Pengobatan Epilepsi

Para dokter memperkirakan bahwa gangguan susunan saraf pusat atau otak merupakan salah satu penyebab ayan atau epilepsy. Rasa gembira yang berlebihan, rasa sedih yang mendalam, gangguan sembelit dan minuman yang banyak mengandung alcohol ternyata bisa mempercepat serangan ayan.

Tanda khas epilepsi adalah kejang dan serangan kejang pada penderita epilepsi sering terjadi berulang-ulang kali. Situasi ini akan menyebabkan kondisi yang tidak terkontrol, pelepasan abnormal terjadi dengan cepat dan seseorang dikatakan menuju ke arah epilepsi, gerakan-gerakan fisik yang tak teratur disebut kejang. Akibat adanya distriknia muatan listrik pada bagian orak tertentu ini memberikan manifestasi pada serangan awal kejang sederhana sampai gerakan konvulsif memanjang dengan penurunan kesadaran, Keadaan ini dapat dihubungkan dengan kehilangan kesadaran, gerakan berlebihan, hilangnya tonus otot secara gerakan dan gangguan perilaku, alam perasaan, sensasi, dan persepsi. Sehingga epilepsi bukan penyakit tetapi suatu gejala.

Epilepsi termasuk gangguan saraf berat yang pada waktu serangan dimulai dengan kejang-kejang yang hebat, mata membelalak, pingsan untuk beberapa saat, kemudian sadar dengan pandangan yang kacau..

Untuk mengatasi penyakit epilepsi bisa dilakukan dengan kedua ibu jari secara kuat pada sebelah dalam dekat mata kaki kiri dan kanan selama 10 detik. Bila penderita belum sadar juga, lakukan pijat secara kuat otot tengah tulang beikat selama 10 detik sebanyak 10 kali. Begitu juga leher samping kiri dan kanan perlu dipijat selama 10 detik sebanyal 10 kali.
Untuk mengobati pennyakit ini, hal terpenting yang harus ditanamkan adalah jangan teralalu terburu-buru, karena semua hal butuh proses. Rutin dan patuh untuk minum obat pun menjadi salah satu point penting untuk menunjang kesembuhan. Kepatuhan penyandang epilepsi dalam mengonsumsi obat antiepilepsi sangatlah penting. Sebab ketidakpatuhan terhadap pengobatan ini malah jutsru membuat penyakit epilepsi makin parah.

Penggunaan dan pemilihan obat antiepilepsi ini haruslah berdasarkan pengawasan dokter. Terlebih lagi, apabila PE ingin melakukan penggantian obat dari obat paten menjadi obat substitusi ataupun sebaliknya. Salah satunya adalah AED (antiepilepsi drugs). Fungsi AED tidak menyembuhkan,namun indikasi obat ini untuk mencegah kejang. Dalam hal ini, peran dokter sangat penting guna menjabarkan detail risiko yang terjadi akibat penggantian obat tersebut.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *