Penyakit Epilepsi

Penyakit Epilepsi – Penyakit epilepsi adalah penyakit yang dapat terjadi pada siapun walaupun dari garis keturunan tidak ada yang pernah mengalami epilepsi ini. Akan tetapi penyakit epilepsi tidak dapat menular ke orang lain karena penyakit ini hanya merupakan gangguan otak yang tidak dipicu oleh suatu kuman dan virus serta bakteri jahat.

Penyakit ini tidak seperti penyakit lain yang dapat disembuhkan dalam jangka waktu tertentu dengan sempurna dan dengan obat yang sempurna dengan bantuan obat alami untuk epilepsi. Nasib penderita penyakit epilepsi ini sangat bergantung pada persepsi penderita itu sendiri, orangtua atau keluarga dari penderita serta masyarakat sekitarnya dan dokter yang merawatnya. Oleh sebab itu seorang penderita penyakit epilepsi harus menjalani hidup yang sehat dan teratur, selalu memiliki padangan yang positif, adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan menanamkan pengertian yang kuat pada penderita epilepsi untuk menghargai diri sendiri serta menjalani sistem pengobatan yang baik yang sudah ditetapkan dokter yang merawat anda agar dapat hidup sukses dengan penyakit epilepsi yang diderita.

penyakit epilepsi

penyakit epilepsi

Gejala-gejala yang terjadi pada Penyakit Epilepsi adalah:

  • Gejala Kejang parsial simplik, yang dimulai dengan muatan listrik yang terjadi di bagian otak tertentu dan tetap terbatas di daerah tertentu. Penderita penyakit epilepsi akan mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung pada daerah otak anda yang terkena atau yang mengalami muatan listrik.
  • Gejala Kejang paersial kompleks, yaitu kejang yang dimulai dengan hilangnya kontak penderita dengan lingkungan yang ada disekitarnya selama 1 hingga 2 menitan. Penderita akan menjadi goyak atau tidak dapat berdiri tegak, menggerakkan lengan dan tungkainya dengan cara yang menurut anda aneh dan tanpa ada tujuan. Bagi Penderita epilepsi yang mengalami kejang ini juga akan mengeluarkan suara yang tidak memiliki arti serta tidak mampu untuk memahami apa yang dikatakan oleh orang lain, dengan kata lain penderita akan menolak pertolongan atau bentuan yang akan diberikan untuknya.
  • Gejala Kejang petit mal, gejala penyakit ayan epilepsi ini yang dimulai pada masa kanak-kanak. Biasanya kejang ini terjadi sebelum anak berusia 5 tahun. Bagi Penderita yang mengalami gejala ini hanya akan menatap, kelopak mata bergetar atau otot wajahnya berkedut-kedut selama 10-30 detik. Penderita tidak memberikan respon apapun terhadap orang disekitar namun penderita tidak akan terjatuh, baik pingsan ataupun tersentak-sentak.

Penyebab pada Penyakit Epilepsi dibawah ini diantaranya adalah :

  • Kurangnya/ rendahnya oksigen pada saat penderita tersebut dilahirkan.
  • Bagi penderita epilepsi di bagian kepala akan mengalami cedera dalam proses kelahiran.
  • Adanya penyakit lain seperti tumor otak.
  • Terjadinya kondisi genetik yang dapat mengakibatkan dampak seperti cedera otak, seperti tuberous sclerosis.
  • Terjadinya cedera di kepala saat anak-anak atau dewasa
  • Adanya infeksi seperti meningitis atau ensefalitis
  • Terjadinya penyakit lain seperti stroke atau jenis lain yang terjadi dari kerusakan otak.
  • Terjadinya kadar abnormal yang terdapat pada zat-zat di dalam tubuh seperti natrium atau gula darah.

Penyebab yang terjadi disaat kejang-kejang seperti :

  • Tidak meminum obat obat sesuai jadwal yang diberikan oleh dokter dan dosis yang sudah di tetapkan.
  • Meminum minuman keras seperti alkohol
  • Memakai narkoba seperti kokain atau penggunaan narkobba lainnya, seperti pil ekstasi.
  • Kurang nya tidur bagi si penderita sehingga terjadinya kejang-kejang.
  • Mengkonsumsi obat lain sehingga akan mengganggu kerja pada obat epilepsi tersebut.

Macam-macam Pengobatan Penyakit epilepsi diantara nya adalah :

  • Pengobatan penyakit epilepsi yang pertama adalah untuk mengatasi dan mengobati gejala penyakit ayan epilepsi ini sendiri diperlukan kerajinan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan teratur pada penderita. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol. Perbanyak makan buah dan sayur serta usahakan untuk selalu membuatnya merasa bahagia karena perasaan bahagia akan membuat kerja otak menjadi rilex dan ringan cara ini sangat efektif untuk proses penyembuhan epilepsi.
  • Pengobatan penyakit epilepsi yang kedua adalah untuk mengatasi gejala yang dapat timbul akibat penyakit ayan atau epilepsi ini anda juga dapat menggunakan obat ayan atau epilepsi yang herbal. Obat herbal tersebut berasal dari alam yang mudah untuk anda dapatkan yaitu dengan daun pegagan.Anda cukup menyiapkan beberapa lembar daun pegagan yang sudah dikeringkan, kemudian ditumbuk hingga halus. Ambil satu sendok makan daun pegagan yang sudah halus dan seduh dengan ¾ gelas air mendidih yang ditambahkan dengan 1 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata dan dan diamkan sebentar agar tidak terlalu panas. Anda dapat mengkonsumsi ramuan ini dalam keadaan hangat sebagai pengganti menum teh yang biasa anda lakukan. Mengkonsumsi ramuan daun pegagan ini dapat anda lakukan selama beberapa hari jika anda merasakan haus hingga gejala penyakit ayan epilepsi anda berkurang sedikit demi sedikit. Konsumsi obat ini seccara teratur.
Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Epilepsi

Tak jarang banyak orangtua yang frustasi begitu mengetahui anaknya mengidap penyakit epilepsi atau dalam istilah sehari-hari dikenal dengan penyakit ayan.

Bayangan kejang-kejang mendadak yang menakutkan dan masa depan suram langsung berkelebatan. Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf atau neuron yang bertugas mengkoordinasi semua aktivitas tubuh termasuk perasaan, penglihatan, berpikir dan menggerakkan otot.

Penyakit Epilepsi

Pada penderita epilepsi terkadang sinyal-sinyal sel saraf otak tidak beraktivitas sebagaimana mestinya. Hal ini terjadi karena berbagai unsur, antara lain diduga karena pernah terjadi trauma di kepala , adanya kerusakan pada otak dalam proses kelahiran, stroke dan tumor otak.

Hipocrates adalah orang pertama yang berhasil mengidentifikasi gejala epilepsi sebagai masalah pada otak. Seseorang dapat dinyatakan mederita epilepsi bila orang tersebut setidaknya telah mengalami kejang yang disebabkan alkohol dan tekanan darah yang sangat rendah.

Epilepsi atau ayan merupakan gangguan yang terjadi bila impuls eletrik teraganggu. Epilepsi atau ayan adalah sebuah penyakit yang bisa saja dialami oleh siapa saja, bahkan oleh orang yang tidak ada garis keturunan yang menurunkannya.

Epilepsi ini merupakan sebuah gangguan yang terjadi di sistem syaraf otak manusia yang disebabkan adanya aktifitas kelompok sel neuron yang terlalu berlebihan hingga akhirnya terjadi berbagai reaksi ada diri orang yang menderitanya.

Epilepsi sebenarnya terjadi karena lepasnya muatan listrik yang berlebihan dan mendadak pada otak sehingga penerimaan serta pengiriman impuls dari otak ke bagian-bagian lain dalam tubuh terganggu.

Seseorang dinyatakan menderita epilepsi jika orang tersebut mengalami kejang yang bukan karena alkohol dan tekanan darah yang sangat rendah.

Beberapa hal yang bisa menyebabkan epilepsi atau faktor predisisposisi penyakit epilepsi adalah :

  1. Asfiksia neonatorum
  2. Riwayat demam tinggi
  3. Riwayat ibu-ibu yang mempunyai faktor resiko tinggi (tenaga kerja, wanita dengan latar belakang susah melahirkan, penggunaan obat-obatan, dianetes, atau hipertensi)
  4. Pascatrauma kelahiran
  5. Riwayat bayi dari ibu yang menggunakan obat antikonvulsan yang digunakan sepanjang kehamilan.
  6. Riwayat intooksidasi obat-obatan atau alkohol
  7.  Adanya riwayat penyakit pada masa kanak-kanak (campak, penyakit gondongan, epilepsi bakteri).
  8. Riwayat gangguan metabolisme dan nutrisi atau gizi.
  9. Riwayat keturunan epilepsi.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab kegagalan dalam pengobatan penyakit epilepsi  ini adalah ketidakaturan minum obat baik karena malasatau merasa sudah sembuh, penghentian obat karena penyakit yang lain, serta cara hidup yang tidak teratur atau rahus bekerja keras. Bila setelah 3 tahun tidak ada serangan dan pemakaian obat dengan dosis minimal maka obat dapat dihentikan. Pada orang dewasa sebelum serangan kadang ada tanda-tandanya seperti pusing, sakit kepala, mudah marah atau sersinggung, bersikap murung.

Untuk mendiagnosis epilepsi di dasarkan pada :

1. Sejar medih pasien, termasuk riwayat kejang anggota keluarga, kondisi medis yang terkain dengan serangan yang dialami penderita dan pengobatan saat ini. Masukan informasi dari orang-orang yang telah menyaksikan kejang pada pasien, terutama jika pasien mengalami kehilangan kesadaran justru akan lebih membantu dokter untuk mendiagnosis penyakit epilepsi yang ada di tubuhnya. Beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh dokter kepada pasien adalah :

  • Pada umur berapa penderita mulai mengalami kejang?
  • Apa keadaan di sekeliling Anda ketika kejang pertama?
  • Faktor-faktor apa saja yang tampaknya menyebabkan kejang?
  • Apa yang Anda rasakan sebelum, selama, dan setelah kejang?
  • Berapa lama terjadinya kejang?
  • Apakah Anda pernah menjalani perawatan epilepsi sebelumnya?
  • Apa obat yang diresepkan dan berapa dosisnya?
  • Apakah pengobatannya efektif?

2. Tes yang akan dilakukan untuk penyakit epilepsi meliputi :

  • Pemeriksaan fisik dan neurologis lengkap pada kekuatan otot, refleks, penglihatan, pendengaran, dan kemampuan untuk mendeteksi berbagai sensasi
  • TesElectroencephalogram (EEG) yang mengukur impuls listrik di otak *
  • Studi pencitraan otak, seperti yang disediakan olehMagnetic Resonance Imaging (MRI)
  • Tes darah untuk mengukur jumlah sel darah merah dan putih, gula darah, kalsium darah, dan kadar elektrolit, dan untuk mengevaluasi fungsi hati dan ginjal. Tes darah membantu menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit lain.
  • Tes lain, dilakukan sesuai kebutuhan, termasuk spektroskopi resonansi magnetik (MRS), tomografi emisi positron (PET) dan perhitungan tomografi emisi foton tunggal (SPECT)

 Pengobatan Penyakit Epilepsi

Banyak jenis pengobatan yang dapat anda lakukan untuk mengurangi gejala epilepsi yang ada pada diri anda. Seperti misalnya :

Resep 1.

Bahan-bahan yang perlu anda sediakan adalah siapkan 1/3 genggam daun kaki kuda, ¼ genggam daun seruni putih, 1/5 genggam daun poko, ¼ daun sembung manis, ¼ genggam daun jintan, 2 jari kulit kina, 3 jari gula enau serta air sebanyak lima gelas.

Cara membuat ramuan : semua bahan-bahan kecuali gula enau, terlebih dahulu dicuci sampai bersih dan dipotong-potong. Setelah itu, semua bahan tersebut direbus hingga mendidih dan biarkan hingga airnya menjadi setengahnya. Setelah matang, angkat, lalu diamkan sampai dingin. Saring rebusan dan konsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

Resep 2. 

Bahan-bahan yang harus anda sediakan adalah daun lidah buaya sebanyak 60 gram serta air kira – kira 600 cc.

Cara membuat ramuan yaitu : daun lidah buaya terlebih dahulu dikupas kulitnya. Lalu lidah buaya tersebut dicuci hingga bersih. Setelah itu, direbus dengan air, sampai mendidih. biarkan hingga airnya menjadi setengahnya. Sebaiknya air rebusan dikonsumsi dalam keadaan masih hangat. Diminum sehari dua kali.

Penyakit Epilepsi

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Epilepsi Pada Anak

Epilepsi Pada Anak – Dalam melakukan pengobatannya, kalian bisa menggunakan bahan alami atau dengan memakai obat epilepsi dari dokter. Namun jika boleh di sarankan sebaiknya meminum olahan dari daun mint. Cara mengolah daun mint ini sangat gampang dan mudah sekali. pertama tama yang harus di lakukan adalah dengan merebusnya yang sudah di cuci. Tunggu hingga matang dan minum ramuan daun mint ini dengan tiap hari, agar penyakit epilepsi yang terjadi dapat cepat sembuh. cara menjauhkan atau menghindarkan penyakit epilepsi dapat kita lakukan dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Selain itu juga tidak boleh meminum yang beralkohol dan berkafein.

Penyakit Epilepsi Pada Anak

Penyakit Epilepsi Pada Anak

Penyebab epilepsi akan terjadi bila di picu oleh adanya penyakit stroke, jantung, demensia, autis, down syndrome, trauma di kepala, genetik, cedera sebelum melahirkan dan infeksi pada otak. Penyakit epilepsi ini cenderung lebih menyerang pada laki laki. penyakit epilepsi ini memiliki tanda tanda atau gejala atau ciri cirinya jika mengalami epilepsi. Gejalanya akan di jelaskan pada penjabaran yang tertera di bagian bawah paragraf. penyakit epilepsi adalah penyakit yang menyerang sel sel neuron dan akan memicukan terjadinya kejang kejang, penyakit ini akan membuat kondisi tubuh semakin berbahaya bila tidak di atasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Epilepsi Pada Anak

Berikut adalah mengenai tanda tanda penyakit epilepsi setelah  membahas arti, penyebab dan pencegahan dari penyakit epilepsi.

  1. Pandangan mata kosong : pandangan akan terjadi kosong apabila gejala atau penyakit epilepsi pada anak anak dan orang dewasa. dan pandangan kosong jangan di biarkan terlalu lama, yang tandanya harus di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat. inilah yang di alami pada pada penyakit epilepsi atau ayan. Dan bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada beberapa tanda tanda lainnya.
  2. Gemetar pada tubuh : rasa gemetar atau tubuh mengalami gemetar tanpa di gerakan masalah yang semua orang bisa mengalaminya. Bukan hanya gemetar saja yang dapat terjadi, tapi rasa kaku pun akan di alaminya. tapi ada penyakit yang di awali dengan kegemetaran ini, yaitu penyakit epilepsi pada anak anak.
  3. Kandung kemih yang hilang kontrol : kandung kemih yang tak terkontrol itu mengkhawatirkan sekali. dan segeralah untuk memeriksakan pada dokter yang ahli dalam bidang tersebut, agar di lakukan penanganan yang tepat dan cepat. dan ciri ciri penyakit epilepsi pada anak dan orang dewasa adalah kandung kemih yang tidak kontrol.
  4. Nyeri pada bagian otot : otot yang mengalami rasa nyeri ini sering kali, akan menghambat aktivitas atau kegiatan yang selama ini di jalani. Dan pengobatan yang dapat di lakukan untuk masalah seperti ini bisa dengan cara pengurutan dengan menggunakan minyak yang di khususkan untuk urut atau pijat. Ada beberapa penyakit yang di awali dengan nyeri di bagian otot, yaitu tanda tanda penyakit epilepsi pada anak. Bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada sebagian gejala lainnya. Dari mulai anak anak hingga orang dewasa bisa mengalaminya yang tidak ada batasan usia atau umur sekalipun.
  5. Kejang kejang : sudah pasti jika tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak ini akan mengalami kekejangan pada tubuh. dan kejang kejang adalah di mana tubuh mengalami pergerakan yang tidak terkontrol dengan tergeletak di lantai. Kejang kejang ini bukan termasuk penyakit yang cukup serius yang harus di obati atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.
  6. Kesadaran akan menghilang : pingsan atau sebut saja dengan kehilangan kesadaran semua orang bisa di alaminya. dan biasanya orang pingsan ini terjadi dengan cara tiba tiba. Tapi, jika penyakit Epilepsi Pada Anak adalah mengalami pingsan yang sebentar dan nantinya akan sadar dengan cara sendirinya.
  7. Bingung temporer : biasanya orang yang mengalami bingung ini, pada penderita penyakit alzheimer atau pikun. Tapi pada penyakit Epilepsi Pada Anak juga bisa mengalami hal seperti ini.
  8. Sulit bernafas : nafas yang susah sering disebut dengan sesak nafas. dan ada jenis penyakit yang bisa mengalami sesak nafas, seperti penyakit paru paru, jantung dan bronkitis. Pengobatan yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan alat nafas bantuan, yang bisa kalian dapatkan di apotek terdekat. alat ini bernama inhaler. Cara menggunakan alat ini bisa dengan menghirupnya yang di masukkan kedalam mulut atau di hirup. Alat ini harus di bawa kemana mana. bagi yang mengalami sesak nafas biasanya juga di akibatkan oleh faktor keturunan. sesak nafas ini dapat di jadikan sebagai tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak.
  9. Muka yang membiru : wajah mengalami biru seperti memar. Dan tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak adalah mengalami pembiruan pada wajah. semua orang bisa mengalaminya, terutama pada penderita epilepsi. Dan bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada beberapa gejala lainnya yang akan dijelaskan pada paragraf berikutnya.
  10. Busa akan keluar melalui mulutnya : jika pada anak anak dan orang dewasa mengeluarkan busa dari mulut itu mempertandakan bahwa tubuhnya sedang bermasalah dan harus di lakukan tindakan atau penanganannya yang tepat, karena jika tidak kematian akan menghampirinya. Dan sering juga kejadian ini disebut dengan tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak. Tapi jika terjadi pada balita itu di anggap gumoh.

Epilepsi Pada Anak

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , | Leave a comment

Tanda Tanda Awal Penyakit Epilepsi

Tanda tanda awal penyakit epilepsi – epilepsi ini terjadi pada bagian tubuh kita yang mengalami kekejangan seperti orang step pada anak anak, karena sistem saraf yang dikepala mulai rusak dan tidak berfungsi dengan normal. apabila sudah mengalami seperti ini, bisa langsung segera dilakukan penyembuhan, karena nantinya akan bisa mengancam jiwa kalian. dari sekian banyak obat yang dapat digunakan adalah daun pegagan. obat ini paling aman dan mujarab, bila dipakai untuk penyembuhan epilepsi. anak anak dapat juga mengalami penyakit ini, yang biasanya juga bisa disebabkan oleh dari anggota keluarganya, atau disebut juga dengan faktor gen atau keturunan.

EPILEPSI-KEJANG

Banyak gejala atau tanda tanda tentang epilepsi atau ayan, yang sangat banyak. selain gejala, penyebab epilepsi adalah punya riwayat penyakit stroke dan jantung, pernah mengalami cedera pada bagian kepala, tumor otak yang sedang dialaminya, minuman beralkohol, obat obattan terlarang, tidak teratur dalam mengkonsumsi obat obattan, dan tidur atau istirahat yang kurang dilakukan. yang istirahat itu dilakukan dengan waktu 7 jam dalam perharinya. jika tidak menginginkan penyakit ini datang dan muncul di tubuh kalian, juga bisa dengan melakukan pencegahannya dengan menghindarkan penyebab terjadinya epilepsi. itu sangat gampang untuk dilakukan untuk orang yang ingin menjauhkan dari epilepsi atau ayan.

Tanda tanda awal penyakit epilepsi 

Mari kita bahas tentang tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. sampai kalian benar benar tahu, yang nantinya bisa kalian cegah atau atasi dengan cepat.

  • Tidak ada penyeba jika mendengar sesuatu dan merasakan

Pada awalnya jika kita mendengar sesuatu atau mengalami sesuatu yang tidak tahu penyebab nya, berarti kalian lagi sedang mengalami tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. yang sebenarnya jika mengalami hal seperti ini, kalian memiliki rasa halusinasi yang tinggi, yang ujung ujungnya akan mengalami kegilaan. makannya kalian harus bisa menjaga kondisi fisik dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami epilepsi. yang epilepsi ini dapat berbahaya dan bisa mengancam jiwa kalian.

  • Kepala yang pusing

Pada bagian kepala itu, bisa mengalami penyakit, amat luar biasa jika terjadi. seperti pusing kepala adalah penyakit yang terjadi pada bagaian kepala. yang tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. pusing kepala ini, bisa disebabkan dengan berbagai macam penyebab. kurangnya istirahat, telat makan, dan terlalu banyak pikiran. biasanya orang yang sering mengalami pusing kepala ini, bisa membuat semakin parah jika didiamkan begitu saja. yang bisa berujung dengan penyakit vertigo. penyakit vertigo ini, adalah penyakit yang dialami pada bagian kepala, yang sangat dahsyat.

  • Kepala menjadi sakit

Sama halnya dengan pusing kepala, sakit kepala pun juga bisa dijadikan tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. sakit kepala itu ada jenis jenisnya. ada sakit kepala sebelah kanan, kiri, depan, dan belakang. atau bisa juga disebut dengan migran. jenis gejala ini, mudah terjadi pada siapa saja, bagi yang sedang mengalami epilepsi. dan berwaspadalah terhadap penyakit ini, yang bisa menyerang kapan saja. yang penyebab nya juga bermacam macam.

  • Mata yang tampak terlihat kosong

Orang yang sedang mengalami epilepsi atau ayan sering kali mengalami tatapan mata yang kosong. hal ini sudah banyak yang terjadi ada penderita epilepsi. sebenarnya epilepsi ini sama saja dengan dengan orang yang sedang kesurupan atau kerasukan, yang ciri atau gejalanya pun sama. kalian harus bisa membedakannya dengan kedua hal tersebut. jangan pernah menganggap remeh tentang epilepsi atau ayan ini, karena jenis penyakit ini bisa membahayakan pada diri kalian, jika mengalami hal seperti ini. selain itu, kalian juga harus mengetahui penyebab, pencegahan, dan pengobatannya, agar dapat melakukan tindakan, yang memang seharusnya dilakukan. yang pernyataan pada tertera diatas, termasuk dari tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan.

  • Step atau kejang

Semua orang penderita epilepsi, akan mengalami kekejangan pada tubuh, jika sedang kambuh. dan itu tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. dari mulai anak anak sampai orang dewasa pun, juga dapat mengalaminya dengan hal yang sama. makannya kalian harus bisa menjaga kesehatan tubuh, supaya penyakit ini, tidak mudah terjadi pada diri Anda. yang penyakit ini dapat berbahaya, jika penanganan telat untuk dilakukan. jika diantara kalian yang sedang mengalami epilepsi atau ayan, buru buru lah dalam mengambil tindakan, yang kita tidak tahi kedepannya akan terjadi hal seperti apa.

  • Terjadi kedutan

Kedutan ini bisa terjadi dimana mana, bahkan diseluruh tubuh juga bisa mengalami hal seperti ini. tetapi yang paling banyak adalah dengan mengalami kedutan pada bagian mata.jika sudah mengalami kondisi ini, dapat di masukkan pada bagian tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. dalam mengalami penyakit apa saja, pasti akan mempunyai gejala yang  bisa disebabkan oleh beberapa hal. namun, kalian juga harus bisa menjauhkan penyebab yang bisa mengakibatkan penyakit ini datang dan muncul. seperti minum yang mengandung alkohol, dan mengkonsumsi narkoba. jenis penyebab ini, harus dijauhkan dari diri kalian, yang nantinya juga bisa merusak pada tubuh kalian, terutama pada bagian organ dalam. yang nantinya bisa merusak pada bagian organ dalam tubuh, sehingga tidak bekerja lagi dengan baik.

Tanda Tanda Awal Penyakit Epilepsi

Posted in Penyakit epilepsi | Leave a comment

Penyakit Epilepsi Menular

Penyakit Epilepsi Menular – Pada penyakit epilepsi yang dikenal dengan penyakit ayan bukan lah penyakit epilepsi menular. Epilepsi bisa diobati dan dikendalikan dengan obat anti epilepsi. Air liur yang dikeluarkan penderita epilepsi tak  akan menularkan penyakitnya.

ayann

Penyakit Epilepsi Menular

Para medis menyatakan bahwa penyakit epilepsi bukanlah penyakit yang menular. Mungkin karena gejala klasik yang diperhatikan para penderitanya sehingga membuat seseorang enggan untuk menolong penderita epilepsi yang mengeluarkan air liur. Bahkan sebagian masyarakat menganggap bahwa penyakit ayan atau disebut dengan epilepsi ini termasuk penyakit orang gila dan tidak dpat disembuhkan. Maka secara otomatis  seseorang yang menderita ayan akan diajuhi dari pergaulan. Padahal tersebut salah, yang pasalnya ayan atau epilepsi dapat di kategorikan sembuh. Seseorang dengann penyakit ayan tidak boleh di jauhi karena dia membutuhkan perhatian dan pertolongan kalau sewaktu-waktu akan kambuh.

Fakta menunjukkan bahwa seseorang dengan epilepsi pun akan mampu hidup  normal dan menjalani aktivitas harinya tanpa harus terbebani penyakit tersebut. Banyak pula orang tua yang merasakan frustasi jika mengetahui anak pengidap epilepsi. Bayangan anak tersebut akan terus kambuh sewaktu-waktu dengan kejang-kejang akan berkelebat.

Penyebab Penyakit Ayan

  1. Trauma pada kepala

Epilepsi adalah gangguan yang terjadi pada syaraf, Sedangkan kita tahu bahwa kerja syaraf diatur oleh otak kita. Cedera pada kepala yang disebabkan benturan atau pun jatuh akan menyebabkan fungsi otak akan terganggu dalam mengatur sel-sel syaraf kita. Akibatnya, akan terjadi konslet mendadak pada syaraf kita bersumber dari bagian otak kita yang cedera. Selain itu, kecelakaan juga bisa menjadi penyebab kematian mendadak.

  1. Penyakit medis

Organ otak memanglah sangat penting dalam mengatur seluruh sistem syaraf tubuh kita. Selain disebabkan oleh benturan, kerusakan fungsi otak juga bisa disebabkan oleh penyakit yang bisa disebabkan oleh virus dan tumor. Kerusakan otak yang disebabkan karena serangan stroke dan jantung dapat juga menyebabkan epilepsi.

  1. Demensia

Kerusakan otak lainnya bukan dikarenakan masalah eksternal seperti adanya benturan maupun virus penyakit, melainkan karena penyakit internal yang disebabkan faktor usia sendiri seperti demensia. Penyakit ini juga penyebab epilepsi pada orang yang berusia lanjut.

  1. Cedera sebelum melahirkan

Perlu kita ketahui bahwa bayi pada kandungan juga rentan terkena epilepsi. Disebabkan karena kurangnya kebutuhan nutrisi dan kekurangan oksigen dalam kandungan. Inilah yang menyebabkan kelumpuhan otak pada anak.

  1. Perkembangan penyakit lain

Penyakit-penyakit lainnya juga bisa mempengaruhi perkembangan fungsi otak kita. Adanya penyakit lain yang diderita seperti Autis, Down Syndrome atau ADHD pada anak dapat meningkatkan resiko terkena penyakit epilepsi.

Tanda-tanda yang akan Munculnya Penyakit Epilepsi

Anda gejala kejang epilepsi atau pun penyakit ayan dapat kita kenali dari beberapa tanda-tanda berikut ini yaitu :

  • Kehilangan kesadaran baik sebagian maupun hilangnya kesadaran secara penuh.
  • Timbulnya gerakan menghentak yang tidak terkontrol pada tangan dan kaki penderita ketika terjadi serangan ayan.
  • Kebingungan yang temporer yang terjadi pasca serangan epilepsi.

Para penderita biasanya akan mengenali beberapa tanda akan datangnya serangan epilepsi pada dirinya. Beberapa tanda datangnya epilepsi pada penderita berbeda satu dengan yang lainnya.
Namun dari pengakuan didapatkan data yang menunjukkan bahwasannya tanda itu akan diawali dengan perut akan terasa sakit, jantung terasa berdebar-debar, sampai dengan mengalami apa yang dinamakan dengan dejavu. Tanda aura epilepsi ini umumnya medis menyebut akan timbul beberapa detik sebelum terjadinya kejang epilepsi.

Penyakit kelainan sistem saraf seperti halnya epilepsi ini tetap harus diwaspadai. Karena memang penyakit ini belum bisa disembuhkan secara total dan dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang yang cukup serius.

Faktor yang Menjadi Pencetus bagi Para Penderita Penyakit Epilepsi

Ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan munculnya serangan epilepsi pada penderita:

  • –Kurang tidur
  • –Stress emosional
  • –Kelelahan fisik
  • –Infeksi, biasanya disertai demam
  • –Suhu tinggi
  • –Alkohol
  • –Rangsang cahaya (berkedip-kedip,menyilaukan)
  • –Obat-obatan tertentu
  • –Perubahan hormonal, terutama pada wanita (menjelang, saat,dan setelah menstruasi)
  • –Rangsang suara (nada tinggi dan keras)

Pencegahan agar Penyakit Epilepsi tidak akan Kambuh :

  1. Tidak melakukan olahraga yang berlebihan. Para penderita tidak dianjurkan untuk berolahraga berat namun dianjurkan untuk tetap berolahraga agar tubuh bugar. Didalam gedung atau lapangan olahraga adalah tempat yang baik untuk penderita epilepsi, agar bisa mendapatkan pertolongan apabila sewaktu-waktu kambuh. Berolahraga di daerah terbuka seperti jalan raya maupun ketinggian merupakan pantangan bagi penderita epilepsi.
  2. Menghindari stimulasi cahaya yang berlebihan. Mengurangi stimulasi cahaya perlu dilakukan untuk penderita epilepsi yang mengalami fotosensitif. Dianjurkan untuk memakai kaccamata hitam agar bisa terhindar dari pantulan cahaya matahari. Cahaya lain yang perlu dihindarkan antara lain lampu diskotik, cahaya layar video game, dan pantulan televisi.
  3. Menghindari tekanan pikiran yang berlebihan. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kekambuhan kejang dibanding faktor lainnya adalah tekanan pikiran atau stress.
  4. Waspadai ketegangan akibat tekanan dalam peristiwa penting. Selian stress, yang berpengaruh untuk memicu kekambuhan epilepsi adalah ketegangan. Menjelang tes, deadline kerja, hingga ketegangan akibat siklus menstruasi merupakan contoh pemicu ketegangan bagi para penderita epilepsi.

Penyakit Epilepsi Menular

Posted in Penyakit epilepsi | Leave a comment

Cara Mengatasi Epilepsi

Cara Mengatasi Epilepsi – Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang kondisi nya akan menyebabkan kejang. Namun, kejan yang dialami oleh penderita epilepsi akan berbeda dengan kejang pada umum nya, karena penderita epilepsi akan kejang jika penyakit epilepsi kambuh. Penyakit epilepsi juga bagian dari penyakit bawaan lahir, sehingga di mulai pada usia dini penyakit epilepsi akan terjadi. Penyakit bisa terjadi dikarenakan oleh ada nya masalah atau pun gangguan pada salah satu bagian tubuh yang akan memberikan implus listrik kepada saraf yang untuk menggerakkan tubuh, sehingga bisa menyebabkan kejang kejang. Penyakit epilepsi pun bisa terjadi menyebabkan komplikasi gangguan kesehatan pada mental jika penyakit epilepsi sering kambuh.

penyakit epilepsi

penyakit epilepsi

Gejala Epilepsi

Gejala epilepsi hanya akan terjadi apabila penyakit epilepsi kambuh, sehingga jika penyakit epilepsi tidak kambuh maka gejala nya pun tidak akan terjadi, dan penderita nya pun sama hal nya seperti orang kebanyakan. Dan jika penyakit epilepsi kambuh maka ada beberapa gejala yang akan dialami dan di rasakan oleh penderita nya, dan berikut gejala dari penyakit epilepsi yang memungkinkan untuk terjadi :

  • Kaku otot
  • Mata terbuka
  • Sesak nafas
  • Tidak dapat mengendalikan tubuh
  • Berteriak
  • Kehilangan kesadaran

Penyebab Epilepsi

Penyakit epilepsi terjadi dikarenakan telah memiliki kelainan di saat baru dilahirkan sehingga penyakit epilepsi tidak dapat di hindari, namun penyakit epilepsi juga bisa terjadi akibat benturan kepala yang mengakibatkan cedera sehingga akan menyebabkan masalah pada saraf di dalam otak. Penyakit epilepsi pun bisa kambuh, karena ada faktor yang dapat memicu nya. jika menderita penyakit epilepsi maka sebaik nya hindari pencahayaan ruangan yang terlalu berlebihan, karena epilepsi dapat kambuh jika cahaya yang begitu terang. Epilepsi pun bisa kambuh jika setelah menggunakan obat obatan terlarang atau pun setelah mengkonsumsi minum minuman yang memiliki kandungan alkohol bisa menyebabkan epilepsi kambuh.

Obat Epilepsi

Gangguan pada mental dan juga terjadi nya depresi  bisa terjadi oleh penderita penyakit epilepsi karena penyakit epilepsi kambuh, karena penyakit epilepsi di pandang kelainan yang banyak di takuti oleh banyak orang, sehingga bisa menyebabkan penderita nya terbebani memiliki penyakit epilepsi. Oleh sebab itu maka sebaik nya penyakit epilepsi di cegah dengan cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh, dan jika ingin mencegah penyakit epilepsi maka bisa dengan menggunakan obat epilepsi yang alami. obat penyakit epilepsi akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi pada saat kambuh atau pun untuk pencegahan nya, dan berikut bahan alami yang bisa di gunakan untuk membuat obat epilepsi :

Daun pegagan bisa di rebus beberapa lembar daun nya, dan hasil air rebusan nya dapat di minum sebagai cara mengatasi epilepsi. Jika ingin mencegah penyakit epilepsi dengan menggunakan daun pegagan, maka bisa mengkonsumsi nya setiap hari agar tidak menyebabkan penyakit epilepsi kambuh.

  • Air kelapa

Air kelapa pun dapat di gunakan untuk mencegah penyakit epilepsi, air kelapa akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi dengan baik jika air kelapa di minum dengan rutin. Air kelapa pun bisa mengatasi keracunan pada tubuh.

  • Buah buahan

Cara mengatasi epilepsi pun bisa dengan menggunakan buah buahan, buah buahan dapat di konsumsi dengan cara di jus, cara mengatasi epilepsi alami dengan jus buah sangat mudah untuk di lakukan agar penyakit epilepsi di cegah dengan baik.

  • Kumis kucing

Kadar gula darah bisa menyebabkan kambuh nya penyakit epilepsi, oleh sebab itu untuk mencegah nya pun bisa dengan menjaga kadar gula darah tetap normal. gunakan kumis kucing untuk cara mengatasi epilepsi agar penyakit epilepsi tidak kambuh dan menyebabkan kejang kejang.

  • Daun jinten

Daun jinten juga bahan alami sebagai cara mengatasi epilepsi dengan aman, oleh sebab itu daun jinten dapat di konsumsi.

Cara Mencegah Epilepsi

Selain mencegah penyakit epilepsi dengan menggunakan obat, untuk mencegah penyakit epilepsi pun bisa tanpa menggunakan obat. untuk mencegah penyakit epilepsi bisa sebagai berikut :

  • Menjaga Asupan makanan

Makanan bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh, oleh sebab itu jika ingin mencegah penyakit epilepsi bisa dengan menjaga asupan makanan. asupan makanan bisa di cegah dengan menghindari makanan yang memiliki kandungan garam yang terlalu berlebihan atau pun makanan yang memiliki kandungan kafein yang ada pada coklat hitam dan juga kopi.

  • Olahraga

Untuk mencegah penyakit epilepsi pun juga bisa dengan berolahraga. Olahraga akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi dan olahraga yang bisa di lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi pun sebaik tidak jenis olahraga yang terlalu berat, karena jika kelelahan bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh.

  • Jauhi rokok dan alkohol

Tekanan darah bisa tidak normal jika setelah menggunakan rokok atau pun setelah mengkonsumsi rokok. Selain itu pun juga bisa menyebabkan kambuh nya penyakit epilepsi, oleh sebab itu cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh bisa dengan menjauhi rokok dan juga alkohol.

  • Tidak stress

Cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh pun bisa dengan mengelola stress dengan baik, agar stress dapat terhindar dengan baik. karena akibat dari stress pun bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh. Oleh sebab itu cara mengatasi epilepsi dengan menghindari stress.

Cara Mengatasi Epilepsi

Posted in Penyakit epilepsi | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Epilepsi

Ciri Ciri Penyakir Epilepsi – Epilepsi merupakan penyakit yang mengganggu saraf atau bagian saraf yang berfungsi untuk mengatur tingkat gerak dan juga kesadaran pada otak manusia. karena sel saraf dapat bekerja dengan baik dan saling menghubungkan antar sel saraf satu ke sel saraf lain nya dengan di batu oleh arus listrik di dalam tubuh, sehingga jika bagian arus listrik yang berfungsi untuk menghubungkan seluruh nya mengalami gangguan dapat mengganggu kesadaran manusia dan fungsi gerak nya. kondisi tubuh pada penyakit epilepsi dapat dialami orang dewasa atau pun anak anak, karena penyakit epilepsi merupakan penyakit yang dapat di derita oleh siapapun. Jika penyakit epilepsi terjadi maka bisa menyebabkan gerak tubuh tidak terkontrol dengan baik atau kehilangan pada kesadaran.

penyakit epilepsi

penyakit epilepsi

Ciri Ciri Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi dapat terjadi dari muali kecil atau pada saar dewasa baru akan terjadi. Sehingga penyakit epilepsi merupakan penyakit yang tidak terduga datang nya. jika seorang mengalami penyakit epilepsi maka ada ciri ciri penyakit epilepsi yang akan muncul dan di rasakan pada penderita nya. ciri ciri penyakit epilepsi yang paling umum terjadi merupakan kejang.

Kejang pada saat ciri ciri penyakit epilepsi merupakan kondisi gerak tubuh secara berlebihan atau tidak terkontrol dengan baik. kejang akan terhenti dengan sendiri nya pada ciri ciri penyakit epilepsi, dan waktu lama nya kejang tidak dapat di prediksi dengan baik, karena setiap orang akan merasakan berbeda beda lama nya. sebelum datang nya kejang pada ciri ciri penyakit epilepsi maka penderita nya akan akan merasakan sesuatu hal yang hanya dapat diketahui oleh penderita penyakit epilepsi.

Pada saat kejang maka ada beberapa organ tubuh tertentu yang akan merasakan nya jika bagian saraf nya terganggu, namun jika kondisi nya parah maka kejang yang terjadi dapat di rasakan oleh seluruh anggota tubuh pada ciri ciri penyakit epilepsi. Selain anggota tubuh yang mengalami kejang, emosi pun juga dapat terserang pada ciri ciri penyakit epilepsi.

Sehingga jika pada saat ciri ciri penyakit epilepsi menyerang emosi maka secara tiba tiba penderita dapat merasakan cemas atau gembira tanpa alasan yang jelas. Sesak nafas juga bisa terjadi ketika ciri ciri penyakit epilepsi, sehingga kesulitan bernafas dengan baik. sesak nafas biasa nya hanya akan bertahan beberapa saat saja, dan akan kembali dengan normal. selain kejang, kaku pada otot tertentu sehingga tidak dapat di gerakan dengan baik juga bisa dialami pada saat ciri ciri penyakit epilepsi. Kondisi yang paling parah pada saat penyakit epilepsi kambuh, maka bisa menghilangkan kesadaran, setelah mengalami kejang pada seluruh organ tubuh.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyakit epilesi dapat di derita oleh siapapun, dan akan lebih mudah terjadi pada seseorang yang memiliki riwayat keluarga yang menderita epilepsi sebeblum nya. selain karena ada nya faktor genetik, penyebab dari penaykit epilepsi dapat terjadi dikarenakan oleh ada nya suatu penyakit di kepala atau otak. Karena penyakit epilepsi dapat terjadi akibat dari ada nya gangguan pada saraf penghubung di kepala, sehingga jika kepala mengalami masalah atau penyakit dapat menyebabkan penyakit epilepsi.

Jika pernah mengalami cedera otak yang cukup parah dan juga serius pada saat kecelakaan atau apapun, maka ada kemungkinan bagian saraf otak mengalami masalah hingga menyebabkan penyakit epilepsi. Atau jika tidak mengalami cedera kepala, terdapat tumor pada otak atau penyakit stroke juga bisa menyebabkan penyakit epilepsi untuk terjadi. Penyakit pada otak seperti peradangan otak hingga meningitis selain membahayakan nyawa juga dapat memicu untuk terjadi nya penyakit epilepsi.

Pengobatan Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi tidak dapat di sembuhkan secara permanen, namun gejala dari penyakit epilepsi dapat di cegah agar tidak terjadi, atau tidak kambuh kembali. untuk pengobatan penyakit epilepsi maka bisa di lakukan pemeriksaan pada kepala terlebih dahulu, agar penyebab utama dari penyakit epilepsi dapat di ketahui sehingga dapat di sembuhkan atau diatasi terlebih dahulu. Setelah itu biasa nya dokter akan memberikan obat obatan yang akan menurunkan atau mencegah penyakit epilepsi untuk kambuh kembali. pemberian obat juga di sesuaikan dengan penyebab terjadi nya epilepsi dan umur pasien yang mengalami epilepsi.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi dapat di cegah degan baik agar tidak terjadi atau gejala nya juga tidak akan kambuh. Jika ingin mencegah penyakit epilepsi maka bisa mencoba cara seperti di bawah ini :

Agar penyakit epilepsi tidak terjadi, maka cara yang dapat di lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi yaitu dengan menghindari stress. Stress akan memberikan tekanan pada otak dan juga dapat mengganggu saraf. Sehingga jika mengalami stress maka dapat memicu untuk terjadi nya stress.

  • Mengatur tekanan darah

Tekanan darah dapat di kontrol dengan baik, agar tetap stabil tidak terlalu rendah atau pun terlalu tinggi. karena jika tekanan darah tidak stabil maka dapat memicu untuk terjadi nya epilepsi yang akan menunjukan kejang kejang pada organ tubuh tertentu.

  • Menjaga asupan makanan

Makanan juga harus di jaga dengan baik pada penderita penyakit epilepsi,asupan makanan yang sehat yang tidak akan membuat tekanan darah meningkat atau terlalu rendah dapat di konsumsi. selain itu makanan yang memiliki kadar kolesterol tinggi sebaik nya tidak di konsumsi.

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab penyakit epilepsi – Penyebab penyakit epilepsi adalah penyakit yang disebakan oleh beberapa faktor dan juga bisa disebabkan oleh timbulnya beberapa gejala atau ciri ciri. Penyakit epilepsi adalah penyakit yang bisa disebut penyakit ayan, yang bisa memibulkan kekejangan pada tubuh atau badan. Salah satu dari gejala epilepsi ini adalah bisa menyebabkan kesadaran menjadi hilang dengan sepenuhnya. Dan ada juga beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul adalah faktor genetik atau faktor keturunan.

iuy

Biasanya bagi yang menderita penyakit ini, yang disebabkan oleh adanya faktor genetik ini, susah untuk sekali disembuhkan, karena faktor ini, bersifat turun menurun. Selain dengan penyebab penyakit epilepsi ini, ada juga cara mencegah dari penyakit ini dengan mudah, yaitu dengan cara menghindarkan atau mengurangi minuman yang mengandung alkohol di dalamnya. Karena hal ini bisa menyebabkan epilepsi ini terjadi. Kemudian ada juga cara mengobati penyakit ayan atau epilepsi ini dengan menggunakan tanaman tradisional.

Yaitu dengan menggunakan daun pegagan. Cara menggunakan daun pegagan untuk membuat ramuan yang di gunakan untuk menyembuhkan penyakit ayan atau epilepsi ini. Dan caranya adalah dengan cara direbus sampai matang atau mendidih,  yang sebelumnya daun pegagan tersebut, sudah dicuci sampai bersih. Dan pada saat merebus daun pegagan, tambahkan gula aren secukupnya. Setelah itu aduk saring dan minum air ramuan daun pegagan dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini dapat segera sembuh dengan cepat, yang pada umumnya, penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat. Dan ada juga beberapa penyebab penyakit epilepsi ini.

Penyebab penyakit epilepsi 

Selain dengan pernyataan yang  ada diatas, ada beberapa penyebab penyakit epilepsi yang bisa menimbulkan penyakit ini datang dan muncul. Dan penyebabnya adalah :

  • Bisa menyebabkan penyakit stroke

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit stroke yang menyerang pada tubuh atau badan Anda. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ayan atau epilepsi ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda dengan mudah, yang pada umumnya, penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Dapat menyebabkan otak menjadi rusak

Salah satu penyebab penyakit epilepsi ini adalah bisa menyebabkan otak menjadi rusak dan tidak berfungsi lagi. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini terjadi dan datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya, penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit meningitis

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit meningitis. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit tumor otak

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit tumor otak terjadi. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit dimensia

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit dimensia. Penyakit ini biasanya dialami pada usia yang sudah lanjut. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit kejang kejang

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebakan penyakit kejang kejang. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan mudah, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan cedera pada bagian kepala

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan cedera pada bagian kepala ketika masa pertumbuhan anak atau dewasa. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya, penyakit ini,  bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyeba Penyakit Epilepsi

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Epilepsi Pada Anak

Bahaya epilepsi pada anak salah satunya adalah dapat mempengaruhi otak anak. Epilepsi adalah sekelompok gangguan neurologis yang terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan ditandai dengan adanya serangan-serangan epileptik. Rasanya tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya mengalami sebuah gangguan ataupun penyakit, terlebih bila itu epilepsi yang merupakan penyakit kronis. Ada bermacam macam ketakutan yang merasuk di benak pada orang tua, apakah anaknya bisa tumbuh dan cerdas seperti anak normal lainnya atau justru sebaliknya?

Penyebab Penyakit Epilepsi

Epilepsi memang akan mempengaruhi otak anak, disebabkan karena otak yang sedang berkembang sangat rentan terhadap perubahan dari dalam atau luar tubuh. Pada anak, epilepsi dapat mempengaruhi fungsi kognitifnya yaitu kemampuan dalam belajar, menerima dan mengelola informasi dari lingkungan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Anak-anak penyandang epilepsi umumnya mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian (atensi) dan mengingat (memori). Gangguan kognitif ini dipengaruhi olehh usia saat terjadinya epilepsi, jenis serangan bagian otak yang terkena, stressor psikososial, dan pengobatan yang menggunakan lebih dari satu obat epilepsi yang menjadi salah satu dari Bahaya Epilepsi Pada Anak.

Bagian otak yang mengalami gangguan akan menentukan jenis gangguan kognitif yang dialami. Misalnya, jika bagian yang terkena adalah bagian kiri, umumnya akan memberikan gejala berupa gangguan berbahasa dan kemampuan verbal, kemampuan mengenal dan mengingat apa yang didengar, mengeja, membaca, berbicara, kemampuan berhitung dan kemampuan bidang matematika.

Sementara jika bagian yang terkena adlaah bagian kanan, gejala yang timbul berupa gangguan untuk mengenal dan mengingat kembali apa yang dilihat, menulis serta mengakibatkan koordinasi motorik yang buruk, sehingga tidak termapil dan sulit dalam membedakan antara kanan dan kiri.

Bahaya Epilepsi Pada Anak dapat di coba untuk diatasi oleh ahli saraf dengan program rehabiltasi kognitif yang berguna untuk menstimulasi fungsi kognitif. Misalnya melalui kegiatan fisik, latihan motorik halus, dan latihan otak dengan menggunakan program komputer. Anak juga dapat melatih memori dengan membuat album foto kenangan, buku harian dan sebagainya.

Gangguan yang dialami ibu pada masa kehamilan serta proses persalinan yang sulit bisa menyebabkan gangguan perkembangan otak dan timbulnya penyakit ayan atau epilepsi. Karena itu kejadian epilepsi pada anak-anak lebih tinggi. Namun dengan kepatuhan minum obat dan pola hidup yang sehat epilepsi bisa disembuhkan.

Kejang pada anak dapat disebabkan karena demam, infeksi di otak, gangguan metabolisme dan elektrolit, keracunan, kerusakan atau gangguan pertumbuhan otak, gangguan peredaran darah otak, penyakit epilepsi, dan tumor otak. Kejang yang berulang atau terus menerus dapat merusak otak sehingga kemungkinan anak tidak akan mencapai pertumbuhan yang optimal.

Anak tampak lethargis atau tidak sadar. Jika anak tampak terus-terusan mengantuk dan lemas ketika seharusnya dia bangun dan sadar atau apabila pandangannya kosong dan tidak begitu memperhatikan. Jika anak kejang. Kejang baru pertama kali, kejang yang tidak disertai demam, diserati demam tinggi, kejang salah satu bagian tubuh saja, kejang terus menerus (lebih dari 10 menit), setelah kejang anak lumpuh, atau setelah kejang anak tidak sadar.

Gejala Penyakit Epilepsi

Bahaya epilepsi pada anak anda ditandai dengan adanya serangan epileptik yang episodenya bisa bermacam-macam jenis, mulai dari serangan yang terjadi secara singkat dan hampit tidak terdeteksi oleh orang disekitar hingga guncangan yang kuat untuk episode yang lama. Dalam penyakit epilepsi baik yang diderita oleh anak-anak maupun pada orang dewasa gejala serangan yang terjadi cenderung berlangsung secara berulang dan tidak ada penyebab yang mendasari secara langsung dari gejala epilepsi yang ditimbulkan tersebut.

Gejala lain dari penyakit epilepsi ini adalah spikososial. Pada gejala ini penderita dapat memiliki efek samping yang merugikan pada kesejahteraan sosial dan psikologis dari seorang penderita yang mengalaminya. Efek ini juga bisa termasuk isolasi sosial, stigmatisasi atau juga ketidakmampuan seseorang. Efek tersebut dapat menyebabkan pencapaian pertasi belajar pada anak anda yang menjadi rendah dan kesempatan kerja yang lebih buruk. Hal tersebut dapat menjadi salah satu bahaya epilepsi pada anak.

Kesulitan belajar pada umumnya sering ditemukan pada penderita penyakit epilepsi dan terutama jika penderita epilepsi tersebut adalah anak-anak. Stigma yang terjadi pada epilepsi bisa juga menjadi pengaruh pada keluarga dari penderita epilepsi ini.Gangguan-gangguan tertentu akan muncul lebih sering dikalangan penderita epilepsi yang sebagian besarnya tergantung pada gejala epilepsi yang terjadi pada penderita. Gangguan yang terjadi pada penderita epilepsi baik pada anak-anak maupun pada orang dewasa bisa termasuk depresi, gangguan cemas, dan juga migrain.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Bahaya epilepsi pada anak anda dpaat dicegah walaupun terdapat dari banyak kasus yang tidak dapat dicegah. Usaha anda untuk mengurangi cedera kepala yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala pada anak anda saat proses kelahiran berlangsung, dan menekan adanya parasit dari lingkungan di sekitar kita seperti pita cacing yang dapat memberikan hasil yang positif. Langkah yang dapat dilakykan di salah satu wilayah di amerika tengah untuk menurunkan tingkat terjadinya infeksi pita cacing ini telah berhasil pula menurunkan kasus baru dari penyakit epilepsi hingga 50% dan dapat pula mengurangi bahaya epilepsi pada anak-anak.

Bahaya Epilepsi Pada Anak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Anti Epilepsi

Pengobatan Anti Epilepsi dapat digunakan karena penyakit epilepsi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan dalam waktu yang lama. Obat Anti Epilepsi (OAE) dikonsumsi untuk menekan aktifitas listrik yang berlebihan penyebab epilepsi. Kesembuhan penyandang epilepsi sangat ditentukan oleh pemilihan obat yang tepat dan adekuat, khususnya pada anak-anak guna menghindari risiko gangguan pada tumbuh kembangnya seperti penurunan konsentrasi anak.

Pengobatan Anti Epilepsi

Pengobatan Anti Epilepsi

Kepatuhan seorang penderita dalam mengonsumsi obat juga sangat penting. Hal ini berguna untuk mengontrol serangan epilepsi yang dialaminya. Serangan kejang yang sering terjasi berulang akibat kepatuhan minum obat akan menyebabkan jaringan otak yang tidak rusak menjadi rusak sehingga terapi jadi makin sulit untuk untuk dilakukan, bahkan bisa timbul risiko yang lebih bahaya. Untuk itu perlu ada disiplin minum obat.

 

Diagnosis Penyakit Epilepsi

Untuk penderita yang akan melakukan diagnosis epilepsi ini dapat dilakukan berdasarkan deskripsi kejang dan peristiwa kejang. Elektroensefalogram dan neuroimaging atau pencitraan sel syaraf biasanya juga menjadi bagian dari pemeriksaan medis.

Pemeriksaan elektroensefalogram dapat membantu anda untuk memberikan gambaran aktifitas otak yang menunjukkan peningkatan resiko terjadinya serangan epilepsi. Pemeriksaan dengan cara ini direkomendasikan hanya pada mereka yang menunjukkan kejang epileptik sebagai gejala dari penyakit epilepsi yang dideritanya.

Untuk mendiagnosis penyakit epilepsi menggunakan pemeriksaan EEG ini dapat membantu anda untuk membedakan jenis gejala kejang atau sindrom yang ada pada diri penderita saat itu. Sedangkan pada anak-anak pemeriksaan dengan cara ini diperukan setelah anak mengalami kejadian kejang kedua. Pemeriksaan EEG ini akan lebih membantu anda apabila dilakukan saat penderita tertidur atau kurang tidur. Dari diagnosis yang dilakukan dokter baru dapat menentukan obat anti epilepsi yang akan diberikan untuk pengobatan ayan atau epilepsi.

Pengobatan Anti Epilepsi

Pemberian Obat Anti Epilepsi dilakukan setelah diagnosis epilepsi berhasil ditegakkan. Lalu terdapat minimum dua bangkitan dalam satu tahun. Penting juga untuk memastikan bahwa penyandang dan atau keluarganya sudah menerima penjelasan tentang tujuan pengobatan dan kemungkinan efek samping yang timbul dari Obat Anti Epilepsi.

Penggunaan dan pemilihan pengobatan anti epilepsi ini harus berdasarkan pengawasan dokter. Pemilihan obat anti epilepsi sendiri tidak sama pada masing-masing orang. karena pemilihan didasarkan pada jensi kejang atau bangkitan epilepsinya, frekuensi kejang, penyebab kejang, serta efek sampingnya.

Kebanyakan epilepsi dapat dikendalikan dengan satu macam obat. Pengobatan Anti Epilepsi ini pertama yang digunakan antara lain :

fenitoindengan dosis awal dari penggunaan obat ini adalah 5 mg/kg/hari dan dengan dosis pemeliharaan 20 mg/kg/hari yang berikan setiap 6 jam sekali. Efek samping dari pengobatan anti epilepsi feniton ini seperti lemah, kelelahan, gangguan pengelihatan, dan mengantuk.

Jenis pengobatan anti epilepsi lainnya yang dapat digunakan adalah karbamazepin,asam valproat.Obat dari golongan baru seperti gabapentin, pregabalin, vigabatrin, umumnya lebih dapat ditoleransi tubuh dibanding dengan obat anti epilepsi.

Obat anti epilepsi yang dikonsumsi berguna untuk mengontrol serangan. Obat anti epilepsi sudah diminum secara teratur, tapi kenapa kejang masih juga datang? Jika frekuensi kejang tidak juga berkurang, maka kemungkinan ada beberapa hal yang mencetuskannya.

1. Dosis obat yang kurang tepat atau kurang adekuat untuk mencegah kejang datang kembali.

2. Waktu pemberian dan pengenalan obat yang kurang pas. Misalnya dosis dinaikkan terlalu cepat

3. Kurangnya pengelolaan terhadap faktor-faktor pencetus bangkitan, seperti kurang tidur, stress, konsumsi alkohol, dan obat-obatan tertentu.

4. Obat yang tidak stabil, jika salah cara penyimpanannya dapat menyebabkan berkurangnya efektivitas obat. Oleh karena itu, obat sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan jauhkan dari panas.

5. Pasein lupa atau sengaja tidak meminum obat. 40% pasien yang mengalami gejala toksik atau efek samping obat anti epilepsi menghentikan penggunaan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

6. Pasien bukan menderita epilepsi, melainkan kejang non epilepsi, misalnya pada gangguan psikiatrik panik atau gangguan kepribadian.

7. Pasien tidak patuh atau menghentikan pengobatan secara sepihak. Penyebabnya beragam, dari mulai bosan, mual akibat efek samping obat hingga tidak kuat secara biaya.

Obat Anti Epilepsi generasi baru memang lebih mahal, namun lebih aman dengan efek samping dan interaksi obat lain lebih kecil. Bila biaya menjadi persoalan, baiknya bicarakan secara intens dengan dokter untuk dicarikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada. Hindari mengganti obat tanpa petunjuk dokter.

Gejala Epilepsi

Gejala atau tanda dari penyakit ayan atau epilepsi apabila penyakit ini akan kambuh adalah penderita biasanya akan merasa pusing, mengalami pandangan yang berkunang-kunang, alat penderngaran yang mendadak kurang sempurna. Gajala lainnya yang akan dirasakan oleh penderita penyakit epilepsi adalah keluar keringat yang berlebih dan mulut penderita mulai mengeluarkan busa. Sesaat kemudian penderita akan jatuh pingsan yang diiringi dengan jeritan.

Semuat urat-urat pada tubuh penderita akan mengejang, dengan lengan dan tungkai manjulur kaku, tangan menggenggam dengan eratacapkali lidah penderita akan luka akibat tergigit karena rahang tertutup dengan rapat yang mengakibatkan penderita dulit untuk bernafas dan muka merah atau kebiru-biruan. Selama penderita mengalami gejala epilepsi mata akan tertutup dan akhirnya akan tertidur pulas hingga 45 menit. Setelah sadar berikan pengobatan anti epilepsi yang sudah diresepkan dokter untuk penderita.

Pengobatan Anti Epilepsi

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment