikan bila pengobatan tunggal tidak bekerja dengan baik. Pada kurang lebih setengahnya, agen pertama efektif; agen tunggal kedua membantu sekitar 13% dan yang ketiga atau dua agen pada waktu bersamaan mungkin memberi tambahan bantuan sebanyak 4%. Sekitar 30% dari penderita tetap mengalami kejang walaupun sudah mendapatkan penanganan dengan antikonvulsan sebagai Pencegahan Penyakit Epilepsi.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Diagnosis dan Terapi Epilepsi

Untuk menegakkan diagnosis dan terapi epilepsi yang akan tidak sembarangan. Diperlukan pemeriksaan yang lengkap, mulai dari wawancara terhadap keluarga atau saksi mata terjadinya kejang, sampai pemeriksaan penunjang. “Wawancara langsung terhadap penyandang epilepsi sulit dilakukan, karena paisen tidak mampu mengingat apa yang terjadi saat kejang. Perlu juga dipastikan apakah yang terjadi memang benar kejang bukannya pingsan atau jatuh.

Diagnosis dan terapi yang tepat harus dilakukan sedini mungkin dan penentuan obat anti epilepsi yang tepat akan digunakan untuk mempengaruhi kesembuhan penyandang epilepsi. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan berupa EEG (elektroensefalografi) dapat memberikan informasi tambahan dalam menegakkan diagnosis. EEG akan memberikan gambaran rekaman aktifitas listrik di otak. Sel-sel syaraf di lapisan luar otak akan mengeluarkan gelombang listrik dengan voltase yang sangat kecil (mV). Kemudian gelombang listrik ini dialirkan ke mesin EEG untuk diamplifikasi, sehingga terekam ensefalogram dengan ukuran yang cukup untuk menentukan jenis gelombang otak yang terjadi.

Tes darah dan tes urine dapat dilakukan bergantung pada kondisi dan situasi pasien, pemeriksaan lain yang dapat membantu antara lain MRI atau CT scan juga dapat dilakukan untuk membantu Diagnosis dan Terapi Epilepsi.

Pengelolaan epilepsi

Obat antiepilepsi merupakan terapi utama dalam pengelolaan epilepsi. Obat diberikan atas dasar pertimbangan kemungkinan berulangnya serangan epilepsi dan efek samping pemberian obat. Obat ini baru diberikan jika diagnosis epilepsi sudah ditegakkan. Jika kejang yang terjadi bukan epilepsi. Pengobatan ditujukan untuk mengatasi penyebab. Misalnya jika kejang terjadi akibat demam tinggi maka diberikan kompres air hangat dan obat demam.

Dalam pengelolaan epilepsi, paisen beserta keluarganya perlu diberikan informasi selengkap-lengkapnya mengenai epilepsi, tujuan pengobatan dan efek samping yang mungkin timbul dari pengobatan. Terapi dimulai dengan satu macam obat, dengan dan sebisa mungkin menghindari pengobatan dengan lebih dari satu macam obat untuk menghindari efek samping.

Terapi penyakit epilepsi pada lansia dan wanita

Pada lansia, sering kali sudah timbul berbagai masalah kesehatan dan memerlukan kesehatan dan memerlukan beberapa macam obat untuk mengatasinya. Obat anti epilepsi dapat bereaksi dan berinteraksi dengan banyak obat, sehingga sebelum minum OAE sebaiknya ia menjalani pemeriksaan fungsi hati dan ginjal terlebih dahulu. Terapi standar biasanya cukup efektif, namun dapat juga menggunakan OAE jenis baru untuk meningkatkan kepatuhan pasien. Ini karena efek sampingnya lebih ringan dibanding dengan OAE jenis lama.

Pada wanita penyandang epilepsi, diagnosis dan terapi epilepsi perlu dilakukan untuk membantu dokter menentukan pilihan obat juga perlu diperhatikan. Ini karena obat anti epilepsi tertentu dapat menurunkan efektivitas obat kontrasepsi. Selain itu, ternyata naik turunnya hormon juga mempengaruhi epilepsi. Estrogen juga cenderung mempengaruhi epilepsi, sedangkan progesteron bersifat menurunkan epilepsi. Dengan demikian, mungkin diperlukan obat tertentu seperti penghambat ovulasi.

Selain diagnosis dan terapi epilepsi dengan menggunakan obat kimia, sebuah penelitian untuk disertasi S3 tentang pengobatan epilepsi yang bukan kimia. Pengobatan dengan cara yang alami tersebut yaitu dengan dipencet ibu jari tangannya. Terapi ini digunakan untuk mengurangi penyebab kejang atau timbulnya bangkitan (kambuh kejang epilepsi), saat terjadi kejang atau sebagai terapi pencegahan.

diagnosis dan terapi epilepsi dengan cara yang tradisional dengan memencet ibu jari tangan ini dari sebuah mitos yang telas dibuktikan dan ternyata, syaraf-syaraf yang terdapat di dalam ibu jari tangan ini padat dan memiliki prosentase yang luas di otak. Jadi, bisa turut membantu menghambat terjadinya gangguan listrik yang tinggi di otak penderita penyakit epilepsi. Saat terapi dengan carab ibu jari yang dipencet ini dimulai, mungkin akan menimbulkan rasa nyeri pada penderita. Rasa nyeri tersebut akan dialirkan ke otak sehingga terjadi hambatan listrik.

Kebangkitan epilepsi yang terjadi disebabkan karena terjadi gangguan listrik yang tinggi pada otak. Listrik yang tinggi itu bisa karena disebabkan oleh penyakit yang dari otak, bisa karena penyakit yang di luar otak. Itu semua bisa menyebabkan listrik yang tinggi yang di alami pada otak penderita penyakit epilepsi ini. Diagnosis dan terapi epilepsi dengan memencet ibu jari ini bisa dilakukan yang berguna untuk membantu mengatasi dan mengantisipasi terjadinya bangkitan.

Cara terapi ibu jari yang dapat dilakukan adalah :

  • pencet ibu jari penderita penyakit epilepsi kurang lebih selama 30 detik, lalu 30 detik lepas.
  • Kemudian pencet lagi pada tempat yang sama dan waktu lama yang sama juga, lalu lepas lagi sampai penderita merasakan rasa nyeri pada ibu jarinya

Penekanan yang diberikan pada ibu jari boleh keras tapi sampai jangan nyeri berlebihan. Karena kalau nyeri yang dirasakan penderita berlebihan akan menimbulkan stres, kalau stres terus, justru memicu munculnya bangkitan. Hal ini dapat pasien lakukan ketika sedang menonton televisi, atau duduk di dalam kendaraan. Memencet jempol ini juga bisa dilakukan saat terjadi kejang oleh kerabat si pasien atau orang -orang yang aa di sekitar penderita epilepsi yang berfungsi untuk menolong penderita agar kejang yang dialami lebih cepat berhenti.

Diagnosis dan terapi epilepsi lainnya yang dapat anda lakukan adalah dengan memperhatikan kondisi penderita epilepsi dan permasalahan yang dialaminya, mengusahakan agar penyandang penyakit epilepsi menjadi percaya dengan anda bahwa tidak ada orang yang akan berbuat jahat kepadanya dan atau benda disekitar yang akan melukai dirinya.

Diagnosis dan Terapi Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi

Tetap bersikap tenang merupakan salah satu Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi. Epilepsi atau sering dikenal dengan penyakit ayan merupakan penyakit gangguan pada sistem saraf otak yang menimbulkan berbagai reaksi pada tubuh manusia. Reaksi itu antara lain melamun sesaat, gangguan kesadaran, kesemutan hingga kejang-kejang.

Diantara beberapa penyakit yang menjadi momok bagi orang banyak, epilepsi adalah salah satunya. Epilepsi memiliki banyak konsekuensi dari segi sosio-ekonomi, antara lain timbulnya rasa malu dalam pergaulan, hilangnya izin mengemudi, kesulitan melakukan pekerjaan dan sebagainya. Selain itu, epilepsi dapat terjadi pada siapa saja diseluruh dinia tanpa batasan usia, gender, RAS sosial dan ekonomi.

Melihat seseorang mendapat serangan epilepsi, apalagi jika ini adalah pengalaman pertama anda, adalah pengalaman yang cukup menegangkan. Namun, epileptik tidak akan membahayakan anda dan sedang sangat membutuhkan bantuan anda.

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi ini merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat kambuh dimanapun penderitanya sedang berada tergantung dari penyebab yang muncul pada sesaat sebelum serangan kambuh.

10 langkah Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi yang dapat anda lakukan adalah:

  1. Berusaha untuk selalu tetap tenang dan tidak panik ketika melihat seseorang sedang mengalami serangan kambuhan di manapun anda berada.
  2. Longgarkan semua baju atau kerah baju yang ia pakai. Tindakan tersebut berfungsi untuk membantu pernafasan penderita lebih lancar.
  3. Perhatikanlah sekeliling anda. Apakah orang itu berada di tempat yang berbahaya, misalnya di dekat api, kolam atau tangga? Jika iya segera pindahkan penderita ke tempat yang lebih aman. Jika tidak, jangan pindah penderita namun pindahkahlah benda-benda dari sekitar mereka yang mungkin akan tertabrak akibat reaksi kejang yang diberikan misalnya meja dan lemari agar tidak jatuh menimpa mereka jika tertabrak.
  4. Catat lama terjadinya serangan yang dialami penderita. Jika serangan berlangsung selama 5 menit tanpa berhenti, segera panggil ambulans atau siapkan kendaraan untuk mengantarnya ke rumah sakit.
  5. Temani mereka dan jangan biarkan mereka sendirian saat sedang mengalami serangan. Jika mereka tidak ambruk, tapi terlihat kosong atau bingung, tuntun mereka menjauh dari bahaya apapun yang ada disekitar. Berbicaralah dengan tenang, buat penderita percaya kepada anda bahwa tidak akan ada orang yang akan berbuat jahat kepadanya.
  6. Jika penderita kehilangan kesadaran atau ambruk, Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi dengan letakkan sesuatu yang lembut dibelakang kepala mereka. Misalnya seperti bantal atau baju untuk menjaga agar kepala tidak terbentur dengan ubin atau lantai dan mengalami cedera yang semakin parah.
  7. Jangan berusaha untuk menahan gerakan kejang yang sedang menyerang penderita. Hal ini justru hanya dapat melukai mereka.
  8. Jangan masukkan apapun ke mulut mereka. Mereka tidak akan mengigit lidah, jangan kawatir. Karena jika anda memasukka sesuatu seperti sapu tangan atau sendok atau benda lainnya ke dalam mulut penderita, hal tersebut hanya akan memicu penderita untuk mengalami muntah.
  9. Periksa kembali waktu yang sudah anda catat tadi. Jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit, panggil ambulans karena jika dibiarkan akan membuat epilepsi pada penderita akan semakin memburuk.
  10. Sesudah kejang  yang dialami berhenti, letakkan mereka di posisi pemulihan dan periksa apakah pernafasan mereka kembali normal. Periksa mulut mereka untuk memastikan tidak ada benda yang menghalangi saluran pernafasan, misalnya makanan atau gigi palsu. Jika mereka sulit bernafas, segera panggil ambulans.
  11. Tetap bersama mereka hingga mereka pulih. Jika mereka terluka atau mendapat serangan lanjutan, segera panggil ambulans.
  12. Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi yang dapat anda berikan kepada penderita jika sedang berada dirumah dengan durasi kejang yang lama adalah midazolan yang dapat anda letakka di mulut penderita atau dapat juga dengan diazepam sebagai bentuk sediaan secara rektal.

Setelah anda melakukan Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi untuk mengobatan anda dapat menggunakan pengobatan alternatif seperti :

1. Akupuntur, teknik memasukkan beberapa jarum atau memanipulasi jarum ke dalam titik akupuntur tubuh. Teori akupuntur yang berasal dari Pengobatan/Obat-obatan tradisional Tiongkok tidak melalui penggunaan metode ilmiah, dan mendapat berbagai kritik berdasarkan pemikiran ilmiah. Tidak ada basis anatomis atau histologis yang secara fisik bisa diverifikasi tentang keberadaan titik akupunktur atau meridian (akupunktur).

2. Yoga, berarti “penyatuan”, yang bermakna “penyatuan dengan alam” atau “penyatuan dengan Sang Pencipta”. Yoga merupakan salah satu dari enam ajaran dalam filsafat Hindu, yang menitikberatkan pada aktivitas meditasi atau tapa di mana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca inderanya dan tubuhnya secara keseluruhan. Selain untuk penanganan atau pengobatan penyakit epilepsi, yoga juga memiliki khasiat lainnya.

3. Pengobatan alternatif yang dapat anda lakukan untuk penderita epilepsi dengan daun pegagan. penyakit epilepsi seringkali ditangani secara tradisional dengan ramuan herbal, salah satunya Pegagan (Centella asiatica). Beberapa senyawa aktif seperti triterpenoid, brahmoside (Bacoside A), dan brahminoside yang terkandung pada tanaman pegagan ini, memiliki sifat sedatif yang mampu membuat penderita penyakit epilepsi menjadi tenang dan mampu merelaksasi pembuluh darah yang tegang. Caranya ambil segenggam daun Pegagan dan cuci bersih. Ambil gula aren atau gula jawa secukupnya. Campurkan kedua bahan tersebut dan blender atau tumbuk hingga halus dan tercampur rata. Ambil satu sendok ramuan dan seduh dengan satu gelas air mendidih. Saring dan minumkan ramuan tersebut dengan rutin satu gelas sehari.

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Diet Pada Penyakit Epilepsi

Diet ketogenik termasuk salah satu diet pada penyakit epilepsi. Diet katogenik ini adalah pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Pola makan ini membuat tubuh menghasilkan energi dengan membakar lemak, dan bukan membakar glukosa. Studi menunjukkan bahwa pola makan ketogenik membantu 2 dari 3 anak epileptik (penderita ayan) yang menggunakan pola makan ini. Satu dari 3 anak terbebas dari serangan epilepsi.

Diet Pada Penyakit Epilepsi

Selain dengan mengonsumsi obat anti epilepsi, ternyata terdapat metode lain yang mampu mengurangi kemungkinan timbulnya kejang pada pasien epilepsi. Berikut beberapa diet yang dapat dilakukan oleh penderita penyakit epilepsi antara lain :

1. Diet Katogenik

Metode tersebut dikenal dengan program diet kategonik. Faktanya, diet ketogenik telah dikenal sehat tahun 1920-an. Namun metode ini mulai ditinggalkan sering dengan ditemukannya obat anti-epilepso. Diet ini dilakukan dengan jalan mengurangi konsumsi karbohidrat dan menggunakan lemak sebagai sumber energi utama. Contohnya dengan mengonsumsi makanan kadar lemak tinggi seperti cokelat, mentega, daging dan mayonaise, serta menghindari konsumsi nasi dan kentang.

Diet pada penyakit epilepsi dengan menggunakan diet kategonik memastikan proses pembakaran lemak ini terus berlangsung. Diet ini memaksa tubuh anak membakar lemak seoanjang waktu dengan konsumsi kalori yang rendah dan lemak yang tinggu. Sekitar 80% sumber kalori akan berasal dari lemak. Sedangkan sisanya dari karbohidrat dan protein.

Setiap kali jam makan, anak mengonsumsi lemak 4 kali lebih banyak daripada protein dan krbohidrat. Jumah makanan dan cairan yang dikonsumsi setiap waktu makan harus diperhitungkan dengan seksama sesuai dengan berat tubuh anak.

Pola makan biasanya terdiri dari sedikit buah-buahan atau sayuran (sumber karbohidrat); daging, ikan atau ayam (sumber protein) dan banyak makanan berlemak (seperti cream, mentega, telur, mayonaise) dan tak ada gula.

Berikut ini adalah contoh dari pola makan diet ketogenik yang dilakukan oleh penderita epilepsi yang sedang menjalani diet pada penyakit epilepsi :

  • Sarapan. Untuk menu sarapan, penderita epilepsi hanya diizinkan untuk mengkonsumsi telur dadar, crean, dan jus jeruk.
  • Makan Siang. Untuk makan siang, makanan yang diizinkan untuk dikonsumsi oleh penderita ternyata lebih banyak pilihannya dibandingkan untuk sarapan pagi. Untuk makan siang penderita boleh mengkonsumsi sebagian dari pilihan makanan yang ada seperti : Spageti dengan mentega dan ditambahkan sedikit keju diatasnya, selada dengan mayonaise, atau soda jeruk dengan whipped cream
  • Makan malam. Untuk makan malam penderita penyakit ayan atau epilepsi yang sedang menjalani diet katogenik ini dapat menikmati sedikit makanan yang berat seperti : Hot dog, Asparagus dengan mentega, Selada dengan mayonaise, dan Es krim tanpa gula

Jumlah dari tiap makanan harus diatur dengan ketat, bahkan jika perlu ditimbang, karena kesalahan kecil dalam mengukur jumlah makanan (atau jika anak mencuri makan biskuit atau kue yang mengandung gula, atau bahkan obat atau pasta gigi) dapat merusak diet dan mungkin mengakibatkan serangan epilepsi.

2. Diet glutamat dan aspartat

Selain diet ketogenik, ada pula diet lain yang juga dapat membantu mengontrol gejala kejang pada pasien epilepsi. Diet ini dilakukan dengan cara membatasi asupan glutamat dan aspartat yang dikonsumsi oleh penderita epilepsi. Diet pada penyakit epilepsi ini relatif lebih mudah dilakukan karena hanya perlu menghindari makanan yang mengandung glutamat dan aspartat saja.

Asam amino glutamat dan aspartat yang dikonsumsi oleh penderita dapat menyebabkan stimulasi saraf secara berlebihan sehingga memicu timbulnya kejang pada pasien epilepsi. Glutamat lazim dikonsumsi dalam bentuk Mono Sodium Glutamat (MSG), yang banyak digunakan sebagai penyedap makanan. Sedangkan aspartat dapat masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi aspartam yang digunakan sebagai pemanis buatan. Jadi, cara mudah untuk menghindari timbulnya kejang adalah dengan menjauhi makanan yang menggunakan penyedap rasa dan pemanis buatan. Cukup mengkonsumsi makanan yang alami dan yang menyehatkan saja. Makanan olahan rumah yang tidak diberikan MSG kedalamnya juga baik untuk penderita epilepsi.

Berikut ini beberapa tips yang disarankan untuk orang tua yang sedang memperhatikan jalankan diet pada penyakit epilepsi dengan melakukan diet katogenik ini adalah :

  • Jangan terlalu khawatir dengan proses puasa awal atau pola makan awal yang anda jalani, kebanyakan anak-anak dapat menerima konsidi ini dengan bijak.
  • Jadikan kebiasaan ini sebagai kebiasaan rutin yang dapan anda lakukan saat menyiapkan makanan untuk diet katogenik yang dijalani anak anda.
  • Bila perlu libatkan anak anda dalam menimbang makanan untuk ia makan agar lebih asik dan lebih terbiasa.
  • Gunakan piring dengan ukuran yang lebi kecil agar makanan yang ada sediakan untuk anak terlihat lebih banyak.
  • Apabila anak anda suka dengan makanan penutup, anda dapat membuatkannya es krim khusus untuknya dan simpan di dalam lemari es. Es krim yang anda berikan dapat dihitung dalam pola makan yang akan anda berikan untuk anak anda setiap harinya.
  • Berikan sayur rebus untuk anak anda. Karena sayur rebus makanan yang paling bagus dalam nilai nutrisi.
  • Bentuk makanan dengan bentuk-bentuk yang unik agar anak anda mendaji lahap untuk makan dan lupa dengan diet pada penyakit epilepsi yang sedang ia jalani.

Diet Pada Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi dapat dilakukan dengan tradisional. Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologis yang utama. Epilepsi sering dihubungkan dengan disabilitas fisik, disabilitas mental, dan konsekuensu psikososial yang berat bagi penyandangnya (pendidikan yang rendah, pengangguran yang tinggi, stigma sosial, rasa rendah diri, kecenderungan tidak menikah bagi penyandangnya). Epilepsi adalah gangguan neurologis umum kronis yang ditandai dengan kejang berulang tanpa alasan. Ini adalah tanda-tanda kejang sementara dan atau gejala dari aktivitas neuronal yang abnormal, berlebihan atau sinkron di otak.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Otak manusia sebenarnya terdiri dari jutaan sel saraf yang berfungsi untuk mengkoordinasikan semua aktifitas tubuh selain faktor genetik dari prnyakit epilepsi yang juga disebabkan oleh beberapa faktor lainnya. Berkit beberapa faktor penyebab penyakit ayan atau epilepsi  yang paling umum, diantaranya :

  • Faktor genetik yang terjadi akibat dari adanya gen tertentu yang bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit epilepsi dan membutuhkan pengobatan atau beberapa Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi. Tapi penyebab pastinya tetap belum diketahui.
  • Trauma yang terjadi di kepala akibat dari penderita pernah mengalami cidera di kepala.
  • Penderita epilepsi yang juga mengalami penyakit tumor otak
  • Terjadi kerusakan otak penderita dalam proses kelahiran
  • Penyakit stroke
  • Penderita epilepsi yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol.

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Untuk menyembuhkan penyakit ini ada cara sederhana yang dapat dilakukan para penderita, yaitu diet kategonik. Diet ini terbukti dapat menurunkan frekuensi timbulnya kejang pada anak-anak, namun diet ini relatif sulit dinjalankan. Karena pasien hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan berlemak, maka tubuh akan mengalami kekekurangan berbagai nutrisi yang penting, seperti vitamun B, C, dan D. Resiko yang lebih besar adalah terjadnya penurunan gula darah secara drastis akibat pembatasan konsumsi karbohidrat termasuk gula. Diare dan gangguan batu ginjal juga kerap terjadi. Dengan demikian sebelum dan selama menjalankan program diet ini, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter.

Umumnya pada waktu mencocokkan diet ini dengan kebutuhan anak dan meningkatkan efektifitasnya. Dokter biasanya memulai dengan menanyakan kepada orangtua tentang pola makan anak selama satu bulan terakhir. Bahkan jika diet belum juga berhasil, sejarah pola makan anak selama 2-3 bulan terakhir mungkin juga diperlukan.

Cara Penyembuhan Penyakit Epilepsi dengan Diet : Diat Katogenik

Selama melakukan diet kategonik, anak tetap mengonsumsi obat ayan atau epilepsi, tetapi dosisinya mungkin akan dengan perlahan dikurangi. Jika anak merespon dengan baik diet kategonik ini, dokter bahkan akan mengehentikan obat-obatan seluruhnya.

Dokter dan ahli gizi yang sudah berpengalaman dalam diet katogenik bagi pasien penderita epilepsi ini dapat menganalisa kondisi pada anak dan dapat menetapkan rencana pola makan Dokter harus menyancang pola makan yang masih aman untuk kesehatan dan pertumbuhan anak.

Pola makan yang mungkin diberikan oleh dokter biasanya terdiri dari sedikit buah-buahan atau sayuran sebagai sumber karbohidrat, daging, ikan atau ayam sebagai dumber protein dan banyak memakan makanan berlemak seperti cream, mentega, telur, mayonaise, dan tidak mengkonsumsi gula. Dengan anda memberikan nutrisi yang bersifat katogenik telah menjadi salah satu cara pengobatan penyakit epilepsi.

Cara penyembuhan yang dapat anda lakukan lainnya untuk Penyakit Epilepsi dengan obat tradisional :

Resep 1. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Bahan-bahan yang dibutuhkan : Lidah buaya 60 gram dan air 600 cc

Cara pembuatan ramuan : kupas kulit lidah buaya dan cuci dagingnya hingga bersih. Rebus dalam 600 cc air bersih hingga mendidih. Biarkan ramuan tetap mendidih dan tersisa setengahnya. Berikan air sebusan lidah buaya ini untuk penderita selagi masih hangat. Pemberian obat dapat anda lakukan 2 kali sehari setiap pagi dan sore hari.

Resep 2. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Bahan-bahan yang dibutuhkan : 30 gram daun meniran, 30 gram daun jinten, 7 lembar daun sambung nyawa, 30 gram daun sambiloto, gula merah, dan 600 cc air bersih.

Cara pembuatan ramuan : Campurkan semua bahan menjadi saku kecuali gula merah, lalu cuci hingga bersih. Rebus semua bahan dengan 600 cc air bersih hingga mendidih dan airnya tersisa setengahnya atau sekitar 300 cc. Saring ramuan dan berikan pada penderita selagi masih hangat. Obat epilepsi ini dapat anda berikan 2 kali sehari untuk mengurangi serangan yang terjadi.

Resep 3. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Bahan-bahan yang diperlukan : 1 genggan akar baru cina, 1 ruas ibu jari jahe, 1 ruas ibu jari gula aren, dan 4 gelas air.

Cara pembuatan ramuan : ambil akar daun baru cina dan jahe, lalu cuci hingga bersih. Rebus dalam 4 gelas air bersih dan tunggu hingga mendidih. Biarkan rebusan mendidih dan airnya surut menjadi setengahnya. Angkat dan biarkan hingga ramuan tersebut dingin. Saring dan berikan ramuan kepada penderita epilepsi sebanyak 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Resep 4. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Resep yang satu ini merupakan resep yang paling mudah untuk anda lakukan. Bahan-bahan yang diperlukan untuk resep ini hanya buah ciplukan. Cari buah ciplukan yang sudah masak di ladang sekitar rumah anda. Kumpulkan sekitar 8 sampai 10 buah, kemudian cuci hingga bersih. Untuk buah ciplukan ini anda tidak perlu mengolahnya, namun anda cukup mengkonsumsinya langsung. komsumsi buah ini setiap hari hingga penyakit epilepsi yang anda alami membaik.

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi dapat dilakukan setelah diagnosis epilepsi ditegakkan dan biasanya membutuhkan bahwa kejang yang terjadi secara spontan. Namun, sindrom epilepsi tertentu memerlukan pencetus tertentu atau pemicu untuk kejang terjadi. Ini disebut refleks epilepsi.

Penyakit ayan atau epilepsi terkadang kambuh disaat yang tidak bisa diprediksi dan merupakan penyakitn saraf menahun. Walaupun demikian, bukan berarti penyakit ayan tidak bisa diobati. Jika penanganan dan pengobatan dilakukan dengan tepat, maka fungsi sel-sel saraf pada otak akan kembali pulih dan dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Tujuan pengobatan yang dilakukan pada penderita epilepsi adalah untuk menyembuhkan, atau bila tidak mampu menyembuhkan, bisa mengatasi gejala-gejala dan mengurangi efek samping pengobatan. Pada penyakit epilepsi, bila tidak diketahui kelainan struktural, metabolik, atau endokrin yang dapat disembuhkan, maka tujuan pengobatan adalah memperbaiki kualitas hidup penderita dengan menghilangkan atau mengurangi frekuensi sawan tanpa menimbulkan efek samping yang tidak dikehendaki.

Beberapa obat antikonvulsi dapat diberikan untuk mengontrol kejang, walaupun mekanisme kerja zat kimia dari obat-obatan tersebut tetap masih tidak diketahui. Tujuan dari pengobatan adalah untuk mencapai pengontrolan kejang dengan efek samping minimal.

Pengobatan obat-obatan lain mungkin diperlukan jika kontrol kejang tidak tercapai atau bila peningkatan dosis memungkinkan terkkadi toksisitas. Pemberian obat membutuhkan pengaturan karma disesuaikan dengan penyakit yang terjadi, perubahan berat badan atau peningkatan stres. Menghentikan pengobatan antikonvulsan dengan tiba-tiba menyebabkan kejang lebih sering terjadi atau dapat menimbulkan status epileptik.

Berikut beberapa obat yang dapat anda berikan untuk penderita penyakit ayan atau  epilepsi sebagai cara mengobati penyakit epilepsi, namun harus menggunakan resep dari dokter yang sudah merawat pencerita seperti :

1. Fenitoin

Fenitoin merupakan obat anti epilepsi pilihan pertama yang diberikan untuk penderita kejang umum dan kejang tonik-klonik. Fenitoin ini juga dapat digunakan untuk mengurangi atau mencegah kejang yang terjadi pada pasien trauma kepala/bedah syaraf. Feniton memiliki efek samping yang sama dengan obat epilepsi lainnya seperti mengantu. Namun penggunaan obat ini juga memiliki efek samping lainnya seperti : kelelahan, gangguan pengelihatan dan juga disfungsi korteks.

2. Primidon

Primidon adalah obat atau Cara Mengobati Penyakit Epilepsi yang sering digunakan untuk penderita kejang parsial dan kejang tonik-klonik. Primidon ini memiliki efek sebagai penurun neuron eksitatori. Efek anti kejang yang terkandung dalam primidon ini hampir sama dengan penurunan pada fenobarbital, namun kurang poten. Didalam tubuh primidon dirubah menjadi metabolit aktif yaitu fenobarbital dan feniletilmalonamid (PEMA). PEMA dapat meningkatkan aktifitas fenobarbotal. Dosis primidon 100-125 mg 3 kali sehari. Efek samping yang sering terjadi antara lain adalah pusing, mengantuk, kehilangan keseimbangan, perubahan perilaku, kemerahan dikulit, dan impotensi.

3. Etosuksimid.

Obat etosuksimid ini adalah cara mengobati penyakit epilepsi yang digunakan untuk terapi kejang absens. Dosis penggunaan etosuksimid untuk anak-anak usia 3-6 tahun adalah 250 mg per hari, untuk dosis awal dan 20 mg per hari untuk dosis pemeliharaan. Sedangkan untuk dosis anak dnegan usia lebih dari 6 tahun dan dewasa 500 mg per hari. Efek yang muncul akibat penggunaan obat etosuksimid ini adalah seperti mual dan muntah. Efek samping lainnya dari penggunaan obat etosuksimid ini adalah ketidak seimbangan tubuh, mengantuk, gangguan pencernaan, tubuh menjadi goyah, pusing dan juga cegukan.

4. Asam Valproat

Asam valproat merupakan salah satu pilihan pertama sebagai cara mengibati penyakit epilepsi untuk terapi kejang parsial, kejang absens, dankejang mioklonik, dan kejang tonik-klonik . Asam valproat dapat meningkatkan GABA dengan menghambat degradasi nya atau mengaktivasi sintesis GABA. Asam valproat juga  berpotensi terhadap respon GABA post sinaptik yang langsung menstabilkan membran serta mempengaruhi kanal kalium. Dosis penggunaan asam valproat 10-15 mg/kg/hari. Efek samping yang sering terjadi adalah gangguan pencernaan (>20%), termasuk mual, muntah, anorexia, dan peningkatan berat badan. Efek samping lain yang mungkin ditimbulkan adalah pusing, gangguan keseimbangan tubuh, tremor, dan kebotakan.

Asam valproat mempunyai efek gangguan kognitif yang ringan. Efek samping yang berat dari penggunaan asam valproat adalah hepatotoksik. Hyperammonemia (gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar amonia dalam darah) umumnya terjadi 50%, tetapi tidak sampai menyebabkan kerusakan hati.

Cara mengobati penyakit epilepsi lainnya juga dapat anda menggunakan bahan yang alami seperti menggunakan terong. Terong adalah salah satu jenis sayuran yang sudah tidak asing lagi untuk kita dengar dan kita sebut. Terong memiliki kandungan skopolamin, striknin, skoparon, dan skopolatin sehingga dapat membantu untuk mengatasi penyakit epilepsi yang anda derita beserta dengan gelaja yang meliputi gugur/ sawanan, hingga kekejangan syaraf seperti yang sering dialami oleh penderita penyakit epilepsi.

Atau menggunakan cara mengobati penyakit epilepsi lainnya dengan bahan bace jawa yang sudah dikeringkan dan madu. Cara pembuatan ramuan ini adalah dengan menghaluskan cabe jawa kering yang sudah disediakan hingga benar-benar halus. Ambil sebagian dari cabe dan tambahkan dengan madu secukupnya. Aduk hingga merata dan anda langsung dapat memberikannya kepada penderita untuk di minum. Konsumsi ramuan ini paling tidak dua kali sehari secara rutin hingga penyakit epilepsi yang penderita rasakan mengalami perubahan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi dapat dilakukan oleh diri sendiri. Epilepsi adalah kelainan yang disebabkan oleh terbentuknya sinyal listrik di dalam otak yang menyebabkan timbulnya kejang berulang. Pada umumnya, epilepsi ditandai oleh hal-hal sebagai berikut:

  • Terjadi kejang atau bangkitan berulang, 2 bangkitan atau lebih dan lebih dari 1 episode (kejadian). Kejang terjadi tanpa faktor provokasi atau penyakit otak akut
  • Kejang sering terjadi mendadak tanpa dapat diperkirakan sebelumnya

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi

Karena termasuk penyakit yang berbahaya, maka orang yang berada di sekitar penderita epilepsi harus bertindak cekatan saat menolong penderita yang kambuh. Hal-hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Jangan takut dan panik, serta bersikaplah dengan tenang. Segera amankan penderita dari benda-benda berbahaya, terutama bagian kepala. Jangan pindahkan penderita kecuali kambuhan yang terjadi di tempat yang berbahaya seperti di samping api, kolam, atau yang lainnya.
  • Rebahkan penderita dengan kepala miring ke samping agar lidahnya tidak menututupi jalan pernapasan. Kemudian, longgarkan kerah bajunya atau ikat pinggangnya agar penderita mudah bernapas dan bergerak.
  • Biarkan penderita bergerak semaunya. Jangan memasukan apapun pada mulut penderita, sebab giginya bisa patah jika dimasuki benda-benda keras dan benda tersebut juga dapat melukai lidahnya.
  • Apabila penderita muntah atau mengeluarkan banayk air liur, miringkan kepala ke salah satu sisi.
  • Perhatikan keadaan kesadaran, warna wajah, posisi mata, pergerakan keempat anggota gerak, dan suhu tubuh, waktu pada saat kejang mulai dan berakhir, serta lama terjadinya kejang berlangsung.
  • Tetap berada disamping pasien hingga keadaan pasien benar-benar pulih dengan sempurna. Bila setelah kejang berakhir tidak ada keluhan, kelemahan, maka pasien dapat dikatakan pulih. Namun apabila penderita mengalami sakit kepala, terlihat kosong, atau mengantuk, biarkan penderita beristirahat. Sebab, setelah sadar dari kejang, penderita akan bingung dan kelelahan. Bila ada cedera selama penderita tidak sadar, segera bawa ke dokter.

Manifestasi kejang epilepsi berupa pandangan kosong, kaku otot, pergerakan tidak terkontrol, penurunan kesadaran, perasaan ganjil atau kejang seluruh badan. Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kejang pada penderita penyakit ayan atau epilepsi, antara lain:

  • Kelalaian meminum obat
  • Kurang tidur atau kurang beristirahat
  • Makan tidak tepat waktu
  • Stres, kegembiraan dan kesedihan berlebih
  • Siklus menstruasi atau perubahan kondisi hormonal
  • Sakit atau demam
  • Mengonsumsi obat di luar obat untuk epilepsinya
  • Mengonsumsi alkohol dan narkoba

Semua hal yang menjadi pemicu dari terjadinya kejang tersebut adalah dengan mengkonsumsi obat sesuai dengan dosis dan waktu yang sudah diberikan untuk dokter, Beristirahat yang cukup dan tidur kurang lebih 7 hingga 8 jam, jangan terlalu stres dengan cara berjalam-jalan atau refresing untuk menghibur diri agar tidak terlalu stress. Apabila anda termasuk orang yang suka mengkonsumsi alkohol dan narkoba sebaiknya segera dihetikan yang dapat anda lakukan sebagai cara mengatasi penyakit epilepsi. Segera pergi kedokter untuk mengatasi sakit demam yang di derita.

Pencegahan penyakit Epilepsi

Penderita epilepsi ini tidak bisa disembuhkan, namun bisa diobati agar mencegah penyakit ini kambuh secara berkala. Dukungan moril dari keluarga serta lingkungan sekitar pun jadi kunci utama agar penderita tidak merasa rendah diri yang juga menjadi cara mengatasi dan mengobati penyakit epilepsi yang dialami.

Pencegahan juga dapat dilakukan dengan memberika vaksinasi yang benar untuk anak anda. Cara mengatasi penyakit epilepsi untuk orang tua yang memiliki anak penyandang epilepsi yang pernah mengalami kejang demam harus segera dilakukan metoge untuk mengontrol demam yang dialami dnegan cara mengompres anak atau dapar juga dengan memberikan obat anti peuretik.

Cara anda untuk mengatasi penyakit epilepsi lainnya adalah dengan mencegah terjadinya cidera kepala yang merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit tersebut yang dapat dicegah. Apabila melakukan tindakan pencegahan yang aman, yaitu tidak hanya dapat hidup dengan aman, tetapi juga mengembangkan pencegahan epilepsi akibat cidera kepala

Pencegahan untuk kejang yang diderita dapat menggunakan cara mengatasi penyakit epilepsi dengan penggunaan obat anti konvulsan dengan cara yang bijaksana serta menerapkan pola hidup yang sehat.

Epilepsi dapat diatasi oleh diri kita sendiri. Keamanan diri sendiri adalah suatu hal yang penting. Apabila ada gejala terjadinya serangan atau kejang anda dapat mempersiapkan diri agar tidak celaka. Berikut babarapa cara mengatasi penyakit epilepsi atau menolong diri sendiri untuk penderita epilepsi antara lain :

  • Jangan mendekati api dan kompor yang sedang menyala apabila tidak ada orang disekitar anda.
  • Apabila anda sedang mandi menitip pesan kepada orang rumah mungkin dapat menjadi salah satu cara yang aman untuk anda. Jangan menguncui pintu kamar mandi yang sedang anda gunakan. Mandi dengan menggunakan shower atau gayung akan jauh lebih baik dibandingkan dengan anda berendam di dalam bak mandi. Sebaiknya anda jangan mandi bila anda sedang berada dirumah sendirian.
  • Cara mengatasi penyakit epilepsi lainnya yang dapat dilakukan oleh diri sendiri adalah agar tidak menggunakan bantal saat tidur karena serangan kejang atau bangkitan sering dialami beberapa orang saat sedang tidur.
  • Kehati-katian seseorang dengan penyakit epilepsi ini tidak ada halangan untuk melakukan olahraga seturut nasihat dengan dokter. Apabila anda sedang menunggang kuda anda harus menggunakan helm. Bila anda akan berenang, memanjat gunung, serta berlayar harus oleh orang yang sudah paham dnegan keadaan penyandang epilepsi dan tahu cara mengatasi penyakit epilepsi.

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Cara Mencegah Penyakit Epilepsi

Cara mencegah penyakit epilepsi yang paling utama adalah niatan yang muncul dari dalam diri kita sendiri bahwa kita ingin mencegah penyakit tersebut. Hingga kini belum diketahui obat yang sungguh-sungguh mujarab untuk menyembuhkan penyakit ayan. Usaha terpenting adalah menghilangkan dulu sebab-sebab yang dapat mengakibatkan serangan ayan, misalnya sisa-sisa penyakit raja singa, urat darah mengeras, penyakit-penyakit otak sepeti troke dan tumor otak, racun alkohol, cacing-cacing dalam perut, dan lain-lain.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab lain yang memperberat gangguan berbagai kejang pada anak tersebut adalah saat anak terkena infeksi seperti demam, batuk, pilek atau muntah dan infeksi lainnya yang timbul di luar saluran cerna.

Jutaan sel yang ada didalam saraf yang bertugas untuk mengkoordinasi semua aktifitas tubuh anda. Selain faktor genetik, penyakit epilepsi yang menyerang anda juga dapat disebabkan dari beberapa faktor lainnya seperti adanya pergantian zat kimia di dalam otak kita, pernah mengalami cidera kepala atau luka di bagian kepala hingga mengakibatkan trauma otak, mengalami maslaah fisik atau mental. Penyebab lain dari penyakit ini adalah mengalami luka pada saat kehamilan dan dapat juga karena faktor lingkungan sekitar rumah anda.

Cara Mencegah Penyakit Epilepsi

Untuk mencegah penyakit epilepsi ini terjadi sebaiknya penderita ayan melakukan hal-hal dibawah ini :

  • Menjaga kehidupan sehari-harinya seperti badan dan pikiran anda merupakan salah satu Cara Mencegah Penyakit Epilepsi, jangan memikirkan hal yang terlalu berat agar otak tidak menjadi penat. Lakukan perjalanan bersama keluarga untuk menghindari stress yang mungkin anda rasakan setelah melakukan kegiatan atau pekerjaan yang membuat otak anda lelah.
  • Jangan mengonsumsi alkohol kopi atau teh yang pekat dan jangan makan daging terlalu banyak karena minuman dan makanan tersebut menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit epilepsi pada manusia.
  • Terapkan pola makan dan pola hidup yang teratur. Memakan sayur-sayuran dan istirahat yang cukup. Usahakan buang air besar dengan teratur setiap harinya.
  • Jangan melakukan hal-hal yang dapat membahayakan dirinya seperti memanjat pohon atau mangga, menyebrang di jembatan yang sempit, berdiri di pinggir sungai atau kolam, api, berenang bersepeda, berjalan sendiri di jalan besar. Itu semua dapat membahayakan si penderita jika terjadi serangan bangkitan.
  • Suruhlah penderita menelan 1-2 semdok teh garam dan menghirup bau bawang putih yang sudah ditumbuk halus. Kaki dan tangannya juga diikat dengan erat boleh dengan kain atau tali yang besar jika tampak tanda-tanda si penderita akan mengalami serangan.
  • Jika penderita sudah jatuh pingsan, baringkan terlentang badannya dan longgarkan pakaiannya, jika perlu sela-sela gigi atas dan bawah masukkan kain bersih yang sudah dilipat atau sendok untuk menhindari lidah tergigit dan biarkan sampai ia sadar kembali.
  • Kurangi adanya cedera kepala. Cedera yang terjadi pada kepala menjadi salah satu penyebab utama munculnya penyakit epilepsi. Cara mencegah penyakit epilepsi dengan mengurangi resiko terjadinya cedera pada kepala dapat menjadi salah satu pencegahan yang aman. Tidak hanya dapat hidup dengan aman, tetapi juga dapat mengembangkan pencegahan epilepsi akibat dari cedera kepala itu sendiri.
  • Pencegahan lainnya yang dapat dilakukan adalah selalu mengontrol infeksi pada masa kanak-kanak dengan cara memberikan vaksinasi yang benar kepada anak anda. Memberikan kompres dingin atau obat anti peuretik dapat anda lakukan ketika anak anda sedang mengalami demam kejang guna untuk mengontrol demam anak.
  • Untuk mengidentifikasi adanya gangguan kejang anak pada usia dini sebagai cara mencegah penyakit epilepsi, pencegahan kejang dilakukan dengan penggunaan obat-obatan antikonvulsan yang diberikan kepada pencerita secara bijaksana. Serta memodifikasi daya hidup yang merupakan bagian dari rencana pencegahan dini.

Cara mencegah penyakit epilepsi lainnya penderita dapat menerapkan diet katogenik yang dapat juga anda gunaka untuk pengobatan epilepsi. Diet katogenik ini bermanfaat untuk penderita epilepsi karena pemberian nutrisi yang diberikan pada oenderita bersifat katogenik atau proses pembentukan ketone yang telah menjadi salah satu alternatif pengobatan bagi pasien penderita epilepsi itu sendiri.

Salah seorang dokter spesialis anak mengeluarkan pendapatnya bahwa pada saat penderita epilepsi dalam keadaan kelaparan (starvation) dapat meningkatkan pembentukan ketone dari dalam sirkulasi dapar yang disebut dengan ketosis. Ketosis dipercaya baik untuk penderita epilepsi karena ketosis ini termasuk senyawa yang memiliki sifat antiepileptik. Cara mengatasi penyakit epilepsi dapat dilakukan dengan cara mempertahankan ketosis tanpa  keadaan kelaparan dapat dicapai dengan cara memberikan asupan nutrisi tinggi lemak dan rendah karbohidrat dan protein.

Cara kerja diet katogenik ini adalah dalam keadaan tubuh yang normal, tubuh akan mengubah glukosa yang di dapat dari makanan menjadi energi untuk tubuh. Namun tubuh hanya akan menyimpan glukosa dalam jangka waktu 24 jam. Ketika seseorang tidak mengkonsumsi makanan selama 24 jam sebagaimana diet katogenik yang dijalani maka dia akan menghabiskan seluruh sinpanan glukosa dalam  tubuhnya.

Cara mencegah penyakit epilepsi dilakukan dnegan mempertahankan atau menambah kembali kadar glukosa dalam tubuh. Tanpa glukosa yang akan dibakar sebagai sumber energi maka tubuh kita akan menggunakan lemak cadangan yang ada dalam tubuh. Semua pengobatan atau pencegahan yang dilakukan pasti memiliki efek samping masing-masing, seperti dengan diet katogenik yang dilakukan pada wanita dewasa mungkin akan menyebabkan iregularitas mens, radang pankreas, penurunan densitas tulang dan masalah mata.

Cara Mencegah Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Mengenal Penyakit Epilepsi

Mengenal Penyakit Epilepsi yang di awali dengan kata “epilepsi” berasal dari bahasa Yunani. “epi” berarti “atas”, dan “lepsia” berasal dari kata “lembenein” yang berarti “menyerang”. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa pada mulanya “epilepsia” itu berarti suatu “serangan dari atas”, suatu kutukan dari surga. Penyakit ini juga dinamai Morbus Sacer, yang berarti “penyakit suci”.

Epilepsi merupakan sebuah gangguan yang terjadi di sistem saraf otak manusia ang disebabkan adanya aktifitas sekelompok sel neuron yeng terlalu berlebihan hingga akhirnya terjadi berbagai reaksi pada diri orang yang menderitanya.

Reaksi yang ada biasanya dimulai dengan terbengong selama beberapa saat, kemudian mulai merasakan kesemutan, kejang-kejang karena terjadi kontraksi otot dan terganggunya kesadaran.  Penyakit epilepsi bukanlah penyakit menular, karena itu jangan takut untuk mengobati orang yang mengalami reaksi seperti diatas.

Mengenali Penyakit Epilepsi dari Gejala

Ada empat gejala utama epilepsy yang mungkin akan terjadi dengan intensitas yang berbeda-beda untuk setiap individu, atau antara serangan-serangan dalam individu yang sama. Gejala epilepsi yang dimaksud adalah :

  • kehilangan kesadaran,
  • reaksi otomatis,
  • gerakan-gerakan konvulsif, dan
  • gangguan-gangguan psikis

Serangan-serangan epilepsy mungkin terjadi dalam bentuk yang begitu ringan sehingga individu yang mendapat serangan itu tidak menyadarinya.
Ada tiga bentuk epilepsy yang diketahui, yakni

  1. Grand mal, adalah epilepsi yang terjadi secara mendadak. Saat penderita mengalami kejang ini, penderita akan hilang kesadaran dan lalu kejang-kejang dengan nafas berbunyi seperti orang yang sedang mengorok dan mengeluarkan busa atau air liur dari dalam mulutnya.
  2.  Petit mal, adalah epilepsi yang dapat menyebabkan adanya gangguan kesadaran yang terjadi secara tiba-tiba. Penderita akan mengalami hal seperti orang bengong dan tidak sadar tanpa reaksi apa-apa. Setelah beberapa saat kemudian penderita akan dapat kembali seperti semula dan dapat melanjutkan aktifitasnya.
  3.  Serangan psikomotor (psychic-equivalent seizure), serangan tipe ini merupakan tipe yang sangat kompleks yang terjadi pada penderita epilepsi dari reaksi-reaksi epilepsi yang pernah dialaminya. Mengenali penyakit epilepsi lewat gejala ini dapat dilihat dari kesadaran penderita yang hilang, namun masih dapat melakukan kegiatan dan penderita tetap mampu untuk melaksanakan kegiatan yang jelas tujuannya. Pada saat serangan ini terjadi pada penderita epilepsi, kesadaran sepenuhnya menghilang atau yang sering dikenal dengan sebutan amnesia. Pada serangan ini dapat berlangsung beberapa detik dan juga bisa dalam jangka waktu yang panjang sampai beberapa hari.

Kira-kira 90% dari para penderita epileptis mengalami serangan grand mal dengan tipe-tipe lain, 50% hanya mengalami serangan grand mal saja, dan 1% mengalami serangan psikomotor.

Mengenali Penyakit Epilepsi dari Penyebab

Banyak penyebab yang mengakibatkan cedera pada otak dan pada akhirnya memicu terjadinya epilepsi, diantaranya :

  • Trauma yang dapat mengakibatkan cedera otak atau pendarahan otak
  • Infeksi pada otak atau selaput otak yang disebabkan oleh virus atau bakteri.
  • Kejang demam, yang sering terjadi pada anak-anak
  • Tumor otak
  • Kelainan pembuluh darah
  • Keracunan timbal (Pb) atau kamper (kapur barus).
  • Gangguan keseimbangan hormon
  • Degenerasi otak dan lain sebagainya
  • Stres ibu yang sedang hamil yang berakibat stres pada anak. Hal ini memungkinkan epilepsi pada anak.

Mengenali Penyakit Epilepsi dari Pengobatan

Cara anda untuk mengenali penyakit ini melalui pengobatan adalah sapat anda lihat dari pengobatan yang ia jalani, seperti dengan diet, dengan ramuan tradisional atau dengan obat antiepilepsi yang diberikan.

Pengobatan dengan Diet.

Diet untuk pengobatan penyakit ini dapat dilakukan dengan diet glutamat atau juga dengan diet ketogenik. Diet glutamat dapat dilakukan untuk mengontrol gejala kejang pada penderita penyakit epilepsi. Diet jenis ini dilakukan dengan cara membatasi konsumsi glutamat yang ada. Diet ini relatif mudah untuk dilakakukan karena penderita hanya perlu menghindari makan atau minuman yang mengandung glutamat. Asam amino glutamat dapat menyebabkan stimulasi syaraf yang terjadi secara berlebihan sehingga dapat memicu timbulnya gejala kejang yang dapat kita gunakan untuk cara mengenali penyakit epilepsi yang ada pada diri penderita.

 Pengobatan dengan ramuan tradisional.

Anda dapat menggunakan daun pegagan sebagai bagian pengobatan penyakit epilepsi. Penelitan yang dilakukan memperlihatkan efek farmakologi pada tamanan pegagan ini yang memiliki sifat antikejang, anticemas, analgesik, dan sedatif. Ambillah satu genggam daun pegagan dan cuci hingga bersih. Kemudian ambil gula jawa atau gula aren secukupnya. Campurkan kedua bahan yang sudah di siapkan dan blender atau tumbuk campuran tersebut hingga halus dan tercampur rata. Ambil satu sendok ramuan tersebut dan seduh dengan satu gelas air mendidih. Saring ramuan dan minumkan kepada penderita penyakit epilepsi secara rutin satu gelas sehari. Ramuan ini dapat digunakan untuk mengenali penyakit epilepsi karena sifatnya yang antikejang yang dibutuhkan oleh penderita penyakit epilepsi.

Pengobatan dengan obat antikonvulsan.

Penggunaan obat fenitoin yang merupakan obat pilihan pertama yang dapat diberikan untuk kejang umum, dan kejang tonik-klonik. Fenitoin ini memiliki range terapetik sempit sehingga pada beberapa pasien dibutuhkan pengukuran kadar obat dalam darah. Obat ini biasanya diresepkan oleh dokter sebagai obat pertama yang diberikan ketika dokter mengenali penyakit epilepsi yang ada pada diri anda.

Mengenal Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Mengobati Penyakit Epilepsi

Mengobati Penyakit Epilepsi dengan ciplukan. Sawan atau dalam dunia medis dikenal dengan epilepsi disebabkan oleh pelepasan elektrik dari otak yang berlebihan dalam sekumpulan sel otak secara mengejut, selalunya dalam jangka yang amat pendek. Sewaktu sawan, neuron di dalam bagian otak (topi sel-sel saraf menghasilkan pelepasan elektrik) bisa melepaskan sebanyak 500 kali sesaat, yang mana mengganggu aktivitas-aktivitas normal saraf, kelenjar dan otot.
Secara mudahnya, epilepsi adalah satu gangguan di mana aliran isyarat elektrik di dalam otak menjadi celaru.

Ia kadangkalanya diumpamakan seperti pertentangan elektrik di dalam otak. Pelepasan elektrik dari otak yang berlebihan, pada zahirnya, adalah serangan sawan.
Penderita epilepsi berat yang tidak menjalani terapi, umumnya juga memiliki harapan hidup lebih pendek dan resiko cacat kognitif yang lebih tinggi, terutama jika kejang telah dialami sejak masa kanak-kanak.

Mengobati Penyakit Epilepsi

Saat ini terapi epilepsi adalah menggunakan obat-obat antikonvulsan yang dikonsumsi sebagai terapi tunggal ataupun kombinasi. Pemilihan obat-obatan tersebut tergantung type epilepsi yang diderita. Obat-obat itu antara lain divalproex sodium, fenobarbital, karbamazeptin, diazepam, klonazepam, dan primidon. Golongan lain adalah lamotrigin, vigabatrin, gabapentin, dan okskarbasepin. Divalproex sodium yang dipasarkan dengan nama Depakote adalah salah satu antiepileptik yang diindikasikan untuk pengobatan seizure parsial dan seizure absense.

Mengobati Penyakit Epilepsi harus dilakukan secara teratur. Penghentian obat secara mendadak dapat mengakibatkan serangan baru yang dapat memiliki dampak yang serius seperti serangan epilepsi beruntun (status epileptikus). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa serangan yang tidak terkontrol akan memicu perubahan pada neuron, hingga ketika serangan terjadi lagi akan sulit diterapi. Pengehntian obat tergantung dari usia penderita dan tipe epilepsi yang diderita.

Pertolongan pertama yang diberikan untuk penyakit epilepsi dengan :

  • memposisikan penderita epilepsi yang sedang mengalami kejang pada posisi bertumpu pada sisi badan dan pada posisi pulih yang akan membantu mencegah cariran masuk ke paru-paru.
  • Buka kerah kemeja dan ikat pinggang yang digunaka oleh penderita untuk membantu memperlancar jalannya pernafasan.
  • jangan meletakkan jari atau kontak penekan gigitan yang akan menyebabkan penderita muntah dan dapat menyebabkan orang yang Mengobati Penyakit Epilepsi tergigit.
  • Usaha yang harus anda lakukan untuk penderita agar tidak cedera adalah dengan memindahkan semua barang-barang yang berbau tajam. Atau apabila penderita mengalami serangan bangkita di tempat-tempat yang berbahaya seperti di dekat api, kolam, jalan raya dan lain sebagainya, segera pindahkan penderita ke tempat yang lebih aman.
  • Bila penderita mengalami kejang lebih dari 5 menit atau mengalami kejang dua atau lebih dalam satu jam tanpa proses pemulihan keadaan yang normal diantaranya segera penggil ambulance untuk membawa penderita kerumah sakit.
  • Bila penderita mengalami serangan kejang pada waktu ia sedang berada dirumah, lakukan cara mengobati penyakit epilepsi dengan memberikan midazolan yang dapat anda letakkan di dalam mulutnya. Atau juga anda dapat memberikan obat diazepm dalam bentuk sediaan secara rektal.

Pengobatan Penyakit Epilepsi

Penanganan yang diberikan untuk penyakit epilepsi adalah dengan memberikan obat antikonvulsan. Kemungkinan obat ini akan diberikan pada penderita penyakit epilepsi selama seumur hidupnya. Mengobati penyakit epilepsi dengan obat antikonvulsan tergantung jadi jenis kejang yang dialami oleh penderita, pengobatan lain yang digunakan, masalah kesehatan launnya, serta usia dan gaya hidup yang diterapkan oleh penderitanya.

Pada saat awal pengobatan dokter akan merekomendasikan pengobatan tunggal, bila dengan pengobatan tunggal tidak efektif untuk epilepsi yang diderita akan beralih ke pengobatan tunggal lainnya. Pemberian dua jenis obat sekaligus hanya akan direkomendasikan apabila pengobatan tunggal tidak bekerja dengan baik untuk mengobati penyakit epilepsi. Terdapat berbagai pengobatan yang tersedia untuk penderita epilepsi yang ini sembuh. Fenitoin, carbamazepin, dan valproat mungkin dapat memberikan pengaruk yang sama pada kejang fokal dan yang umum.

Pembedahan Penyakit Epilepsi

Bedah epilepsi dapat digunakan sebagai pilihan bagi mereka yang menderita kejang fokal yang tidak kunjung membaik setelah penempuh penanganan-penanganan lainnya. Sasaran dilakukan pembedahan ini adalah kendali tuntas dari kejang yang dialami oleh penderita epilepsi dan bisa berhasil terlaksana dalam kasus epilepsi sekitar 60-70%. Prosedur yang lazim ditempuh dalam pembedahan meliputi pemotongan hipokampus lewat reaksi temporal anterior, pengangkatan tumor, dan pemangkatan sebagian dari neokorteks. Mengobati penyakit epilepsi melalui pembedahan juga memiliki prosedur yang harus diperhatikan seperti kalosotomi korpus yang dilakukan dalam upaya untuk mengurangi jumlah kejang alih-alih menyembuhkan kondisi pasien.

 Pengobatan Lainnya

Dalam jalan untuk mengobati penyakit ayan atau epilepsi lainnya dapat dilakukan dengan diet katogenik atau diet yang mengatur tingginya lemak, rendahnya kerbohidrat dan cukup protein yang tampaknya dapat mengurangi jumlah terjadinya serangan kejang setengahnya pada 30-40% penderita penyakit epilepsi yang menjalaninya.

Terapi penghindaran juga merupakan usaha yang dapat dilakukan untuk meminimalkan atau menghilangkan pemicu-pemicu penyakit epilepsi yang ada. Contohnya seperti pada penderita yang peka terhadap cahaya ada baiknya untuk menngunakan telefiso dengan layar kecil, menghindari permainan video game, atau memakai kacamata yang gelap untuk menghindari sorotan cahaya matahari atau cahaya lampu yang dapat menjadi pemicu munculnya serangan.

Pengobatan Alternatif

Mengobati penyakit epilepsi dengan pengobatan alternatif yang dapat dilakukan termasuk akupuntur, intervensi psikologis, vitamin, dan yoga.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Dampak Penyakit Epilepsi

Dampak Penyakit Epilepsi yang paling sering terjadi di otak. Umumnya yang diketahui masyarakat tentang epilepsi adalah kejang. Serangan epilepsi tak selalu dalam bentuk kejang. Epilepsi merupakan gangguan kelistrikan dalam otak yang mana salah satu bagian otaknya tidak normal. Akibatnya, serangan yang berwujud kejang-kejang, baik seluruh tubuh atau pada bagian tubuh tertentu, seperti tangan atau kaki.  Serangan bisa saja tidak berupa kejang tetapi hilangnya kesadaran/ bengong selama beberapa detik yang tidak bisa dikontrol, termasuk serangan epilepsi.

Sebelum serangan epilepsi datang, biasanya didahului dengan beberapa tanda, yang setiap orang memiliki tanda yang berbeda. Misalnya perut terasa sakit, jantung berdebar-debar, sampai mengalami deja vu. Tanda-tanda ini muncul hanya beberapa detik sebelum serangan, dan tak bisa dihindari ini disebut aura epilepsi.

Epilepsi dapat memerikan komplikasi jangka panjang yang cukup serius untuk itu perlu dipahami mengenai keteraturan pengobatan, menghindari faktor pencetus untuk mencegah terjadinya kejang. Faktor pencetus epilepsi adalah kurang tidur, stres emosional, infeksi, obat-obatan tertentu, hormonal (haid atau kehamilan).
Dampak lain epilepsi adalah terhadap psikologis penderitanya. Jika serangan terjadi di muka umum, penderita mungkin mengalami rasa malu atau rendah diri yang juga berefek pada teman dan keluarganya.

Dampak Penyakit Epilepsi

Dari setiap penyakit yang menyerang seseorang pasti memiliki dampak masing-masing, baik dampak yang baik maupun yang buruk. Seperti halnya pada penderita penyakit epilepsi pasti juga akan mendapatkan dampak penyakit epilepsi. Anak-anak penyandang epilepsi biasanya akan mendapat gangguan fungsi intelegensi, pemahaman bahasa, gangguan fungsi kognitif. Dampak penyakit epilepsi buat anak-anak bahkan akan membuat perbedaan yang cukup signifikan pada IQ. Selain itu, epilepsi juga memiliki penyakit penyerta yang akan diderita oleh penderitanya. Ini yang dalam dunia medis disebut komorbiditas, dan mesti diawasi oleh para orang tua. Komorbiditas akibat epilepsi ini sangat beragam, mulai dari lumpuh otak, retardasi mental, maupun ADHD.

Para orang tua memiliki peranan penting dalam perkembangan anak penyandang epilepsi. Selain melakukan deteksi dini, para orang tua diharapkan dapat memperhatikan kelainan-kelainan yang mungkin terjadi selama masa pertumbuhan.

Meski hingga saat ini belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan penyakit epilepsi, sekitar 80 persen anak-anak dengan epilepsi bisa hidup normal. Bangkitan yang dialami telah terkontrol melalui pengobatan yang benar dan teratur yang selalu dalam pengawasan orang tua dan dokter yang merawat penderita penyakit epilepsi. Hasil penelitian WHO yang dilakukan di Amerika, Inggris , dan Swedia menunjukkan, setelah melalui pengobatan teratur selama 10 tahun, akumulasi penurunan terjadinya bangkitan yang dialami oleh pasien selama lima tahun adalah sebesar 58-65 persen (orang dewasa) dan 74 persen (anak-anak).

Gejala Epilepsi

Adapun gejala dari penyakit yang muncul pada penderita epilepsi terutama pada anak-anak adalah :

  • Anak anda akan mengalami bangkitan total yang biasanya akan jatuh secara tiba-tiba dan akan langsung kehilangan kesadarannta. Bangkitan seperti ini akan berlangsung sekitar 2 hingga 5 memit.
  • Anak akan mengalami kedutan yang juga menjadi salah satu gejala penyakit epilepsi yang terjadi di berbagai jenis epilepsi lainnya. Namun, kedutan ini akan lebih jelas terlihat pada epilepsi fokal.
  • Anak memiliki tatapan mata yang kosong yang biasanya akan terjadi secara mendadak. Hal ini akan terjadi ketika anak anda sedang melakukan sesuatu dan berhenti secara tiba-tiba dan diam seperti orang yang sedang melamun.
  • Gejala aura yang dapat juga dianggap sebagai salah satu gejala peringatan. Gejala ini akan terjadi sesaat sebelum bangkitan terjadi pada tubuh anak anda. Dimana anak anda akan merasakan sakit tanpa sebab secara mendadak, medengarkan suara yang tidak nyata, atau mencium aroma bau yang tidak ada sumbernya dan akhirnya dampak penyakit epilepsi yang akan muncul adalah serangan kejang.

 Pengobatan Epilepsi

Seperti yang sudah dijelaskan diatas meski hingga saat ini belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan penyakit epilepsi namun anda dapat mencegah terjadinya serangan yang menjadi salah satu penyebab penyakit ayan atau epilepsi anda semakin memburuk. Anda dapat mengurangi dampak penyakit epilepsi dengan cara mengubah pola makan anda yang juga dapat anda terapkan juga untuk anak anda dan keluarga.

Pola makan yang dapat anda berikan untuk anak ataupun keluarga anda yang mengalami penyakit epilepsi ini adalah :

  • sedikit buah-buahan atau sayuran yang digunakan sebagai sumber karbohidrat,
  • Daging, ikan atau ayam yang digunakan untuk sumber protein, dan
  • Perbanyak makanan yang mengandung lemak seperti cream, mentega, telur dan mayinaise dan tampa ada gula.

Penyebab Epilepsi

Sekitar 30% penyakit epilepsi terjadi pada anak-anak. Biasanya epilepsi lebih sering terjadi pada anak-anak dan manula. Berikut beberapa penyebab yang akan menyebabkan dampak penyakit epilepsi :

  • kurang atau randahnya oksigen yang terjadi pada saat kelahiran berlangsung
  • kepala pasien yang mengalami cedera pada saat proses kelahiran berlangsung.
  • mengalami cedera kepala pada saat akan-anak atau dewasa.
  • mengalami penyakit tumor otak yang lebih sering terjadi pada anak-anak.
  • infeksi yang terjadi pada penderita seperti meningitis atau ensefalitis.
  • Penyakit stroke atau penyakit jenis lainnya yang termasuk dampak penyakit epilepsi yang terjadi karena kerusakan otak pada penderitanya.

Dampak Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Dampak dari Penyakit Epilepsi

Dampak dari Penyakit Epilepsi dapat berpengaruh pada IQ anak. Epilepsi adalah gangguan yang ditandai dengan terjadinya bangkitan kejang yang bersifat spontan dan berkala. Kejang yang terjadi akibat dari menifestasi klinik dari aktivitas neuron yang berlbihan dalam korteks serebral. Manifestasi klinik kejang sangat bervariasi tergantung dari daerah otak fungsional yang terlihat.

Banyak asumsi yang mengatakan kalau epilepsi paling sering/ banyak menyerang usia anak, atau usia diatas 65 tahun. Namun, pada dasarnya penyakit ini bisa menyerang usia berapa saja. Akibat yang timbul, pertama kerusakan otak yang semakin bertambah, Ini karena sel-sel yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki dan akan semakin bertambah banyak seirinf seringnya terjadi serangan atau kambuh.

Dampak dari Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi sendiri dapat dikendalikan. Dengan pengobatan yang teratur dan tepat, penyakit epilepsi bahkan dapat disembuhkan secara total. Tetapi hingga saat ini, karena ketidaktahuan masyarakat mengenai penyakit epilepsi, masih banyak ditemukan adanya stigma negatif terhadap penyandang epilepsi. Misalnya dengan mengganggap epilepsi merupakan penyakit akibat guna-guna, atau ilmu hitam atau mengira bahwa epilepsi dapat ditularkan melalui air liur.

Stigma-stigma negatif tersebut membuat penyandang epilepsi kerap mengalami diskriminasi, baik dalam hal mendapatkan pelajatan (bersekolah), pekrjaan hingga untuk menikah dan berumah tangga. Masih banyaknya anggapan bahwa, penyakit epilepsi dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya juga sangat membebani penyandang epilepsi, terutama bagi mereka yang ingin menikah/berumah tangga. Padahal hanya sekita 1% dari total penyandang epilepsi di Indonesia yang diturunkan secara genetika, itupun tidak diketahui penyebab jelasnya.

Dampak penyakit epilepsi adalah :

  1. Aspek psikososial. Masalah kejiwaan dan kemasyarakatan yang memiliki pengaruh timbal balik sebagai akibat terjadinya perubahan sosial atau gejolak dalam masyarakat yang dapat menimbulkan gangguan jiwa yang merupakan dampak dari penyakit epilepsi. Dari aspek ini dapat diketahui jenisnya yaitu masalah medik, psikologis, sosial dan ekonomi
  2. Aspek medik : meningkatknya biaya perawatan yang dikeluarkan keluarga untuk penderita, perlunya tenaga terlatih yang terampil untuk mengatasi penyakit epilepsi yang diderita, fasilitas teknik dan tersedianya obat antiepilepsi (OAE) yang dapat mengurangi serangan kejang bangkitan yang menjadi dampak dari penyakit epilepsi ini.
  3. Aspek ekonomi ; terbatasnya lapangan kerja yang akan di dapat oleh penderita, meningkatnya pengangguran yang dialami oleh pada penyandang penyakit epilepsi.
  4. Aspek psikologis : rasa cemas yang berlebihan yang sering dirasakan oleh penderita epilepsi apabila sedang dalam konsidi stress, kehilangan kepercayaan diri akibat penyakit epilepsinya yang dianggap memalukan.
  5. Aspek sosial : stigma negatif yang mulai muncul satu persatu tentang penyakit epilepsi yang diderita dan penderita dari penyakit epilepsi itu sendiri.

Penyebab Epilepsi

Penyebab dari penyakit epilepsi yang akan menyebabkan munculnya dampak dari penyakit epilepsi yang diderita adalah :

  • Pada anak yang mengalami atau menderita penyakit epilepsi biasanya disebabkan dari faktor genetik atau adanya gen tertentu dalam tubuh yang bisa menyebabkan seorang anak akan terserang penyakit epilepsi.
  • Mengidap penyakit tumor otak
  • Pernah mengalami cedera pada kepala atau dalam dunia medis disebut dengan trauma di kepala.
  • Dampak dari penyakit epilepsi yang muncul akibat dari penyakit stroke yang diderita.
  • Sering mengkonsumsi minuman beralkohol.

Dengan anda mengurangi atau mencegah terserangnya penyakit epilepsi anda juga dapat mengurangi dampak dari penyakit epilepsi yang muncul pada diri anda. Walau dala beberapa kasus dari penyakit tidak dapat untuk dicegah, namun penyakit epilepsi dapat dicegah dengan usaha untuk mengurangi terjadinya cedera kepala. Pencegahan dilakukan dengan penanganan yang baik untuk wilayah disekitar kepala pada saat proses kelahiran berlangsung.

Pencegahan lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menekan parasit dan lingkungan yang ada dari lingkungan sekitar seperti misalnya mengurangi atau menurunkan tingkat infeksi terhadap cacing pita yang menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit ayan atau epilepsi dan dampak dari penyakit epilepsi itu sendiri. Langkah yang dilakukan untuk menurunkan tingkat infeksi cacing pita ini telah berhasil menurunkan kasus baru dari penyakit epilepsi yang ada hingga gampir 50%.

 Pengobatan Epilepsi

Dampak dari penyakit epilepsi dapat dikurangi dengan memberikan pengobatan yang tepat terhadap penyakit epilepsi yang diderita. Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian obat antikonvulsan. Berikut beberapa macam obat antikonvulsan yang dapat anda berikan kepada penderita penyakit epilepsi seperti :

1. Karbamazepin

Karbamazepin merupakan obat turunan dari diazepin yang memiliki sistem cincin yang sama dengan timoleptika opiparmol yang hanya berbeda sari senyawa ini pada subsitituen N. Karbamazepin ini digunakan untuk mengurangi implus abnormal yang ada di dalam otak dengan cara menghambay metrium yang ada sehingga dapat menghambat munculnya potenti kerja yang berulang-ulang dalam epilepsi. Dampak dari penyakit epilepsi juga dapat muncul akibat dari efek sampiing penggunaan obat. Efek samping yang muncul pada saat penggunaan obat karbamazepin ini dapat menyebabkan koma dan depersi pernafasan dengan rasa pusing, vertigo, ataksia, dan pandangan kabur atau berbayang.

2. Benzodiazepin

Pengobatan dengan benzodiazepin ini digunakan sebagai obat anti epilepsi yang memiliki kerja untuk mencegah dan menghilangkan kejang pada penderita penyakit epilepsi. Benzodiazepin ini berfungsi untuk menekan serangan yang berasal dari fokus epileptogenik dan efektif pada serangan absence dan mioklonik namun terjadi juga toleransi. Efek samping yang ditimbulkan meriputi mengantuk, termenung-menung, pusing, dan kelemahan otot.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Gejala Penyakit Epilepsi

Gejala Penyakit Epilepsi muncul dengan ditandai terjadinya kejang-kejang dalam waktu tertentu dan sebab tertentu. Epilepsi atau yang lebih dikenal dengan ayan. Epilepsi bukanlah penyakit keturunan, meskipun secara genetik seseorang bisa aja menderita epilepsi. Hal paling umum yang sering kita lihat dari seorang penderita epilepsi adalah tiba-tiba mengalami kejang sembari mengeluarkan air liur berwarna putih yang keluar dari mulutnya.

Ini mungkin telah dikenal sejak lama oleh masyarakat. Tetapi, meskipun demikian masih banyak juga masyarakat yang memahami mengenai penyakit tersebut sehingga memberikan stigma negatiif terhadap penyandang epilepsi. Epilepsi sendiri dapat terjadi pada setiap orang diberbagai tingkatan usia, mulai d ari bayi hingga lanjut usia.
Serangan bisa saja tidak berupa kejang, tapi hilang kesadaran/ ’bengong’ selama beberapa detik yang tak bisa dikontrol, termasuk serangan epilepsi. Misalnya tiba-tiba menabrak pada saat berkendara, atau tak bisa mengontrol gerak tangan ketika melakukan pekerjaan tertentu. Hal ini terjadi berulang, dan tak bisa diduga kapan terjadinya.

Sebelum serangan epilepsi datang, biasanya didahului dengan beberapa tanda, yang setiap orang memiliki tanda yang berbeda. Misalnya perut terasa sakit, jantung berdebar-debar, sampai mengalami deja vu. Tanda-tanda ini muncul hanya beberapa detik sebelum serangan, dan tak bisa dihindari. Ini disebut aura epilepsi.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Kebanyak belum diketahui seperti jenis epilepsi idiopatik. Tampaknya seorang yang mengalami penyakit epilepsi ini memiliki resistensi yang rendah terhadap serangan kejang atau bengkitan yang dibandingkan dengan populasi umum. Beberapa penyebab munculnya gejala penyakit epilepsi adalah :

  • Kerusakan otak yang terjadi pada penderita akibat dari trauma kepala,
  • Mengalami masalah dengan infeksi otak,
  • Malasah hormonal,
  • Masalah gangguan peredaran darah pada otak,
  • tumor di otak.

Dari beberapa jenis epilepsi yang diderita gejala penyakit epilepsi ini disebabkan oleh stress, perubahan hormonal, dan sedang menderita sakit. Namun, ada pula salah satu jenis penyakit epilepsi yang disebabkan dari rangasangan oleh stimulasi visual seperti cahaya atau juga televisi.

Sedangkan dengan kejang yang dialami saat bangkitan atau pada saat terjadinya serangan ini disebabkan dari penderita tersebut tidak mengkinsumsi obat epilepsi yang sudah diresepkan oleh dokter, mengkonsumsi alkohol, penggunaan narkoba, penderita yang kurang tidur atau kurang istirahat, atau dapat juga disebabkan akibat dari obat lainnya yang dapat mengganggu kerja dari obat epilepsi yang sedang anda konsumsi.

Gejala Penyakit Epilepsi

beberapa jenis kejang atau serangan yang merupakan gejala dari penyakit epilepsi ini selalu berbeda dari penderita satu dengan penderita yang lainnya. Jenis dari serangan tergantung pada otak bagian mana yang terkena. Apabila seluruh otak terkena maka serangan kejang atau bangkitan yang dialami di sebut kejang umum. Penderita akan mengalami kehilangan kesadaran yang berlangsung secara singkat akan menjadi salah satu gejala penyakit epilepsi yang dialami hampir dari semua penderita penyakit ayan atau epilepsi. Apabila hanya sebagian otak saja yang terkena maka disebut dengan serangan parsial atau lokal. Pada penderita yang mengalami bangkitan ini biasanya kesadaran masih dalam keadaan yang utuh. Karena serangan kejang atau bangkitan yang dialami berbeda antara penderita yang satu dengan yang lainnya maka pemulihan kesadaran yang dibutuhkan juga berbeda. Pemulihan dapat berlangsung antara hitungan detik hingga menit.

Diagnosis Gejala Penyakit Epilepsi

Diagnosis terutama ditegakkan berdasarkan dari gejala klinis yang dialami, sehingga sangat penting untuk anda menceritakan secara jelas gejala serangan kejang atau bangkitan yang pernah terjadi pada diri penderita. Penjelasan dapat dilakukan oleh teman, keluarga, atau orang lain yang melihat jelas kejadian serangan yang penderita alami.

Pemeriksaan Penyakit Epilepsi

Pemeriksaan yang perlu dilakukan pada penderita yang mengalami gejala penyakit epilepsi adalah :

  • Pemeriksaan saraf dan fisik umum.
  • Pemeriksaan darah yang dilakukan untuk mengeliminasi penyebab potensi serangan kejang atau bengkitan yang dialami.
  • Pemeriksaan EEG (elektroensefalogram) yang dilakukan untuk memeriksa adanya perubahan dalam hal fungsional otak penderita yang akan ditampilkan melalui perubahan aktifitas listrik otak. Bisa jadi hasil rakaman yang muncul akan normal saja, namun diagnosis penyakit epilepsi tetap dapat ditegagkan melalui keadaan klinis yang ada.
  • Pemeriksaan CT Scan yang dilakukan untuk menekan kelainan struktur pada otak penderita gejala penyakit epilepsi.

Pengobatan Gejala Penyakit Epilepsi

Sekitar 80% kasus epilepsi, serangan kejang/bangkitan dapat terkontrol dengan memberikan obat anti epilepsi (OAE) kepada penderitanya. Pilihan obat bukan hanya tergantung dari jenis serangan kejang/ bangkitan yang terjadi pada penderita, namun juga tergantung pada individu dan memerlukan waktu untuk mencapai dosis yang tepat bagi setiap orang penderita epilepsi. Pengobatan yang dilakukan guna untuk memperkuat resistensi terhadap serangan kejang/bangkitan yang akan dialami. Yang paling penting adalah meminum obat anti epilepsi sesuai dosis dan waktu yang telah ditentukan oleh dokter yang merawat penderita.

Sangat tidak disarankan oleh penderita untuk menghentikan konsumsi OAE secara tiba tiba tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang menangani penderita. Dokter tidak pernah menyarankan kepada pasiennya untuk mengkonsumsi obat dalam dosis dobel apabila pasien ada kelupaan minum OAE yang telah diresepkannya. Bila ditemukan ada perubahan atau efek samping dari OAE yang digunakan haruslah segera mengunjuni dokter dan melaporkannya.

Gejala Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Penyakit Epilepsi Dan Pencegahannya

Cedera kepala termasuk penyebab utama dari Penyakit Epilepsi Dan Pencegahannya juga. Kata epilepsi mencakup sekelompok kondisi yang terjadi akibat gangguan aktivitas listrik di otak dan bermanifestasi sebagai kejang epileptik atau serangan mendadak. Kejang disebabkan oleh lepas-muatan listrik abnormal yang mengganggu serebrasu dan menyebabkan kejang umum atau parsial, bergantung pada bagian otak yang terkena. Epielpsi dapat bersifat primer (idiopatik) atau sekunder akibat cedera kepala, stroke, meningitis, kanker otak, dll.

Status epileptikus adalah serangan epilepsi yang saling bersusulan hampir terus menerus. Keadaan ini dapat mengancam jiwa dan memerlukan terapi medis dengan cepat (mis diazepan yang diberikan per rektum).

Penyakit Epilepsi Dan Pencegahannya

Serangan epilepsi dapat digolongkan menjadi primer idiopatik, yang penyebabnya tidak diketahui dan sekunde/simptomatik yang penyebabnya dapat ditetapkan. Jenis serangan epielpsi primer/ idiopatik adalah umum (paling banyak) atau sebagian (parsial). Serangan umum berupa petit mal, grand mal, mioklonik, akinetik.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani Penyakit Epilepsi Dan Pencegahannya, seperti:

  • Infeksi pada masa kanak-kanak harus dikontrol dengan vaksinasi yang benar, orang tua dengan anak yang pernajh mengalami kejang demam harus diintruksikan pada metode untuk mengontrol demam (kompres dingin, obat anti peuretik).
  • Cedera kepala merupakan salah satu penyebab yang dapat dicegah, tindakan pencegahan yang aman yaitu tidak hanya hidup aman, tetapi juga menyeimbangkan pencegahan epilepsi akibat decera kepala.
  • Untuk mengidentifikasi anak gangguan pada usia dini, pencegahan kejang dilakukan dengan penggunaan obat-obat anti konvulsan secara bijaksana dan memodifikasi gaya hidup merupakan bagian dari rencanan pencegahan ini.
  • Penerapan pola makan yang bergizi. Jika penderita sanggup usahakan untuk membantu pencegahan dengan menggunakan diet untuk penderita epilepsi.
  • Istirahat yang cukup dan menjaga fikiran agar tidak stress. Lakukan jalan-jalan bersama kluarga untuk menhibur diri penderita.
  • Selalu temani penderita kemanapun mereka akan pergi untuk menjecag terjadinya kepanikan orang lain jika melihat penderita mengalami serangan secara mendadak.

Menolong diri sendiri

Keamanan diri sendiri adalah penting bagi penderita penyakit epilepsi. Bila ada gejala epilepsi yang akan terjadi serangan kejang/bangkitan maka dapat mempersiapkan diri agar tak celaka.

  • Jangan biarkan penderita penyakit epilepsi dan pencegahannya mendekati Api dan kompor yang sedang menyala
  • Jangan biarkan penderita mengunci pintu kamar mandi saat sedang mandi. Menggunakan “shower” atau gayung lebih baik daripada berendam dalam bak mandi. Bila banyak mengalami serangan kejang/bangkitan ada baiknya penderita penyakit epilepsi jangan dibiarkan untuk mandi apabila ia sedang sendirian di rumah
  • Dari beberapa orang penderita penyakit epilepsi ini akan mengalami serangan kejang/bangkitan saat sedang tidur. Maka sebaiknya penderita tidur tanpa memakai bantal. Hal tersebut akan jauh lebih baik bila dibandingkan dengan penderita menggunakan bantal.
  • Penderita penyakit epilepsi dan pencegahannya dapat melakukan olahraga dengan kehati-hatian tak ada halangan seturut hal tersebut mengikuti nasihat dokter yang merawat penderita. Bila hobi penderita adalah menunggang kuda ia harus memakai helm. Atau melakukan olehraga lainnya seperti berenang, memanjat gunung serta berlayar yang harus ditemani oleh orang yang paham akan keadaan penyandang penyakit epilepsi dan pencegahannya serta tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi serangan kejang atau bangkitan.
  • Bagi penderita penyakit epilepsi pakailah penanda seperti kalung atau gelang yang anda kenakan secara terus menerus dan jangan dilepaskan. Bawalah kartu identitas yang berisi nama, alamat penderita serta nama dokter yang merawat dengan nomor telponnya di dalam tas atau dompet yang sering di bawa pergi oleh penderita.
  • Penderita penyakit epilepsi dan pencegahannya sebaiknya membuat kelompok penyokong sesama penderita epilepsi dengan keluarga yang dapat mendukung penderita agar tidak merasa terisolasikan.

Gejala Epilepsi

Gejala dari penyakit epilepsi ini dapat menimpa siapa saja baik itu penderita ayan atau epilepsi yang sudah dewasa maupun yang masih anak-anak. Gejala umum dari penyakit epilepsi dan pencegahannya ini seperti :

  • Kemungkinan rasiko yang paling umum terjadi pada penyandang epilepsi adalah terjatuh ketika berdiri karena mengalami kejang. Untuk pencegahan anda dapat menemaninya kemanaoun ia pergi.
  • Ketika sedang mengendarai kendaraan, seseorang penderita penyakit epilepsi ini bisa tiba-tiba kejang yang akan mengakibatkan kecelakaan. Sebaiknya anda jangan membiarkan penderita mengendarai kendaraan sendirian.
  • Terjadi komplikasi pada saat masa kehamilan dan proses melahirkan. Untuk itu perlu diperhatikan hal kecil terutama pada bagian kepala.
  • Untuk sementara ini perlu diketahui pemberian obat bagi penderita epilepsi ini bisa meningkatkan resiko cacat pada janin yang dikandungnya. Untuk it penderita yang sedang menjalani kehamilannya ada baiknya mengkonsultasikan dengan dokter yang merawat mengenai kehamilan dengan obat antiepilepsi yang dikonsumsinya.

Penyakit epilepsi dan pencegahannya dapat dilakukan dengan menggunakan obat tradisional dengan mengunakan ciplukan. Ciplukan ini merupkan salah satu jenis tanaman yang mudah untuk anda dapatkan di sekitar rumah anda. Cara penggunaan pengobatan ini adalah dengan mencari 8 hingga 10 buah ciplukan yang sudah masak. Cuci hingga bersih dan anda langsung dapat memberikan ciplukan ini kepada penderita penyakit epilepsi untuk mengurangi terjadinya serangan atau bangkitan yang mungkin akan terjadi pada penderita secara tiba-tiba.

Penyakit Epilepsi Dan Pencegahannya

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Penyakit Epilepsi Dan Obatnya

Penyakit Epilepsi Dan Obatnya dapat digunakan tanaman pegagan. Epilepsi adalah gejala kompleks dari banyak gangguan berat dari fungsi otak dengan karakteristik kejang berulang. Keadaan ini dapat dihubungkan dengan kehilangan kesadaran, gerakan berlebihan, hilangnya tonus otot atau gerakan, serta gangguan perilaku, alam perasaan, sensasi, dan persepsi. Sehingga epilepsi bukan penyakit tetapi suatu gejala.

Serangan kejang yang dialami oleh penderita merupakan gejala atau manifestasi utama epilepsi dapat diakibatkan kelainan fungsional (motorik, sensorik atau psikis). Serangan tersebut tidak lama, tidak terkontrol, serta timbul episodik. Serangan ini mengganggu kelangsungan kegiatan yang sedang dikerjakan penderita pada saat itu. Serangan ini berkaitan dengan pengeluaran impuls oleh neuron serebral yang berlebihan dan berlangsung lokal.

Masalah dasarnya diperkirakan akibat gangguan listrik (distremia) pada sel saraf di salah satu bagian otak, berulang dan tidak terkontrol. Karakteristik kejang epileptik adalah suatu manifestasi muatan neuron berlebihan ini.

Penatalaksanaan medis ditujukan terhadap penyebab serangan.Jiak penyebabnya adalah akibat gangguan metabolisme (hipoglikemia, hipokalsemia), perbaikan gangguan metabolisme ini biasanya akan ikut menghilangkan serangan itu.

Pengendalian epilepsi dengan obat dilakukan dengan tujuan mencegah serangan Ada empat obat yang ternyata bermanfaat untuk ini :

– fenitoin (difenilhindation), yang merupakan salah satu pilihan obat utama untuk penderita penyakit epilepsi dan obatnya. Feniton ini berfungsi untuk menstabilkan membran sel saraf terhadap depolarisasi dengan cara mengurangi masuknya ion-ion natrium dalam neuron pada keadaan istirahat atau selama bererplorasi. Efek samping yang akan ditimbulkan dari penggunaan obat ini adalah :

  • Masalah gastrointestinal seperti mual dan muntah yang sering terjadi.
  • Masalah hiperpelasia gusi yang menyebabkan gusi tumbuh dan melampaui gigi terutama yang terjadi pada anak-anak
  • Masalah perubahan tingkah laku pada penderita seperti kebingunan, halusinasi, dan mengantung.

– karbamazepin, adalah salah satu antiepilepsi dari penyakit epilepsi dan obatnya yang sering digunakan untuk mengurangi perambatan impuls abnormal di dalam otak dengan cara menghambat kanal natrium sehingga dapat digunakan untuk menghambat timbulnya potensial kerja yang berulang-ulang. Efek samping yang muncul dari penggunaan obat ini adalah :

  • Menyebabkan stupor dan koma.
  • Depresi pernafasan secara bersamaan dengan rasa pusing, vertigo, ataksia
  • Pandangan kabur atau yang sering dikenal dengan pengelihatan yang berbayang.

– fenobarbital, memiliki  aktivitas anti epilepsi, membatasi penyebaran lepasan kejang didalam otak dan meningkatkan ambang serangan epilepsi. Efek samping yang akan dialami oleh penderita ketika mengkonsumsi obat ini seperti :

  • Sedasi : pusing, mengantuk, ataksia.
  • Nistagmus, vertigo.
  • Agitasi dan kebingungan

Penderita akan mengalami kebingungan apabila penggunaan obat ini dengan berlebihan atau dosis yang berlebih atau tinggi.

– Asam valproik, atau yang sering dijuluki dengan asam dipropil asetat yang memiliki khasiat pada kejang absence piknoleptik, disamping itu senyawa ini digunakan juga pada serangan grand mal dan mioklonik. Asam valproat untuk penyakit epilepsi dan obatnya ini berguna untuk mengurangi perambatan lepasan listrik abnormal di dalam otak penderita. Asam valproat bisa  memperkuat kerja GABA  pada sinaps-sinaps inhibisi. Mekanisme kerjanya diperkirakan  berdasarkan hambatan enzim yang menguraikan GABA ( g-amino-butyric acid ) sehingga kadar neurotransmiter ini diotak meningkat. Efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat ini seperti :

  • Keluhan saluran cerna,
  • rambut rontok,
  • gangguan pembekuan darah dan
  • terutama kerusakan hati.

Kebanyakan pasien penderita penyakit epilepsi dan obatnya dapat dikontrol dengan salah satu obat yang sudah kita bahas bersama diatas. Pengobatan juga dapat menggunakan obat yang tradisional dan alami.

Pengobatan tradisional yang dapat digunakan seperti :

Resep 1. Penyakit epilepsi dan obatnya

Siapkan 60 gram daun lidah buaya yang sudah dikupas kulitnya. Kemudian cuci hingga bersih dan direbus dengan 600 cc air sehingga mendidih. Biarkan ramuan tetap mendidih dan airnya tersisa 300 cc. Air rebusan ramuan dapat anda berikan atau minumkan pada penderita selagi hangat. Berikan ramuan ini kepada penderita 2 kali sehari di pagi dan sore hari.

Resep 2. penyakit epilepsi dan obatnya

Siapkan 30 gram daun sambiloto, 30 gram daun meniran, 30 gram daun jinten, 7 lembar daun sambung nyawa, dan gula merah secukupnya. Cara pembuatan ramuan adalah dengan mencuci semua bahan yang sudah disediakan hingga bersih dan kemudian rebus dengan 600 cc air hingga mendidih. Biarkan tetap mendidih dan airnya tersisa 300 cc. setelah matang angkat ramuan dan disaring untuk memisahkan ampas dan airnya. Anda dapat meminumkan air ramuan ini kepada penderita penyakit epilepsi selagi hangat. Berikan ramuan ini pada penderita 2 kali sehari hingga penyakit epilepsi yang dialami membaik dengan tanda berkurangnya serangan yang dialami.

Resep 3. penyakit epilepsi dan obatnya

Siapkan 30 gram akar daun hia/baru cina, 15 gram jahe, dan gula merah secukupnya. Cuci bahan-bahan yang sudah anda sediakan hingga bersih dan campurkan menjadi satu termasuk gula merahnya. Rebus campuran bahan tersebut dengan 800 cc air hingga mendidih. Tunggu sampai air ramuan tersisa 400 cc, kemudian airnya diminumkan pada penderita penyakit epilepsi selagi hangat. Anda dapat memberikan ramuan ini sebanyak 2 kali sehari sama dengan penggunaan ramuan sebelumnya.

Anda dapat melakukan pengobatan yang mungkin membuat anda tertarik dengan resep dan nama obat yang ada. Semoga berhasil dan gejala penyakit epilepsi yang dialami dapat berkurang terima kasih

Penyakit Epilepsi Dan Obatnya

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )