Gejala Awal Penyakit Epilepsi

Kita perlu mengenal lebih dalam tentang penyakit epilepsi untuk melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Epilepsi atau ayan ditandai dengan kecenderungan mengalami kejang ayng berulang-ulang kali. Dibandingkan dengan gangguan lainnya yang menyerang otak, epilepsi termasuk ke dalam gelas gangguan secara langsung mempengaruhi kemampuan motorik tubuh secara sementara. Hal ini terjadi karena ketidakharmonisan sinyal dari neuron ke otak. Neuron dan sel saraf cluster bertanggungjawab untuk semua aksi yang dilakukan tubuh, apabila kedua saraf ini tidak berfungsi baik dapat mengganggu aktivitas dan kejang-kejang, dan dapat membuat penderitanya mengalami kehilangan kesadaran.

Epilepsi berpuncak daripada gangguan dalam bagian orak yang bisa berulang dalam bentung serangan sawan, menyebabkan penderitaan serius. Ia merupakan gangguan sistem urat saraf (neurologikal) tidak menentu yang serius yang paling kerap ditemui.
Secara mudahnya, epilepsi adalah salah satu gangguan dimana alirat isyarat elektrik di dalam otak menjadi keliru. Epilepsi dapat dilihat dalam bentuk sentakan (jerky), menggigil dan terkejang-kejang, bunyi kuat seperti berdengkur atau rebah ke tanah atau gabungan ketiga-tiganya.

Sebaiknya jika seseorang iyu diserang penyakit epilepsi seperti ini dan mengalami gejala kecil berulang-ulang, segarusnya segera kerumah sakit. Misalnya seseorang yang tiba-tiba berkelakuan aneh seperti berlari tanpa pakaian, kita tidak perlu menganggap dia gila. Appa yang perlu dilakukan bawa dia kerumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, gejala yang mungkin dialami penderita adalah berkelakuan pelik seperti menjerit-jerit tanpa sebab dan termenung. Kelakuan ini mungkin tidak disadari pasien dan keluarganya tetapi jika ia berlaku, tidak perlu menganggap ia gila.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Epilepsi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>