Obat Epilepsi

Kapsul Herbal Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

epilepsisp

Herbal Alami, Aman Dikonsumsi dan Ijin Edar Produksi 503/4683/2

Seputar Penyakit Epilepsi dan Pengobatannya

Epilepsi atau ayan dikenal sebagai salah satu penyakit tertua di dunia (2000 tahun SM) dan menempati urutan kedua dari penyakit saraf setelah gangguan peredaran darah otak. Dengan terapi yang baik maka penderita dapat dibebaskan dari penyakit ini.

Walaupun penyakit epilepsi telah lama dikenal masyarakat, tetapi pengertian mengenai penyakit ini masih sangat kurang, bahkan terkadang salah, sehingga penyakit ini sering digolongkan sebagai penyakit gila, kutukan, atau turunan. Akibatnya, penderita tidak diobati atau bahkan disembunyikan.

Epilepsi sendiri merupakan bangkitan epileptik, yaitu manifestasi gangguan otak dengan berbagai gejala klinis. epilepsi disebabkan oleh lepasnya neuron-neuron otak secara berlebihan dan berkala tetapi reversibel dengan berbagai etiologi.

epilepsisp1 epilepsisp2

Ayan atau epilepsi adalah penyakit saraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak berulang-ulang. Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf yang bertugas mengkoordinasikan semua aktivitas tubuh. Namun pada penderita ayan atau epilepsi kadangkala tidak berakivitas sebagaimana mestinya. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor seperti trauma kepala, tumor otak, dsb.

Penyebab epilepsi dibagi menjadi 2 golongan, yaitu :

1. Epilepsi idiopatik, penyebabnya tidak diketahui, meliputi 50 % penderita epilepsi anak. Awitan biasanya pada usia lebih dari 3 tahun.

2. Epilepsi simtomatik, penyebabnya sangat bervariasi, bergantung pada usia awitan.

Gejala dari serangan epilepsi yang sering terjadi antara lain :

1. Kejang dapat berupa kejang setempat (fokal) atau pada seluruh tubuh.

2. Gangguan aktivitas, gerakan abnormal, atau gerakan yang aneh, misalnya sering jatuh tanpa sebab, senang memukul, mendadak diam atau mulut berkomat-kamit dan lidah berkecap-kecap.

3. Gangguan atau geraan abnormal pada mata

4. Nyeri

5. Gangguan berbicara

6. Halusinasi

7. Melakukan sesuatu dengan spontan

Solusi mengatasi dan menyembuhkan epilepsi

Dengan mempelajari arti dan gejala dari epilepsi secara dini. Epilepsi sebenarnya dapat diatasi dan ditangani sedini mungkin dengan Kapsul Herbal epilepsi yang merupakan ramuan herbal alami yang membantu mengatasi penyakit epilepsi dan memperbaiki sel-sel saraf yang rusak.

epilepsisp3

Kapsul Herbal Epilepsi ini diracik dari tetumbuhan alami berupa pegagan, meniran, daun jintan, dan daun mint. Kesemua bahan tersebut dipercaya dapat membantu mengatasi penyakti epilepsi beserta gejalanya.

Tiap Kapsul Obat Epilepsi ini mengandung bahan herbal alami dan aman dikonsumsi, diantaranya :

1. Centela asiatica (daun pegagan)
2. Phylantus urinaria folium (daun meniran)
3. Coleus amboinicus folium ( daun jintan)
4. Mentha arvensis (daun mint)

Secara empiris, kesemua bahan yang terkandung dalam tiap kapsul epilepsi ini bermanfaat untuk membantu mengatasi penyakit epilepsi dan memperbaiki sel-sel saraf yang rusak.

Aturan Minum Obat Epilepsi :

– Diminum 3 x 1-2 kapsul perhari

Obat Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Contoh SMS :
Pesan Obat Epilepsi, 3 Botol, Atika Saudah, Jl. Achmad Yani No. 50 Banjarbaru – Kalimantan Selatan 70713

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Obat Epilepsi ke Anda.

Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , | Comments Off on Obat Epilepsi

Epilepsi Pada Anak

Epilepsi Pada Anak – Dalam melakukan pengobatannya, kalian bisa menggunakan bahan alami atau dengan memakai obat epilepsi dari dokter. Namun jika boleh di sarankan sebaiknya meminum olahan dari daun mint. Cara mengolah daun mint ini sangat gampang dan mudah sekali. pertama tama yang harus di lakukan adalah dengan merebusnya yang sudah di cuci. Tunggu hingga matang dan minum ramuan daun mint ini dengan tiap hari, agar penyakit epilepsi yang terjadi dapat cepat sembuh. cara menjauhkan atau menghindarkan penyakit epilepsi dapat kita lakukan dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Selain itu juga tidak boleh meminum yang beralkohol dan berkafein.

Penyakit Epilepsi Pada Anak

Penyakit Epilepsi Pada Anak

Penyebab epilepsi akan terjadi bila di picu oleh adanya penyakit stroke, jantung, demensia, autis, down syndrome, trauma di kepala, genetik, cedera sebelum melahirkan dan infeksi pada otak. Penyakit epilepsi ini cenderung lebih menyerang pada laki laki. penyakit epilepsi ini memiliki tanda tanda atau gejala atau ciri cirinya jika mengalami epilepsi. Gejalanya akan di jelaskan pada penjabaran yang tertera di bagian bawah paragraf. penyakit epilepsi adalah penyakit yang menyerang sel sel neuron dan akan memicukan terjadinya kejang kejang, penyakit ini akan membuat kondisi tubuh semakin berbahaya bila tidak di atasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Epilepsi Pada Anak

Berikut adalah mengenai tanda tanda penyakit epilepsi setelah  membahas arti, penyebab dan pencegahan dari penyakit epilepsi.

  1. Pandangan mata kosong : pandangan akan terjadi kosong apabila gejala atau penyakit epilepsi pada anak anak dan orang dewasa. dan pandangan kosong jangan di biarkan terlalu lama, yang tandanya harus di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat. inilah yang di alami pada pada penyakit epilepsi atau ayan. Dan bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada beberapa tanda tanda lainnya.
  2. Gemetar pada tubuh : rasa gemetar atau tubuh mengalami gemetar tanpa di gerakan masalah yang semua orang bisa mengalaminya. Bukan hanya gemetar saja yang dapat terjadi, tapi rasa kaku pun akan di alaminya. tapi ada penyakit yang di awali dengan kegemetaran ini, yaitu penyakit epilepsi pada anak anak.
  3. Kandung kemih yang hilang kontrol : kandung kemih yang tak terkontrol itu mengkhawatirkan sekali. dan segeralah untuk memeriksakan pada dokter yang ahli dalam bidang tersebut, agar di lakukan penanganan yang tepat dan cepat. dan ciri ciri penyakit epilepsi pada anak dan orang dewasa adalah kandung kemih yang tidak kontrol.
  4. Nyeri pada bagian otot : otot yang mengalami rasa nyeri ini sering kali, akan menghambat aktivitas atau kegiatan yang selama ini di jalani. Dan pengobatan yang dapat di lakukan untuk masalah seperti ini bisa dengan cara pengurutan dengan menggunakan minyak yang di khususkan untuk urut atau pijat. Ada beberapa penyakit yang di awali dengan nyeri di bagian otot, yaitu tanda tanda penyakit epilepsi pada anak. Bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada sebagian gejala lainnya. Dari mulai anak anak hingga orang dewasa bisa mengalaminya yang tidak ada batasan usia atau umur sekalipun.
  5. Kejang kejang : sudah pasti jika tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak ini akan mengalami kekejangan pada tubuh. dan kejang kejang adalah di mana tubuh mengalami pergerakan yang tidak terkontrol dengan tergeletak di lantai. Kejang kejang ini bukan termasuk penyakit yang cukup serius yang harus di obati atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.
  6. Kesadaran akan menghilang : pingsan atau sebut saja dengan kehilangan kesadaran semua orang bisa di alaminya. dan biasanya orang pingsan ini terjadi dengan cara tiba tiba. Tapi, jika penyakit Epilepsi Pada Anak adalah mengalami pingsan yang sebentar dan nantinya akan sadar dengan cara sendirinya.
  7. Bingung temporer : biasanya orang yang mengalami bingung ini, pada penderita penyakit alzheimer atau pikun. Tapi pada penyakit Epilepsi Pada Anak juga bisa mengalami hal seperti ini.
  8. Sulit bernafas : nafas yang susah sering disebut dengan sesak nafas. dan ada jenis penyakit yang bisa mengalami sesak nafas, seperti penyakit paru paru, jantung dan bronkitis. Pengobatan yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan alat nafas bantuan, yang bisa kalian dapatkan di apotek terdekat. alat ini bernama inhaler. Cara menggunakan alat ini bisa dengan menghirupnya yang di masukkan kedalam mulut atau di hirup. Alat ini harus di bawa kemana mana. bagi yang mengalami sesak nafas biasanya juga di akibatkan oleh faktor keturunan. sesak nafas ini dapat di jadikan sebagai tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak.
  9. Muka yang membiru : wajah mengalami biru seperti memar. Dan tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak adalah mengalami pembiruan pada wajah. semua orang bisa mengalaminya, terutama pada penderita epilepsi. Dan bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi ada beberapa gejala lainnya yang akan dijelaskan pada paragraf berikutnya.
  10. Busa akan keluar melalui mulutnya : jika pada anak anak dan orang dewasa mengeluarkan busa dari mulut itu mempertandakan bahwa tubuhnya sedang bermasalah dan harus di lakukan tindakan atau penanganannya yang tepat, karena jika tidak kematian akan menghampirinya. Dan sering juga kejadian ini disebut dengan tanda tanda penyakit Epilepsi Pada Anak. Tapi jika terjadi pada balita itu di anggap gumoh.

Epilepsi Pada Anak

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , | Comments Off on Epilepsi Pada Anak

Tanda Tanda Awal Penyakit Epilepsi

Tanda tanda awal penyakit epilepsi – epilepsi ini terjadi pada bagian tubuh kita yang mengalami kekejangan seperti orang step pada anak anak, karena sistem saraf yang dikepala mulai rusak dan tidak berfungsi dengan normal. apabila sudah mengalami seperti ini, bisa langsung segera dilakukan penyembuhan, karena nantinya akan bisa mengancam jiwa kalian. dari sekian banyak obat yang dapat digunakan adalah daun pegagan. obat ini paling aman dan mujarab, bila dipakai untuk penyembuhan epilepsi. anak anak dapat juga mengalami penyakit ini, yang biasanya juga bisa disebabkan oleh dari anggota keluarganya, atau disebut juga dengan faktor gen atau keturunan.

EPILEPSI-KEJANG

Banyak gejala atau tanda tanda tentang epilepsi atau ayan, yang sangat banyak. selain gejala, penyebab epilepsi adalah punya riwayat penyakit stroke dan jantung, pernah mengalami cedera pada bagian kepala, tumor otak yang sedang dialaminya, minuman beralkohol, obat obattan terlarang, tidak teratur dalam mengkonsumsi obat obattan, dan tidur atau istirahat yang kurang dilakukan. yang istirahat itu dilakukan dengan waktu 7 jam dalam perharinya. jika tidak menginginkan penyakit ini datang dan muncul di tubuh kalian, juga bisa dengan melakukan pencegahannya dengan menghindarkan penyebab terjadinya epilepsi. itu sangat gampang untuk dilakukan untuk orang yang ingin menjauhkan dari epilepsi atau ayan.

Tanda tanda awal penyakit epilepsi 

Mari kita bahas tentang tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. sampai kalian benar benar tahu, yang nantinya bisa kalian cegah atau atasi dengan cepat.

  • Tidak ada penyeba jika mendengar sesuatu dan merasakan

Pada awalnya jika kita mendengar sesuatu atau mengalami sesuatu yang tidak tahu penyebab nya, berarti kalian lagi sedang mengalami tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. yang sebenarnya jika mengalami hal seperti ini, kalian memiliki rasa halusinasi yang tinggi, yang ujung ujungnya akan mengalami kegilaan. makannya kalian harus bisa menjaga kondisi fisik dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami epilepsi. yang epilepsi ini dapat berbahaya dan bisa mengancam jiwa kalian.

  • Kepala yang pusing

Pada bagian kepala itu, bisa mengalami penyakit, amat luar biasa jika terjadi. seperti pusing kepala adalah penyakit yang terjadi pada bagaian kepala. yang tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. pusing kepala ini, bisa disebabkan dengan berbagai macam penyebab. kurangnya istirahat, telat makan, dan terlalu banyak pikiran. biasanya orang yang sering mengalami pusing kepala ini, bisa membuat semakin parah jika didiamkan begitu saja. yang bisa berujung dengan penyakit vertigo. penyakit vertigo ini, adalah penyakit yang dialami pada bagian kepala, yang sangat dahsyat.

  • Kepala menjadi sakit

Sama halnya dengan pusing kepala, sakit kepala pun juga bisa dijadikan tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. sakit kepala itu ada jenis jenisnya. ada sakit kepala sebelah kanan, kiri, depan, dan belakang. atau bisa juga disebut dengan migran. jenis gejala ini, mudah terjadi pada siapa saja, bagi yang sedang mengalami epilepsi. dan berwaspadalah terhadap penyakit ini, yang bisa menyerang kapan saja. yang penyebab nya juga bermacam macam.

  • Mata yang tampak terlihat kosong

Orang yang sedang mengalami epilepsi atau ayan sering kali mengalami tatapan mata yang kosong. hal ini sudah banyak yang terjadi ada penderita epilepsi. sebenarnya epilepsi ini sama saja dengan dengan orang yang sedang kesurupan atau kerasukan, yang ciri atau gejalanya pun sama. kalian harus bisa membedakannya dengan kedua hal tersebut. jangan pernah menganggap remeh tentang epilepsi atau ayan ini, karena jenis penyakit ini bisa membahayakan pada diri kalian, jika mengalami hal seperti ini. selain itu, kalian juga harus mengetahui penyebab, pencegahan, dan pengobatannya, agar dapat melakukan tindakan, yang memang seharusnya dilakukan. yang pernyataan pada tertera diatas, termasuk dari tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan.

  • Step atau kejang

Semua orang penderita epilepsi, akan mengalami kekejangan pada tubuh, jika sedang kambuh. dan itu tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. dari mulai anak anak sampai orang dewasa pun, juga dapat mengalaminya dengan hal yang sama. makannya kalian harus bisa menjaga kesehatan tubuh, supaya penyakit ini, tidak mudah terjadi pada diri Anda. yang penyakit ini dapat berbahaya, jika penanganan telat untuk dilakukan. jika diantara kalian yang sedang mengalami epilepsi atau ayan, buru buru lah dalam mengambil tindakan, yang kita tidak tahi kedepannya akan terjadi hal seperti apa.

  • Terjadi kedutan

Kedutan ini bisa terjadi dimana mana, bahkan diseluruh tubuh juga bisa mengalami hal seperti ini. tetapi yang paling banyak adalah dengan mengalami kedutan pada bagian mata.jika sudah mengalami kondisi ini, dapat di masukkan pada bagian tanda tanda awal penyakit epilepsi atau ayan. dalam mengalami penyakit apa saja, pasti akan mempunyai gejala yang  bisa disebabkan oleh beberapa hal. namun, kalian juga harus bisa menjauhkan penyebab yang bisa mengakibatkan penyakit ini datang dan muncul. seperti minum yang mengandung alkohol, dan mengkonsumsi narkoba. jenis penyebab ini, harus dijauhkan dari diri kalian, yang nantinya juga bisa merusak pada tubuh kalian, terutama pada bagian organ dalam. yang nantinya bisa merusak pada bagian organ dalam tubuh, sehingga tidak bekerja lagi dengan baik.

Tanda Tanda Awal Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , | Comments Off on Tanda Tanda Awal Penyakit Epilepsi

Penyakit Epilepsi Menular

Penyakit Epilepsi Menular – Pada penyakit epilepsi yang dikenal dengan penyakit ayan bukan lah penyakit epilepsi menular. Epilepsi bisa diobati dan dikendalikan dengan obat anti epilepsi. Air liur yang dikeluarkan penderita epilepsi tak  akan menularkan penyakitnya.

ayann

Penyakit Epilepsi Menular

Para medis menyatakan bahwa penyakit epilepsi bukanlah penyakit yang menular. Mungkin karena gejala klasik yang diperhatikan para penderitanya sehingga membuat seseorang enggan untuk menolong penderita epilepsi yang mengeluarkan air liur. Bahkan sebagian masyarakat menganggap bahwa penyakit ayan atau disebut dengan epilepsi ini termasuk penyakit orang gila dan tidak dpat disembuhkan. Maka secara otomatis  seseorang yang menderita ayan akan diajuhi dari pergaulan. Padahal tersebut salah, yang pasalnya ayan atau epilepsi dapat di kategorikan sembuh. Seseorang dengann penyakit ayan tidak boleh di jauhi karena dia membutuhkan perhatian dan pertolongan kalau sewaktu-waktu akan kambuh.

Fakta menunjukkan bahwa seseorang dengan epilepsi pun akan mampu hidup  normal dan menjalani aktivitas harinya tanpa harus terbebani penyakit tersebut. Banyak pula orang tua yang merasakan frustasi jika mengetahui anak pengidap epilepsi. Bayangan anak tersebut akan terus kambuh sewaktu-waktu dengan kejang-kejang akan berkelebat.

Penyebab Penyakit Ayan

  1. Trauma pada kepala

Epilepsi adalah gangguan yang terjadi pada syaraf, Sedangkan kita tahu bahwa kerja syaraf diatur oleh otak kita. Cedera pada kepala yang disebabkan benturan atau pun jatuh akan menyebabkan fungsi otak akan terganggu dalam mengatur sel-sel syaraf kita. Akibatnya, akan terjadi konslet mendadak pada syaraf kita bersumber dari bagian otak kita yang cedera. Selain itu, kecelakaan juga bisa menjadi penyebab kematian mendadak.

  1. Penyakit medis

Organ otak memanglah sangat penting dalam mengatur seluruh sistem syaraf tubuh kita. Selain disebabkan oleh benturan, kerusakan fungsi otak juga bisa disebabkan oleh penyakit yang bisa disebabkan oleh virus dan tumor. Kerusakan otak yang disebabkan karena serangan stroke dan jantung dapat juga menyebabkan epilepsi.

  1. Demensia

Kerusakan otak lainnya bukan dikarenakan masalah eksternal seperti adanya benturan maupun virus penyakit, melainkan karena penyakit internal yang disebabkan faktor usia sendiri seperti demensia. Penyakit ini juga penyebab epilepsi pada orang yang berusia lanjut.

  1. Cedera sebelum melahirkan

Perlu kita ketahui bahwa bayi pada kandungan juga rentan terkena epilepsi. Disebabkan karena kurangnya kebutuhan nutrisi dan kekurangan oksigen dalam kandungan. Inilah yang menyebabkan kelumpuhan otak pada anak.

  1. Perkembangan penyakit lain

Penyakit-penyakit lainnya juga bisa mempengaruhi perkembangan fungsi otak kita. Adanya penyakit lain yang diderita seperti Autis, Down Syndrome atau ADHD pada anak dapat meningkatkan resiko terkena penyakit epilepsi.

Tanda-tanda yang akan Munculnya Penyakit Epilepsi

Anda gejala kejang epilepsi atau pun penyakit ayan dapat kita kenali dari beberapa tanda-tanda berikut ini yaitu :

  • Kehilangan kesadaran baik sebagian maupun hilangnya kesadaran secara penuh.
  • Timbulnya gerakan menghentak yang tidak terkontrol pada tangan dan kaki penderita ketika terjadi serangan ayan.
  • Kebingungan yang temporer yang terjadi pasca serangan epilepsi.

Para penderita biasanya akan mengenali beberapa tanda akan datangnya serangan epilepsi pada dirinya. Beberapa tanda datangnya epilepsi pada penderita berbeda satu dengan yang lainnya.
Namun dari pengakuan didapatkan data yang menunjukkan bahwasannya tanda itu akan diawali dengan perut akan terasa sakit, jantung terasa berdebar-debar, sampai dengan mengalami apa yang dinamakan dengan dejavu. Tanda aura epilepsi ini umumnya medis menyebut akan timbul beberapa detik sebelum terjadinya kejang epilepsi.

Penyakit kelainan sistem saraf seperti halnya epilepsi ini tetap harus diwaspadai. Karena memang penyakit ini belum bisa disembuhkan secara total dan dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang yang cukup serius.

Faktor yang Menjadi Pencetus bagi Para Penderita Penyakit Epilepsi

Ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan munculnya serangan epilepsi pada penderita:

  • –Kurang tidur
  • –Stress emosional
  • –Kelelahan fisik
  • –Infeksi, biasanya disertai demam
  • –Suhu tinggi
  • –Alkohol
  • –Rangsang cahaya (berkedip-kedip,menyilaukan)
  • –Obat-obatan tertentu
  • –Perubahan hormonal, terutama pada wanita (menjelang, saat,dan setelah menstruasi)
  • –Rangsang suara (nada tinggi dan keras)

Pencegahan agar Penyakit Epilepsi tidak akan Kambuh :

  1. Tidak melakukan olahraga yang berlebihan. Para penderita tidak dianjurkan untuk berolahraga berat namun dianjurkan untuk tetap berolahraga agar tubuh bugar. Didalam gedung atau lapangan olahraga adalah tempat yang baik untuk penderita epilepsi, agar bisa mendapatkan pertolongan apabila sewaktu-waktu kambuh. Berolahraga di daerah terbuka seperti jalan raya maupun ketinggian merupakan pantangan bagi penderita epilepsi.
  2. Menghindari stimulasi cahaya yang berlebihan. Mengurangi stimulasi cahaya perlu dilakukan untuk penderita epilepsi yang mengalami fotosensitif. Dianjurkan untuk memakai kaccamata hitam agar bisa terhindar dari pantulan cahaya matahari. Cahaya lain yang perlu dihindarkan antara lain lampu diskotik, cahaya layar video game, dan pantulan televisi.
  3. Menghindari tekanan pikiran yang berlebihan. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kekambuhan kejang dibanding faktor lainnya adalah tekanan pikiran atau stress.
  4. Waspadai ketegangan akibat tekanan dalam peristiwa penting. Selian stress, yang berpengaruh untuk memicu kekambuhan epilepsi adalah ketegangan. Menjelang tes, deadline kerja, hingga ketegangan akibat siklus menstruasi merupakan contoh pemicu ketegangan bagi para penderita epilepsi.

Penyakit Epilepsi Menular

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , | Comments Off on Penyakit Epilepsi Menular

Cara Mengatasi Epilepsi

Cara Mengatasi Epilepsi – Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang kondisi nya akan menyebabkan kejang. Namun, kejan yang dialami oleh penderita epilepsi akan berbeda dengan kejang pada umum nya, karena penderita epilepsi akan kejang jika penyakit epilepsi kambuh. Penyakit epilepsi juga bagian dari penyakit bawaan lahir, sehingga di mulai pada usia dini penyakit epilepsi akan terjadi. Penyakit bisa terjadi dikarenakan oleh ada nya masalah atau pun gangguan pada salah satu bagian tubuh yang akan memberikan implus listrik kepada saraf yang untuk menggerakkan tubuh, sehingga bisa menyebabkan kejang kejang. Penyakit epilepsi pun bisa terjadi menyebabkan komplikasi gangguan kesehatan pada mental jika penyakit epilepsi sering kambuh.

penyakit epilepsi

penyakit epilepsi

Gejala Epilepsi

Gejala epilepsi hanya akan terjadi apabila penyakit epilepsi kambuh, sehingga jika penyakit epilepsi tidak kambuh maka gejala nya pun tidak akan terjadi, dan penderita nya pun sama hal nya seperti orang kebanyakan. Dan jika penyakit epilepsi kambuh maka ada beberapa gejala yang akan dialami dan di rasakan oleh penderita nya, dan berikut gejala dari penyakit epilepsi yang memungkinkan untuk terjadi :

  • Kaku otot
  • Mata terbuka
  • Sesak nafas
  • Tidak dapat mengendalikan tubuh
  • Berteriak
  • Kehilangan kesadaran

Penyebab Epilepsi

Penyakit epilepsi terjadi dikarenakan telah memiliki kelainan di saat baru dilahirkan sehingga penyakit epilepsi tidak dapat di hindari, namun penyakit epilepsi juga bisa terjadi akibat benturan kepala yang mengakibatkan cedera sehingga akan menyebabkan masalah pada saraf di dalam otak. Penyakit epilepsi pun bisa kambuh, karena ada faktor yang dapat memicu nya. jika menderita penyakit epilepsi maka sebaik nya hindari pencahayaan ruangan yang terlalu berlebihan, karena epilepsi dapat kambuh jika cahaya yang begitu terang. Epilepsi pun bisa kambuh jika setelah menggunakan obat obatan terlarang atau pun setelah mengkonsumsi minum minuman yang memiliki kandungan alkohol bisa menyebabkan epilepsi kambuh.

Obat Epilepsi

Gangguan pada mental dan juga terjadi nya depresi  bisa terjadi oleh penderita penyakit epilepsi karena penyakit epilepsi kambuh, karena penyakit epilepsi di pandang kelainan yang banyak di takuti oleh banyak orang, sehingga bisa menyebabkan penderita nya terbebani memiliki penyakit epilepsi. Oleh sebab itu maka sebaik nya penyakit epilepsi di cegah dengan cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh, dan jika ingin mencegah penyakit epilepsi maka bisa dengan menggunakan obat epilepsi yang alami. obat penyakit epilepsi akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi pada saat kambuh atau pun untuk pencegahan nya, dan berikut bahan alami yang bisa di gunakan untuk membuat obat epilepsi :

Daun pegagan bisa di rebus beberapa lembar daun nya, dan hasil air rebusan nya dapat di minum sebagai cara mengatasi epilepsi. Jika ingin mencegah penyakit epilepsi dengan menggunakan daun pegagan, maka bisa mengkonsumsi nya setiap hari agar tidak menyebabkan penyakit epilepsi kambuh.

  • Air kelapa

Air kelapa pun dapat di gunakan untuk mencegah penyakit epilepsi, air kelapa akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi dengan baik jika air kelapa di minum dengan rutin. Air kelapa pun bisa mengatasi keracunan pada tubuh.

  • Buah buahan

Cara mengatasi epilepsi pun bisa dengan menggunakan buah buahan, buah buahan dapat di konsumsi dengan cara di jus, cara mengatasi epilepsi alami dengan jus buah sangat mudah untuk di lakukan agar penyakit epilepsi di cegah dengan baik.

  • Kumis kucing

Kadar gula darah bisa menyebabkan kambuh nya penyakit epilepsi, oleh sebab itu untuk mencegah nya pun bisa dengan menjaga kadar gula darah tetap normal. gunakan kumis kucing untuk cara mengatasi epilepsi agar penyakit epilepsi tidak kambuh dan menyebabkan kejang kejang.

  • Daun jinten

Daun jinten juga bahan alami sebagai cara mengatasi epilepsi dengan aman, oleh sebab itu daun jinten dapat di konsumsi.

Cara Mencegah Epilepsi

Selain mencegah penyakit epilepsi dengan menggunakan obat, untuk mencegah penyakit epilepsi pun bisa tanpa menggunakan obat. untuk mencegah penyakit epilepsi bisa sebagai berikut :

  • Menjaga Asupan makanan

Makanan bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh, oleh sebab itu jika ingin mencegah penyakit epilepsi bisa dengan menjaga asupan makanan. asupan makanan bisa di cegah dengan menghindari makanan yang memiliki kandungan garam yang terlalu berlebihan atau pun makanan yang memiliki kandungan kafein yang ada pada coklat hitam dan juga kopi.

  • Olahraga

Untuk mencegah penyakit epilepsi pun juga bisa dengan berolahraga. Olahraga akan membantu untuk mencegah penyakit epilepsi dan olahraga yang bisa di lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi pun sebaik tidak jenis olahraga yang terlalu berat, karena jika kelelahan bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh.

  • Jauhi rokok dan alkohol

Tekanan darah bisa tidak normal jika setelah menggunakan rokok atau pun setelah mengkonsumsi rokok. Selain itu pun juga bisa menyebabkan kambuh nya penyakit epilepsi, oleh sebab itu cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh bisa dengan menjauhi rokok dan juga alkohol.

  • Tidak stress

Cara mengatasi epilepsi agar tidak kambuh pun bisa dengan mengelola stress dengan baik, agar stress dapat terhindar dengan baik. karena akibat dari stress pun bisa menyebabkan penyakit epilepsi kambuh. Oleh sebab itu cara mengatasi epilepsi dengan menghindari stress.

Cara Mengatasi Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Cara Mengatasi Epilepsi

Ciri Ciri Penyakit Epilepsi

Ciri Ciri Penyakir Epilepsi – Epilepsi merupakan penyakit yang mengganggu saraf atau bagian saraf yang berfungsi untuk mengatur tingkat gerak dan juga kesadaran pada otak manusia. karena sel saraf dapat bekerja dengan baik dan saling menghubungkan antar sel saraf satu ke sel saraf lain nya dengan di batu oleh arus listrik di dalam tubuh, sehingga jika bagian arus listrik yang berfungsi untuk menghubungkan seluruh nya mengalami gangguan dapat mengganggu kesadaran manusia dan fungsi gerak nya. kondisi tubuh pada penyakit epilepsi dapat dialami orang dewasa atau pun anak anak, karena penyakit epilepsi merupakan penyakit yang dapat di derita oleh siapapun. Jika penyakit epilepsi terjadi maka bisa menyebabkan gerak tubuh tidak terkontrol dengan baik atau kehilangan pada kesadaran.

penyakit epilepsi

penyakit epilepsi

Ciri Ciri Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi dapat terjadi dari muali kecil atau pada saar dewasa baru akan terjadi. Sehingga penyakit epilepsi merupakan penyakit yang tidak terduga datang nya. jika seorang mengalami penyakit epilepsi maka ada ciri ciri penyakit epilepsi yang akan muncul dan di rasakan pada penderita nya. ciri ciri penyakit epilepsi yang paling umum terjadi merupakan kejang.

Kejang pada saat ciri ciri penyakit epilepsi merupakan kondisi gerak tubuh secara berlebihan atau tidak terkontrol dengan baik. kejang akan terhenti dengan sendiri nya pada ciri ciri penyakit epilepsi, dan waktu lama nya kejang tidak dapat di prediksi dengan baik, karena setiap orang akan merasakan berbeda beda lama nya. sebelum datang nya kejang pada ciri ciri penyakit epilepsi maka penderita nya akan akan merasakan sesuatu hal yang hanya dapat diketahui oleh penderita penyakit epilepsi.

Pada saat kejang maka ada beberapa organ tubuh tertentu yang akan merasakan nya jika bagian saraf nya terganggu, namun jika kondisi nya parah maka kejang yang terjadi dapat di rasakan oleh seluruh anggota tubuh pada ciri ciri penyakit epilepsi. Selain anggota tubuh yang mengalami kejang, emosi pun juga dapat terserang pada ciri ciri penyakit epilepsi.

Sehingga jika pada saat ciri ciri penyakit epilepsi menyerang emosi maka secara tiba tiba penderita dapat merasakan cemas atau gembira tanpa alasan yang jelas. Sesak nafas juga bisa terjadi ketika ciri ciri penyakit epilepsi, sehingga kesulitan bernafas dengan baik. sesak nafas biasa nya hanya akan bertahan beberapa saat saja, dan akan kembali dengan normal. selain kejang, kaku pada otot tertentu sehingga tidak dapat di gerakan dengan baik juga bisa dialami pada saat ciri ciri penyakit epilepsi. Kondisi yang paling parah pada saat penyakit epilepsi kambuh, maka bisa menghilangkan kesadaran, setelah mengalami kejang pada seluruh organ tubuh.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyakit epilesi dapat di derita oleh siapapun, dan akan lebih mudah terjadi pada seseorang yang memiliki riwayat keluarga yang menderita epilepsi sebeblum nya. selain karena ada nya faktor genetik, penyebab dari penaykit epilepsi dapat terjadi dikarenakan oleh ada nya suatu penyakit di kepala atau otak. Karena penyakit epilepsi dapat terjadi akibat dari ada nya gangguan pada saraf penghubung di kepala, sehingga jika kepala mengalami masalah atau penyakit dapat menyebabkan penyakit epilepsi.

Jika pernah mengalami cedera otak yang cukup parah dan juga serius pada saat kecelakaan atau apapun, maka ada kemungkinan bagian saraf otak mengalami masalah hingga menyebabkan penyakit epilepsi. Atau jika tidak mengalami cedera kepala, terdapat tumor pada otak atau penyakit stroke juga bisa menyebabkan penyakit epilepsi untuk terjadi. Penyakit pada otak seperti peradangan otak hingga meningitis selain membahayakan nyawa juga dapat memicu untuk terjadi nya penyakit epilepsi.

Pengobatan Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi tidak dapat di sembuhkan secara permanen, namun gejala dari penyakit epilepsi dapat di cegah agar tidak terjadi, atau tidak kambuh kembali. untuk pengobatan penyakit epilepsi maka bisa di lakukan pemeriksaan pada kepala terlebih dahulu, agar penyebab utama dari penyakit epilepsi dapat di ketahui sehingga dapat di sembuhkan atau diatasi terlebih dahulu. Setelah itu biasa nya dokter akan memberikan obat obatan yang akan menurunkan atau mencegah penyakit epilepsi untuk kambuh kembali. pemberian obat juga di sesuaikan dengan penyebab terjadi nya epilepsi dan umur pasien yang mengalami epilepsi.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi dapat di cegah degan baik agar tidak terjadi atau gejala nya juga tidak akan kambuh. Jika ingin mencegah penyakit epilepsi maka bisa mencoba cara seperti di bawah ini :

Agar penyakit epilepsi tidak terjadi, maka cara yang dapat di lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi yaitu dengan menghindari stress. Stress akan memberikan tekanan pada otak dan juga dapat mengganggu saraf. Sehingga jika mengalami stress maka dapat memicu untuk terjadi nya stress.

  • Mengatur tekanan darah

Tekanan darah dapat di kontrol dengan baik, agar tetap stabil tidak terlalu rendah atau pun terlalu tinggi. karena jika tekanan darah tidak stabil maka dapat memicu untuk terjadi nya epilepsi yang akan menunjukan kejang kejang pada organ tubuh tertentu.

  • Menjaga asupan makanan

Makanan juga harus di jaga dengan baik pada penderita penyakit epilepsi,asupan makanan yang sehat yang tidak akan membuat tekanan darah meningkat atau terlalu rendah dapat di konsumsi. selain itu makanan yang memiliki kadar kolesterol tinggi sebaik nya tidak di konsumsi.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , | Comments Off on Ciri Ciri Penyakit Epilepsi

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab penyakit epilepsi – Penyebab penyakit epilepsi adalah penyakit yang disebakan oleh beberapa faktor dan juga bisa disebabkan oleh timbulnya beberapa gejala atau ciri ciri. Penyakit epilepsi adalah penyakit yang bisa disebut penyakit ayan, yang bisa memibulkan kekejangan pada tubuh atau badan. Salah satu dari gejala epilepsi ini adalah bisa menyebabkan kesadaran menjadi hilang dengan sepenuhnya. Dan ada juga beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul adalah faktor genetik atau faktor keturunan.

iuy

Biasanya bagi yang menderita penyakit ini, yang disebabkan oleh adanya faktor genetik ini, susah untuk sekali disembuhkan, karena faktor ini, bersifat turun menurun. Selain dengan penyebab penyakit epilepsi ini, ada juga cara mencegah dari penyakit ini dengan mudah, yaitu dengan cara menghindarkan atau mengurangi minuman yang mengandung alkohol di dalamnya. Karena hal ini bisa menyebabkan epilepsi ini terjadi. Kemudian ada juga cara mengobati penyakit ayan atau epilepsi ini dengan menggunakan tanaman tradisional.

Yaitu dengan menggunakan daun pegagan. Cara menggunakan daun pegagan untuk membuat ramuan yang di gunakan untuk menyembuhkan penyakit ayan atau epilepsi ini. Dan caranya adalah dengan cara direbus sampai matang atau mendidih,  yang sebelumnya daun pegagan tersebut, sudah dicuci sampai bersih. Dan pada saat merebus daun pegagan, tambahkan gula aren secukupnya. Setelah itu aduk saring dan minum air ramuan daun pegagan dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini dapat segera sembuh dengan cepat, yang pada umumnya, penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat. Dan ada juga beberapa penyebab penyakit epilepsi ini.

Penyebab penyakit epilepsi 

Selain dengan pernyataan yang  ada diatas, ada beberapa penyebab penyakit epilepsi yang bisa menimbulkan penyakit ini datang dan muncul. Dan penyebabnya adalah :

  • Bisa menyebabkan penyakit stroke

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit stroke yang menyerang pada tubuh atau badan Anda. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ayan atau epilepsi ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda dengan mudah, yang pada umumnya, penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Dapat menyebabkan otak menjadi rusak

Salah satu penyebab penyakit epilepsi ini adalah bisa menyebabkan otak menjadi rusak dan tidak berfungsi lagi. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini terjadi dan datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya, penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit meningitis

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit meningitis. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit tumor otak

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit tumor otak terjadi. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit dimensia

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan penyakit dimensia. Penyakit ini biasanya dialami pada usia yang sudah lanjut. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit kejang kejang

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebakan penyakit kejang kejang. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan mudah, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan cedera pada bagian kepala

Salah satu penyebab penyakit epilepsi adalah bisa menyebabkan cedera pada bagian kepala ketika masa pertumbuhan anak atau dewasa. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ayan atau epilepsi ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada umumnya, penyakit ini,  bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyeba Penyakit Epilepsi

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Penyeba Penyakit Epilepsi

Penyakit Epilepsi

Penyakit Epilepsi – Penyakit epilepsi adalah penyakit yang dapat terjadi pada siapun walaupun dari garis keturunan tidak ada yang pernah mengalami epilepsi ini. Akan tetapi penyakit epilepsi tidak dapat menular ke orang lain karena penyakit ini hanya merupakan gangguan otak yang tidak dipicu oleh suatu kuman dan virus serta bakteri jahat.

Penyakit ini tidak seperti penyakit lain yang dapat disembuhkan dalam jangka waktu tertentu dengan sempurna dan dengan obat yang sempurna dengan bantuan obat alami untuk epilepsi. Nasib penderita penyakit epilepsi ini sangat bergantung pada persepsi penderita itu sendiri, orangtua atau keluarga dari penderita serta masyarakat sekitarnya dan dokter yang merawatnya. Oleh sebab itu seorang penderita penyakit epilepsi harus menjalani hidup yang sehat dan teratur, selalu memiliki padangan yang positif, adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan menanamkan pengertian yang kuat pada penderita epilepsi untuk menghargai diri sendiri serta menjalani sistem pengobatan yang baik yang sudah ditetapkan dokter yang merawat anda agar dapat hidup sukses dengan penyakit epilepsi yang diderita.

penyakit epilepsi

penyakit epilepsi

Gejala-gejala yang terjadi pada Penyakit Epilepsi adalah:

  • Gejala Kejang parsial simplik, yang dimulai dengan muatan listrik yang terjadi di bagian otak tertentu dan tetap terbatas di daerah tertentu. Penderita penyakit epilepsi akan mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung pada daerah otak anda yang terkena atau yang mengalami muatan listrik.
  • Gejala Kejang paersial kompleks, yaitu kejang yang dimulai dengan hilangnya kontak penderita dengan lingkungan yang ada disekitarnya selama 1 hingga 2 menitan. Penderita akan menjadi goyak atau tidak dapat berdiri tegak, menggerakkan lengan dan tungkainya dengan cara yang menurut anda aneh dan tanpa ada tujuan. Bagi Penderita epilepsi yang mengalami kejang ini juga akan mengeluarkan suara yang tidak memiliki arti serta tidak mampu untuk memahami apa yang dikatakan oleh orang lain, dengan kata lain penderita akan menolak pertolongan atau bentuan yang akan diberikan untuknya.
  • Gejala Kejang petit mal, gejala penyakit ayan epilepsi ini yang dimulai pada masa kanak-kanak. Biasanya kejang ini terjadi sebelum anak berusia 5 tahun. Bagi Penderita yang mengalami gejala ini hanya akan menatap, kelopak mata bergetar atau otot wajahnya berkedut-kedut selama 10-30 detik. Penderita tidak memberikan respon apapun terhadap orang disekitar namun penderita tidak akan terjatuh, baik pingsan ataupun tersentak-sentak.

Penyebab pada Penyakit Epilepsi dibawah ini diantaranya adalah :

  • Kurangnya/ rendahnya oksigen pada saat penderita tersebut dilahirkan.
  • Bagi penderita epilepsi di bagian kepala akan mengalami cedera dalam proses kelahiran.
  • Adanya penyakit lain seperti tumor otak.
  • Terjadinya kondisi genetik yang dapat mengakibatkan dampak seperti cedera otak, seperti tuberous sclerosis.
  • Terjadinya cedera di kepala saat anak-anak atau dewasa
  • Adanya infeksi seperti meningitis atau ensefalitis
  • Terjadinya penyakit lain seperti stroke atau jenis lain yang terjadi dari kerusakan otak.
  • Terjadinya kadar abnormal yang terdapat pada zat-zat di dalam tubuh seperti natrium atau gula darah.

Penyebab yang terjadi disaat kejang-kejang seperti :

  • Tidak meminum obat obat sesuai jadwal yang diberikan oleh dokter dan dosis yang sudah di tetapkan.
  • Meminum minuman keras seperti alkohol
  • Memakai narkoba seperti kokain atau penggunaan narkobba lainnya, seperti pil ekstasi.
  • Kurang nya tidur bagi si penderita sehingga terjadinya kejang-kejang.
  • Mengkonsumsi obat lain sehingga akan mengganggu kerja pada obat epilepsi tersebut.

Macam-macam Pengobatan Penyakit epilepsi diantara nya adalah :

  • Pengobatan penyakit epilepsi yang pertama adalah untuk mengatasi dan mengobati gejala penyakit ayan epilepsi ini sendiri diperlukan kerajinan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan teratur pada penderita. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol. Perbanyak makan buah dan sayur serta usahakan untuk selalu membuatnya merasa bahagia karena perasaan bahagia akan membuat kerja otak menjadi rilex dan ringan cara ini sangat efektif untuk proses penyembuhan epilepsi.
  • Pengobatan penyakit epilepsi yang kedua adalah untuk mengatasi gejala yang dapat timbul akibat penyakit ayan atau epilepsi ini anda juga dapat menggunakan obat ayan atau epilepsi yang herbal. Obat herbal tersebut berasal dari alam yang mudah untuk anda dapatkan yaitu dengan daun pegagan.Anda cukup menyiapkan beberapa lembar daun pegagan yang sudah dikeringkan, kemudian ditumbuk hingga halus. Ambil satu sendok makan daun pegagan yang sudah halus dan seduh dengan ¾ gelas air mendidih yang ditambahkan dengan 1 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata dan dan diamkan sebentar agar tidak terlalu panas. Anda dapat mengkonsumsi ramuan ini dalam keadaan hangat sebagai pengganti menum teh yang biasa anda lakukan. Mengkonsumsi ramuan daun pegagan ini dapat anda lakukan selama beberapa hari jika anda merasakan haus hingga gejala penyakit ayan epilepsi anda berkurang sedikit demi sedikit. Konsumsi obat ini seccara teratur.

    Cara Pemesanan Obat Epilepsi
    Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

    Harga Obat Epilepsi

    Harga Obat Epilepsi

    Harga Obat Epilepsi

    Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

    Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , | Comments Off on Penyakit Epilepsi

Bahaya Epilepsi Pada Anak

Bahaya epilepsi pada anak salah satunya adalah dapat mempengaruhi otak anak. Epilepsi adalah sekelompok gangguan neurologis yang terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan ditandai dengan adanya serangan-serangan epileptik. Rasanya tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya mengalami sebuah gangguan ataupun penyakit, terlebih bila itu epilepsi yang merupakan penyakit kronis. Ada bermacam macam ketakutan yang merasuk di benak pada orang tua, apakah anaknya bisa tumbuh dan cerdas seperti anak normal lainnya atau justru sebaliknya?

Penyebab Penyakit Epilepsi

Epilepsi memang akan mempengaruhi otak anak, disebabkan karena otak yang sedang berkembang sangat rentan terhadap perubahan dari dalam atau luar tubuh. Pada anak, epilepsi dapat mempengaruhi fungsi kognitifnya yaitu kemampuan dalam belajar, menerima dan mengelola informasi dari lingkungan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Anak-anak penyandang epilepsi umumnya mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian (atensi) dan mengingat (memori). Gangguan kognitif ini dipengaruhi oleh usia saat terjadinya epilepsi, jenis serangan bagian otak yang terkena, stressor psikososial, dan pengobatan yang menggunakan lebih dari satu obat epilepsi yang menjadi salah satu dari Bahaya Epilepsi Pada Anak.

Bagian otak yang mengalami gangguan akan menentukan jenis gangguan kognitif yang dialami. Misalnya, jika bagian yang terkena adalah bagian kiri, umumnya akan memberikan gejala berupa gangguan berbahasa dan kemampuan verbal, kemampuan mengenal dan mengingat apa yang didengar, mengeja, membaca, berbicara, kemampuan berhitung dan kemampuan bidang matematika.

Sementara jika bagian yang terkena adlaah bagian kanan, gejala yang timbul berupa gangguan untuk mengenal dan mengingat kembali apa yang dilihat, menulis serta mengakibatkan koordinasi motorik yang buruk, sehingga tidak termapil dan sulit dalam membedakan antara kanan dan kiri.

Bahaya Epilepsi Pada Anak dapat di coba untuk diatasi oleh ahli saraf dengan program rehabiltasi kognitif yang berguna untuk menstimulasi fungsi kognitif. Misalnya melalui kegiatan fisik, latihan motorik halus, dan latihan otak dengan menggunakan program komputer. Anak juga dapat melatih memori dengan membuat album foto kenangan, buku harian dan sebagainya.

Gangguan yang dialami ibu pada masa kehamilan serta proses persalinan yang sulit bisa menyebabkan gangguan perkembangan otak dan timbulnya penyakit ayan atau epilepsi. Karena itu kejadian epilepsi pada anak-anak lebih tinggi. Namun dengan kepatuhan minum obat dan pola hidup yang sehat epilepsi bisa disembuhkan.

Kejang pada anak dapat disebabkan karena demam, infeksi di otak, gangguan metabolisme dan elektrolit, keracunan, kerusakan atau gangguan pertumbuhan otak, gangguan peredaran darah otak, penyakit epilepsi, dan tumor otak. Kejang yang berulang atau terus menerus dapat merusak otak sehingga kemungkinan anak tidak akan mencapai pertumbuhan yang optimal.

Anak tampak lethargis atau tidak sadar. Jika anak tampak terus-terusan mengantuk dan lemas ketika seharusnya dia bangun dan sadar atau apabila pandangannya kosong dan tidak begitu memperhatikan. Jika anak kejang. Kejang baru pertama kali, kejang yang tidak disertai demam, diserati demam tinggi, kejang salah satu bagian tubuh saja, kejang terus menerus (lebih dari 10 menit), setelah kejang anak lumpuh, atau setelah kejang anak tidak sadar.

Gejala Penyakit Epilepsi

Bahaya epilepsi pada anak anda ditandai dengan adanya serangan epileptik yang episodenya bisa bermacam-macam jenis, mulai dari serangan yang terjadi secara singkat dan hampit tidak terdeteksi oleh orang disekitar hingga guncangan yang kuat untuk episode yang lama. Dalam penyakit epilepsi baik yang diderita oleh anak-anak maupun pada orang dewasa gejala serangan yang terjadi cenderung berlangsung secara berulang dan tidak ada penyebab yang mendasari secara langsung dari gejala epilepsi yang ditimbulkan tersebut.

Gejala lain dari penyakit epilepsi ini adalah spikososial. Pada gejala ini penderita dapat memiliki efek samping yang merugikan pada kesejahteraan sosial dan psikologis dari seorang penderita yang mengalaminya. Efek ini juga bisa termasuk isolasi sosial, stigmatisasi atau juga ketidakmampuan seseorang. Efek tersebut dapat menyebabkan pencapaian pertasi belajar pada anak anda yang menjadi rendah dan kesempatan kerja yang lebih buruk. Hal tersebut dapat menjadi salah satu bahaya epilepsi pada anak.

Kesulitan belajar pada umumnya sering ditemukan pada penderita penyakit epilepsi dan terutama jika penderita epilepsi tersebut adalah anak-anak. Stigma yang terjadi pada epilepsi bisa juga menjadi pengaruh pada keluarga dari penderita epilepsi ini.Gangguan-gangguan tertentu akan muncul lebih sering dikalangan penderita epilepsi yang sebagian besarnya tergantung pada gejala epilepsi yang terjadi pada penderita. Gangguan yang terjadi pada penderita epilepsi baik pada anak-anak maupun pada orang dewasa bisa termasuk depresi, gangguan cemas, dan juga migrain.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Bahaya epilepsi pada anak anda dpaat dicegah walaupun terdapat dari banyak kasus yang tidak dapat dicegah. Usaha anda untuk mengurangi cedera kepala yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala pada anak anda saat proses kelahiran berlangsung, dan menekan adanya parasit dari lingkungan di sekitar kita seperti pita cacing yang dapat memberikan hasil yang positif. Langkah yang dapat dilakykan di salah satu wilayah di amerika tengah untuk menurunkan tingkat terjadinya infeksi pita cacing ini telah berhasil pula menurunkan kasus baru dari penyakit epilepsi hingga 50% dan dapat pula mengurangi bahaya epilepsi pada anak-anak.

Bahaya Epilepsi Pada Anak

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Bahaya Epilepsi Pada Anak

Pengobatan Anti Epilepsi

Pengobatan Anti Epilepsi dapat digunakan karena penyakit epilepsi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan dalam waktu yang lama. Obat Anti Epilepsi (OAE) dikonsumsi untuk menekan aktifitas listrik yang berlebihan penyebab epilepsi. Kesembuhan penyandang epilepsi sangat ditentukan oleh pemilihan obat yang tepat dan adekuat, khususnya pada anak-anak guna menghindari risiko gangguan pada tumbuh kembangnya seperti penurunan konsentrasi anak.

Pengobatan Anti Epilepsi

Pengobatan Anti Epilepsi

Kepatuhan seorang penderita dalam mengonsumsi obat juga sangat penting. Hal ini berguna untuk mengontrol serangan epilepsi yang dialaminya. Serangan kejang yang sering terjasi berulang akibat kepatuhan minum obat akan menyebabkan jaringan otak yang tidak rusak menjadi rusak sehingga terapi jadi makin sulit untuk untuk dilakukan, bahkan bisa timbul risiko yang lebih bahaya. Untuk itu perlu ada disiplin minum obat.

 

Diagnosis Penyakit Epilepsi

Untuk penderita yang akan melakukan diagnosis epilepsi ini dapat dilakukan berdasarkan deskripsi kejang dan peristiwa kejang. Elektroensefalogram dan neuroimaging atau pencitraan sel syaraf biasanya juga menjadi bagian dari pemeriksaan medis.

Pemeriksaan elektroensefalogram dapat membantu anda untuk memberikan gambaran aktifitas otak yang menunjukkan peningkatan resiko terjadinya serangan epilepsi. Pemeriksaan dengan cara ini direkomendasikan hanya pada mereka yang menunjukkan kejang epileptik sebagai gejala dari penyakit epilepsi yang dideritanya.

Untuk mendiagnosis penyakit epilepsi menggunakan pemeriksaan EEG ini dapat membantu anda untuk membedakan jenis gejala kejang atau sindrom yang ada pada diri penderita saat itu. Sedangkan pada anak-anak pemeriksaan dengan cara ini diperukan setelah anak mengalami kejadian kejang kedua. Pemeriksaan EEG ini akan lebih membantu anda apabila dilakukan saat penderita tertidur atau kurang tidur. Dari diagnosis yang dilakukan dokter baru dapat menentukan obat anti epilepsi yang akan diberikan untuk pengobatan ayan atau epilepsi.

Pengobatan Anti Epilepsi

Pemberian Obat Anti Epilepsi dilakukan setelah diagnosis epilepsi berhasil ditegakkan. Lalu terdapat minimum dua bangkitan dalam satu tahun. Penting juga untuk memastikan bahwa penyandang dan atau keluarganya sudah menerima penjelasan tentang tujuan pengobatan dan kemungkinan efek samping yang timbul dari Obat Anti Epilepsi.

Penggunaan dan pemilihan pengobatan anti epilepsi ini harus berdasarkan pengawasan dokter. Pemilihan obat anti epilepsi sendiri tidak sama pada masing-masing orang. karena pemilihan didasarkan pada jensi kejang atau bangkitan epilepsinya, frekuensi kejang, penyebab kejang, serta efek sampingnya.

Kebanyakan epilepsi dapat dikendalikan dengan satu macam obat. Pengobatan Anti Epilepsi ini pertama yang digunakan antara lain :

fenitoindengan dosis awal dari penggunaan obat ini adalah 5 mg/kg/hari dan dengan dosis pemeliharaan 20 mg/kg/hari yang berikan setiap 6 jam sekali. Efek samping dari pengobatan anti epilepsi feniton ini seperti lemah, kelelahan, gangguan pengelihatan, dan mengantuk.

Jenis pengobatan anti epilepsi lainnya yang dapat digunakan adalah karbamazepin,asam valproat.Obat dari golongan baru seperti gabapentin, pregabalin, vigabatrin, umumnya lebih dapat ditoleransi tubuh dibanding dengan obat anti epilepsi.

Obat anti epilepsi yang dikonsumsi berguna untuk mengontrol serangan. Obat anti epilepsi sudah diminum secara teratur, tapi kenapa kejang masih juga datang? Jika frekuensi kejang tidak juga berkurang, maka kemungkinan ada beberapa hal yang mencetuskannya.

1. Dosis obat yang kurang tepat atau kurang adekuat untuk mencegah kejang datang kembali.

2. Waktu pemberian dan pengenalan obat yang kurang pas. Misalnya dosis dinaikkan terlalu cepat

3. Kurangnya pengelolaan terhadap faktor-faktor pencetus bangkitan, seperti kurang tidur, stress, konsumsi alkohol, dan obat-obatan tertentu.

4. Obat yang tidak stabil, jika salah cara penyimpanannya dapat menyebabkan berkurangnya efektivitas obat. Oleh karena itu, obat sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan jauhkan dari panas.

5. Pasein lupa atau sengaja tidak meminum obat. 40% pasien yang mengalami gejala toksik atau efek samping obat anti epilepsi menghentikan penggunaan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

6. Pasien bukan menderita epilepsi, melainkan kejang non epilepsi, misalnya pada gangguan psikiatrik panik atau gangguan kepribadian.

7. Pasien tidak patuh atau menghentikan pengobatan secara sepihak. Penyebabnya beragam, dari mulai bosan, mual akibat efek samping obat hingga tidak kuat secara biaya.

Obat Anti Epilepsi generasi baru memang lebih mahal, namun lebih aman dengan efek samping dan interaksi obat lain lebih kecil. Bila biaya menjadi persoalan, baiknya bicarakan secara intens dengan dokter untuk dicarikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada. Hindari mengganti obat tanpa petunjuk dokter.

Gejala Epilepsi

Gejala atau tanda dari penyakit ayan atau epilepsi apabila penyakit ini akan kambuh adalah penderita biasanya akan merasa pusing, mengalami pandangan yang berkunang-kunang, alat penderngaran yang mendadak kurang sempurna. Gajala lainnya yang akan dirasakan oleh penderita penyakit epilepsi adalah keluar keringat yang berlebih dan mulut penderita mulai mengeluarkan busa. Sesaat kemudian penderita akan jatuh pingsan yang diiringi dengan jeritan.

Semuat urat-urat pada tubuh penderita akan mengejang, dengan lengan dan tungkai manjulur kaku, tangan menggenggam dengan eratacapkali lidah penderita akan luka akibat tergigit karena rahang tertutup dengan rapat yang mengakibatkan penderita dulit untuk bernafas dan muka merah atau kebiru-biruan. Selama penderita mengalami gejala epilepsi mata akan tertutup dan akhirnya akan tertidur pulas hingga 45 menit. Setelah sadar berikan pengobatan anti epilepsi yang sudah diresepkan dokter untuk penderita.

Pengobatan Anti Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Comments Off on Pengobatan Anti Epilepsi

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Pencegahan penyakit epilepsi dapat dilakukan bergantung pada apa yang menjadi penyebab penyakit tersebut. Unutk mencegahnya epilepsi akibat komplikasi saat kehamilan dan proses kelahiran, diperlukan  perawatan prenatal (sesaat sebelum kelahiran) yang baik. Untuk mencegah epilepsi yang dicetuskan akibat infeksi, dapat diberikan vaksinasi penyakit tertentu.

Pada epilepsi yang disebabkan oleh trauma kepala, mencegahnya dengan menggunakan helm, safety belt dan alat pelindung lain saat berkendara, untuk mencegah trauma kepala. Jika telah terjadi cedera, obati segera untuk menurunkan resiko terjadinya epilepsi. Pada lansia, hindari faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan stroke.

Gambaran : pertolongan pada penderita epilepsi

Penanganan Penyakit Epilepsi

Sebagai proses pencegahan ada beberapa kiat untuk menghadapi jika terjadi serangan epilepsi, adalah

Saat ada orang yang mengalami kejang akibat penyakit ayan atau epilepsi di tempat umum, reaksi yang umum dijumpai adalah orang-orang menjadi panik dan mencoba menghentikan kejang dengan memegangi orang tersebut. Bahkan ada yang menjejalkan sendok, handuk atau kain ke dalam mulut orang yang sedang kejang. Perlu diketahui, bahwa umumnya kejang akan berhenti dengan sendirinya. Yang dapat kita lakukan sebagai Pencegahan Penyakit Epilepsi adalah menolong orang yang kejang agar tidak mengalami cedera serius.

Penanganan yang perlu diberikan kepada penderita penyakit epilepsi yang sedang kambuh di tempat umum atau dirumah adalah :

–  Berusaha untuk tetap tenang dan tidak panik. Hal ini adalah merupakan salah satu kunci dalam menolong seorang yang kejang, baik akibat epilepsi atau bukan.

– Bersihkan ludah yang keluar dari mulutnya untuk mencegah terjadinya penyumbatan saluran napas, dan jangan memasukkan benda apapun juga ke dalam mulut pasien. Karena ini hanya akan dapat menyebabkan penderita tersedak, gigi patah atau cedera lain yang lebih serius dari yang kita bayangkan.

– Balikkan tubuh orang tersebut secara perlahan ke satu sisi dalam posisi miring. Jangan coba-coba menghentikan kejang dengan menahan tangan atau kaki penderita. Ini malah dapat menyebabkan cedera pada otot dan tulang.

– Istirahatkan kepala penyandang epilepsi pada tempat yang datar. Beri bantal atau tumpukan kain yang empuk dan lembut supaya tidak membentur lantai dan berfungsi untuk menopang leher.

– Jauhkan benda-benda yang berbau tajam dari sekitar penyandang epilepsi yang sedang kejang untuk mencegah cedera.

– Jangan pernah meninggalkan orang yang sedang mengalami serangan kejang baik akibat penyakit epilepsi atau bukan epilepsi sendirian. Jika perlu telepon ambulans. Penyandang perlu segera di bawa ke rumah sakit jika ia belum pernah kejang sebelumnya untuk dilakukan pemeriksaan agar dapat menjadi pencegahan penyakit epilepsi, kejang yang lebih dari 2-3 menit, terjadi cedera, kejang pada wanita hamil, kejang pada orang dengan diabetes dan jika tidak ada orang yang tahu apa yang harus dilakukan.

Gejala Epilepsi

Gajala klinis dari penyakit epilepsi

(1) Gajala kejang yang spesifik, yang terjadi tergantung pada jenis kejang. Jenis kejang pada setiap pasien dapat bervariasi, namun dari jenis kejang yang ada memiliki kecenderungan yang sama pada setiap pasiennya.

(2) Somatosensori atau motor fokal. Gejala yang satu ini lebih sering terjadi pada penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang kompleks parsial.

(3) Kejang kompleks parsial. Gejala kejang kompleks parsial akan ditandai dengan terjadinya gangguan kesadaran pada penderita.

(4) Kejang absens. Kejang ini mempunyai efek yang ringan dengan gangguan kesadaran yang singkat pula.

(5)   Kejang tonik-klonik yang pada umum mempunyai episode kejang yang lama dan terjadi kehilangan kesadaran.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Walaupun banyak kasus yang tidak dapat dicegah, namun usaha untuk mengurangi gejala penyakit epilepsi ini mungkin dapat menjadi pencegahan penyakit epilepsi yang dapat dilakukan. Pencegahan dapat anda mulai dari cedera kepala, yaitu dengan penanganan yang baik dan maksiman untuk wilayah sekitar kepala saat proses kelahiran. Wilayah sekitar kepala menjadi salah satu penyebab yang paling utama yang menjadikan seseorang dapat terserang peenyakit epilepsi.

Pencegahan lain yang dapat anda lakukan adalah dengan melakukan penekan terhadap adanya parasit dari lingkungan sekitar seperti cacing pita. Pencegahan ini dapat memberikan hasil yang efektif untuk masyarakat yang ingin menjauhkan diri dari penyakit epilepsi. Disebuah wilayah di Amerika Tengah telah berhasil menurunkan angka kasus baru dari penyakit epilepsi hingga mencapai 50% dengan cara melakukan pencegahan penyakit epilepsi dengan cara menurunkan tingkat terjadinya infeksi terhadap cacing pita.

Pengobatan Penyakit Epilepsi

Penanganan andalan untuk penyakit epilepsi adalah dengan dengan pemberian obat antikonvulsan, dengan kemungkinan pemberian seumur hidup sebagai pencegahan penyakit epilepsi yang diderita dapat muncul kembali. Pemilihan penggunaan antikonvulsan tergantung pada tipe kejang yang dialami, sindrom epilepsi, pengobatan lain yang digunakan, masalah kesehatan lainnya, dan usia serta gaya hidup penderita. Pada awalnya dokter merekomendasikan pengobatan tunggal. Apabila dengan pengobatan tunggal yang dilakukan tidak efektif, direkomendasikan beralih ke pengobatan tunggal lainnnya. 

Dua jenis pengobatan sekaligus hanya direkomendasikan bila pengobatan tunggal tidak bekerja dengan baik. Pada kurang lebih setengahnya, agen pertama efektif; agen tunggal kedua membantu sekitar 13% dan yang ketiga atau dua agen pada waktu bersamaan mungkin memberi tambahan bantuan sebanyak 4%. Sekitar 30% dari penderita tetap mengalami kejang walaupun sudah mendapatkan penanganan dengan antikonvulsan sebagai Pencegahan Penyakit Epilepsi.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Comments Off on Pencegahan Penyakit Epilepsi

Diagnosis dan Terapi Epilepsi

Untuk menegakkan diagnosis dan terapi epilepsi yang akan tidak sembarangan. Diperlukan pemeriksaan yang lengkap, mulai dari wawancara terhadap keluarga atau saksi mata terjadinya kejang, sampai pemeriksaan penunjang. “Wawancara langsung terhadap penyandang epilepsi sulit dilakukan, karena paisen tidak mampu mengingat apa yang terjadi saat kejang. Perlu juga dipastikan apakah yang terjadi memang benar kejang bukannya pingsan atau jatuh.

Diagnosis dan terapi yang tepat harus dilakukan sedini mungkin dan penentuan obat anti epilepsi yang tepat akan digunakan untuk mempengaruhi kesembuhan penyandang epilepsi. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan berupa EEG (elektroensefalografi) dapat memberikan informasi tambahan dalam menegakkan diagnosis. EEG akan memberikan gambaran rekaman aktifitas listrik di otak. Sel-sel syaraf di lapisan luar otak akan mengeluarkan gelombang listrik dengan voltase yang sangat kecil (mV). Kemudian gelombang listrik ini dialirkan ke mesin EEG untuk diamplifikasi, sehingga terekam ensefalogram dengan ukuran yang cukup untuk menentukan jenis gelombang otak yang terjadi.

Tes darah dan tes urine dapat dilakukan bergantung pada kondisi dan situasi pasien, pemeriksaan lain yang dapat membantu antara lain MRI atau CT scan juga dapat dilakukan untuk membantu Diagnosis dan Terapi Epilepsi.

Pengelolaan epilepsi

Obat antiepilepsi merupakan terapi utama dalam pengelolaan epilepsi. Obat diberikan atas dasar pertimbangan kemungkinan berulangnya serangan epilepsi dan efek samping pemberian obat. Obat ini baru diberikan jika diagnosis epilepsi sudah ditegakkan. Jika kejang yang terjadi bukan epilepsi. Pengobatan ditujukan untuk mengatasi penyebab. Misalnya jika kejang terjadi akibat demam tinggi maka diberikan kompres air hangat dan obat demam.

Dalam pengelolaan epilepsi, paisen beserta keluarganya perlu diberikan informasi selengkap-lengkapnya mengenai epilepsi, tujuan pengobatan dan efek samping yang mungkin timbul dari pengobatan. Terapi dimulai dengan satu macam obat, dengan dan sebisa mungkin menghindari pengobatan dengan lebih dari satu macam obat untuk menghindari efek samping.

Terapi penyakit epilepsi pada lansia dan wanita

Pada lansia, sering kali sudah timbul berbagai masalah kesehatan dan memerlukan kesehatan dan memerlukan beberapa macam obat untuk mengatasinya. Obat anti epilepsi dapat bereaksi dan berinteraksi dengan banyak obat, sehingga sebelum minum OAE sebaiknya ia menjalani pemeriksaan fungsi hati dan ginjal terlebih dahulu. Terapi standar biasanya cukup efektif, namun dapat juga menggunakan OAE jenis baru untuk meningkatkan kepatuhan pasien. Ini karena efek sampingnya lebih ringan dibanding dengan OAE jenis lama.

Pada wanita penyandang epilepsi, diagnosis dan terapi epilepsi perlu dilakukan untuk membantu dokter menentukan pilihan obat juga perlu diperhatikan. Ini karena obat anti epilepsi tertentu dapat menurunkan efektivitas obat kontrasepsi. Selain itu, ternyata naik turunnya hormon juga mempengaruhi epilepsi. Estrogen juga cenderung mempengaruhi epilepsi, sedangkan progesteron bersifat menurunkan epilepsi. Dengan demikian, mungkin diperlukan obat tertentu seperti penghambat ovulasi.

Selain diagnosis dan terapi epilepsi dengan menggunakan obat kimia, sebuah penelitian untuk disertasi S3 tentang pengobatan epilepsi yang bukan kimia. Pengobatan dengan cara yang alami tersebut yaitu dengan dipencet ibu jari tangannya. Terapi ini digunakan untuk mengurangi penyebab kejang atau timbulnya bangkitan (kambuh kejang epilepsi), saat terjadi kejang atau sebagai terapi pencegahan.

diagnosis dan terapi epilepsi dengan cara yang tradisional dengan memencet ibu jari tangan ini dari sebuah mitos yang telas dibuktikan dan ternyata, syaraf-syaraf yang terdapat di dalam ibu jari tangan ini padat dan memiliki prosentase yang luas di otak. Jadi, bisa turut membantu menghambat terjadinya gangguan listrik yang tinggi di otak penderita penyakit epilepsi. Saat terapi dengan carab ibu jari yang dipencet ini dimulai, mungkin akan menimbulkan rasa nyeri pada penderita. Rasa nyeri tersebut akan dialirkan ke otak sehingga terjadi hambatan listrik.

Kebangkitan epilepsi yang terjadi disebabkan karena terjadi gangguan listrik yang tinggi pada otak. Listrik yang tinggi itu bisa karena disebabkan oleh penyakit yang dari otak, bisa karena penyakit yang di luar otak. Itu semua bisa menyebabkan listrik yang tinggi yang di alami pada otak penderita penyakit epilepsi ini. Diagnosis dan terapi epilepsi dengan memencet ibu jari ini bisa dilakukan yang berguna untuk membantu mengatasi dan mengantisipasi terjadinya bangkitan.

Cara terapi ibu jari yang dapat dilakukan adalah :

  • pencet ibu jari penderita penyakit epilepsi kurang lebih selama 30 detik, lalu 30 detik lepas.
  • Kemudian pencet lagi pada tempat yang sama dan waktu lama yang sama juga, lalu lepas lagi sampai penderita merasakan rasa nyeri pada ibu jarinya

Penekanan yang diberikan pada ibu jari boleh keras tapi sampai jangan nyeri berlebihan. Karena kalau nyeri yang dirasakan penderita berlebihan akan menimbulkan stres, kalau stres terus, justru memicu munculnya bangkitan. Hal ini dapat pasien lakukan ketika sedang menonton televisi, atau duduk di dalam kendaraan. Memencet jempol ini juga bisa dilakukan saat terjadi kejang oleh kerabat si pasien atau orang -orang yang aa di sekitar penderita epilepsi yang berfungsi untuk menolong penderita agar kejang yang dialami lebih cepat berhenti.

Diagnosis dan terapi epilepsi lainnya yang dapat anda lakukan adalah dengan memperhatikan kondisi penderita epilepsi dan permasalahan yang dialaminya, mengusahakan agar penyandang penyakit epilepsi menjadi percaya dengan anda bahwa tidak ada orang yang akan berbuat jahat kepadanya dan atau benda disekitar yang akan melukai dirinya.

Diagnosis dan Terapi Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Diagnosis dan Terapi Epilepsi

Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi

Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi yang paling utama adakan cedera kepala. Pada tahun 2009, data WHO menyebutkan bahwa penyandang epilepsi di seluruh dunia diperkirakan mencapai 50 juta orang, dengan 50% ditemukan di negara berkembang. Epilepsi tidak hanya menyerang anak-anak, namun juga dapat terjadi pada dewasa, lansia, bahkan bayi yang baru lahir sekalipun. Ini dikarenakan banyak hal yang dapat mencetuskan terjadinya epilepsi.

Menurut Dr. Irawan, gangguan atau ketidakseimbangan neurotransmitter sebagai pencetus Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi, bisa terjadi dipisu oleh cedera kepala, kurangnya oksigen pada saat proses kelahiran, gangguan perkembangan otak, selaput otak, dan infeksi otak, gangguan perdarahan darah atau stroke, tumor otak dan akibat kelainan genetik tertentu. Meski demikian, hampir 2/3 kasus epilepsi tidak diketahui penyebabnya.

Awas Pencetus Serangan Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi

Di luar serangan, pada dasaranya penyandang penyakit epilepsi seperti orang normal lainnya. Untuk itu perlu diketahui penyebab yang bisa mencetuskan serangan, seperti kurang tidur atau tidur terputus-putus dan alergi makanan. Konsumsi alkohol, rokok dan obat yang menstimulasikan otak dapat menurunkan ketahanan terhadap kejang, sehingga lebih mudah terjadi bangkitan. Menurut Dr. Irawati, cahaya berkedip-kedip, seperti pada video game atau tayangan dengan kilatan-kilatan cahaya juga dapat mencetuskan serangan terjadinya epilepsi.

Apalagi jika paisen lupa meminum obat anti epilepsi atau kehabisan obat anti epilepsinya, misalnya dalam perjalanan jauh. Hal tersebut juga dapat menjadi slaah satu penyebab kambuhnya penyakit epilepsi yang dialami. Faktor lain adalah stres dan tekanan dalam kehidupan. Oleh karenanya pasien dianjurkan untuk menerapkan metode relaksasi.

Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi

Selama ini, jenis penyakit epilepsi yang paling banyak dikenal adalah jenis kejang seluruh badan. Mungkin karena epilepsi jenis ini merupakan penyakit epilepsi yang paling nyata dan mudah dilihat oleh orang-orang sekitar. Padahal, sebenarnya kejang yang terjadi dapat digolongkan menjadi 2 kelompok besar, yaitu kejang umum dan kejang parsial atau sebagian.

Mengetahui Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi serta gejala dan tanda-tanda epilepsi sangat penting, untuk membedakannya dengan kondisi kesehatan lain yang tentunya menentukan pengobatan pada pasien. Perlu diingat epilepsi yang sering dialami pada anak-anak berbeda dengan epilepsi yang dialami dengan orang dewasa, baik dilihat dari sisi penyebabnya, gejala yang tampak, pengobatan yang diberikan serta prognosisnya.

• Kejang parsial atau fokal

Jenis kejang ini dikelompokkan menjadi kejang sederhana dan kejang parsial kompleks. Kejang parsial sederhana. Kejang ini tidak menyebabkan hilangnya kesadaran pada penderita yang mengalaminya. Bergantung pada lokasi otak yang mengalami gangguan, biasanya kejang hanya terjadi pada satu tempat, misalnya gerakan menyentak atau merinding pada tangan. Setelah kejang yang dialami berakhir, biasanya  ada kelemahan sementara pada otot-otot yang terkena. Kejang parsial kompleks, yang merupakan kejang yang paling sering terjadi pada dewasa. Kejang jenis ini menyebabkan perilaku tidak disengaja atau tidak terkontrol yang dilakukan oleh penderitanya. Bahkan perilaku tersebut sampai menyebabkan kehilangan kesadaran namun hanya sesaat, seperti seseorang yang sedang bengong memikirkan sesuatu. Setelah beberapa detik kemudian terjadi gerakan berulang seperti mengunyah atau mengulum bibir. Episode kejang yang dialami penderita penyakit epilepsi ini biasanya tidak lebih dari dua menit.

• Kejang umum

Kejang umum Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi yang dipicu oleh gangguan sel syaraf yang lebih luas dibanding kejang fokal, sehingga dampak terhadap  pasien juga lebih besar. Jenis kejang ini dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu kejang tonik-klonik (grand mal) atau absence (petit mal).

– Kejang tonik-klonik. Kejang tonik-klonik adalah salah satu jenis kejang pada penyakit ayan atau epilepsi yang dimulai dengan fase tonik, yaitu kontraksi yang terjadi pada otot secara tiba-tiba yang menyebabkan pasien jatuh dan berbaring kaku selama kurang lebih 10-30 detik. Jika kerongkongan ikut mengalami kontraksi, mungkin dapat terdengar suara bernada tinggi atau seperti orang sedang menangis. Setelah fase tonik masuk fase klonik. Fase klonik terjadi dimana otot mulai mengalami kaku dan relaks secara bergantian. Setelah itu, pasien dapat kencing atau BAB tanpa sadar. Kejang ini biasanya berlangsung kurang lebih selama 2-3 menit. Pasien penderita penyakit epilepsi ini kemudian mulai sadar secara bertahap, lalu setelah bangun ia akan merasa bingung dan sangat lelah sebab tidak menyadari dari apa yang sudah ia lakukan barusan. Beberapa orang dapat memiliki firasat bahwa ia akan mengalami kejang. Hal ini disebut aura.

– Kejang absence (Petit mal), merupakan Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi yang dapat memicu kehilangan kesadaran sementara, yaitu sekitar 3-30 detik. Ini ditandai dengan berhenti bergerak dan hilangnya perhatian beberapa saat, sehingga mungkin tidak disadari oleh orang lain. Penyandang epilepsi pada anak-anak, dapat terlihat hanya seperti orang bengong atau berjalan tanpa arah seperti orang yang sedang mengigau. Mungkin hanya terlihat seperti sedang mengedip-ngedipkan mata atau gerakan kecil lainnya. Petit mal kadang mirip dengan kejang parsial sederhana maupun kompleks. Namun pada petit mal, serangan dapat terjadi sampai 50-100 kali setiap harinya. Sekitar 25% penyandang petit mal akhirnya berkembang menjadi grand mal yang mungkin dapat menjadi Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi yang lebih parah dari sebelumnya.

Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Penyebab dan Jenis Penyakit Epilepsi

Tanda Tanda Penyakit Epilepsi

Tanda Tanda Penyakit Epilepsi yang paling mencolok adalah serangan kejang yang paling sering dialami oleh penderita epilepsi pada umumnya. Epilepsi atau dalam istilah awamnya adalah ayan atau sawan sudah dikenal sejak lama, namun hingga kini pemahaman tentang penyakit ini masih rendah. Stigma negatif masih sering diletakkan kepada penyandang epilepsi baik di negara maju maupun di negara berkembang. Banyak masyarakat masih memiliki pandangan bahwa epilepsi bukanlah penyakit tetapi karena bukanlah penyakit tetapi karena masuknya roh jahat, kesurupan, guna-guna atau sebuah kutukan. Dikucilkan dari lingkungan, dikeluarkan dari sekolah, terhambat karir dan kehidupan rumah tangga merupakan masalah yang sering dihadapi penyandang epilepsi dan membuat mereka tertekan dan depresi.

Ditambah lagi, banyak keluarga penyandang epilepsi yang masih menutup-nutupi keadaan sehingga penanganan epilepsi menjadi tidak optimal. Padahal pada kenyataannya epilepsi sama dengan penyakit-penyakit kronis atau penyakit menahun lainnya. Epilepsi dapat diobati dan dikendalikan sehingga penyandang epilepsi dapat hidup normal dan berprestasi.

Gambar : Penyandang penyakit epilepsi

Tanda-tanda dari penyakit epilepsi

Epilepsi dapat diartikan sebagai kondisi yang ditandai dengan kejang berulang secara spontan. Kejang terjadi sebagai akibat letupan listrik di dalam otak, sehingga terjadi gangguan pada gerakan sensasi kesadaran atau perilaku tanpa disadari penyandangnya.

Otak manusia terdiri dari triliyunan sel syaraf yang saling berhubungan melalui cetusan-cetusan listrik yang diperantai oleh zat kimia yang disebut neurotransmitter. Cetusan listrik ini juga bekerja pada otot, menciptakan kesadaran, pikiran, sensasi, aksi dan pengaturan fungsi tubuh bagian dalam. Jika terjadi gangguan atau ketidakseimbangan neurotransmitter, maka dapat terjadi letupan yang tidak diinginkan dan akibatnya terjadi kejang.

Penting untuk diketahui, yang dimaksud dengan kejang disini  tidak hanya gerakan mengejang di seluruh badan yang menjadi tanda tanda penyakit epilepsi yang menyerang, namun dapat berupa menghilangnya kesadaran atau bengong sesaat, mata mendelik sekejap atau tanda-tanda lain yang kadang tidak disadari penyandang epilepsi maupun orang disekitarnya. Anak dapat sering jatuh atau sulit mengikuti pelajaran. Orang tua atau guru yang tidak teliti, dapat salah mengerti dan menganggap anak tersebut bodoh.

Lebih parah lagi, jika terjadi kejang seluruh badan, orang menganggap penyandang mengalami kesurupan, kena guna-guna atau kutukan. “Akibatnya penyandang epilepsi sering menghadapi masalah psikososiokultural berupa dikucilkan dari lingkungan, dikeluarkan dari sekolah dan pekerjaan, serta rumah tangga terganggu.

Kejang tidak selalu epilepsi

Anggapan di masyarakat, kejang kerap diidentikkan dengan epilepsi ataupun sebaliknya. Nyataya menurut Dr. Irawan, tidak semua kejang adalah tanda tanda penyakit epilepsi. Jika kejang yang disertai dengan demam tinggi,  kadar gula darah yang rendah, penghentian obat-obatan atau alkohol atau segera setelah trauma kepala, biasanya hal ini bukan kejang akibat epilepsi.

Jika hal ini terjadi tanpa riwayat kejang sebelumnya, biasanya tidak perlu diberikan obat anti epilepsi yang diobati hanya penyakit lain yang menyebabkan terjadinya kejang-kejang tersebut. Satu dari dua wanita yang termasuk penderita penyakit epilepsi, kejang yang terjadi bukan kejang karena kambuhnya penyakit epilepsi yang dialami, namun karena menstruasi dan epilepsi yang memiliki hubungan. Mengubah atau menambahkan obat-obatan tertentu sebelum periode menstuasi yang di jalani mungkin akan dapat membantu menghindari kejang yang dialami. Untuk mengganti atau menambahkan obat anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang sudah merawat anda.

Dukungan yang bisa diberikan untuk penderita penyakit ayan atau epilepsi ini adalah sangat dianjurkan untuk tidak memendam perasaannya. Anda dapat mencengarkan semua curhatan penderita dengan penuh perhatian. Penderita epilepsi sebaiknya tidak di asingkan namun anda harus memberikannya perhatian lebih agar ia merasa tenang ketika disamping anda. Tanyakan bantuan apa yang bisa anda lakukan atau anda berikan untuk penderita epilepsi jika suatu saat penderita mengalami tanda tanda penyakit epilepsi. Jangan biarkan penderita epilepsi mengemudi sendiri. Maka, jika anda sedang ingin pergi ke suatu tempat, mungkin anda dapat menawarinya tumpangan atau membantunya untuk mengurus sesuatu yang penderita sedang perlukan untuk saat itu.

Pencegahan Tanda tanda Penyakit Epilepsi

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi, seperti :

  • Infeksi yang terjadi pada masa kanak-kanak harus dikontrol dengan menggunakan vaksinasi yang benar. Apabila anda adalah sepasang orang tua dengan anak yang pernah mengalami kejang demam harus di instruksikan pada metode untuk mengontrol demam. Pengontrolan demam anak dapat anda lakukan dengan memberikan kompres dingin dan juga pemberian obat anti peuretik.
  • Untuk mengidentifikasi anak gangguan kejang pada usia dini, pencegahan kejang yang dapat dilakukan dengan penggunaan obat-obat antikonvulsan secara bijaksana dan memodifikasi daya hidup yang merupakan bagian dari rencana pencegahan tanda ini.
  • Cidera kepala yang menjadi salah satu penyebab utama dari terjadinya penyakit epilepsi yang dapat dicegah. Tindakan pencegahan yang aman dapat dilakukan dengan tidak hanya dapat hidup aman, tetapi juga mengembangkan pencegahan adanya tanda tanda penyakit epilepsi akibat cidera kepala.
  • Menemani anak pada saat anak sedang bermain dan tidak membiarkan anak anda dalam keadaan fikiran yang kosong juga dapat anda gunakan sebagai tindakan pencegahan munculnya serangan kambuhan yang terjadi secara tiba-tiba.

 Tanda Tanda Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Tanda Tanda Penyakit Epilepsi

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi

Tetap bersikap tenang merupakan salah satu Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi. Epilepsi atau sering dikenal dengan penyakit ayan merupakan penyakit gangguan pada sistem saraf otak yang menimbulkan berbagai reaksi pada tubuh manusia. Reaksi itu antara lain melamun sesaat, gangguan kesadaran, kesemutan hingga kejang-kejang.

Diantara beberapa penyakit yang menjadi momok bagi orang banyak, epilepsi adalah salah satunya. Epilepsi memiliki banyak konsekuensi dari segi sosio-ekonomi, antara lain timbulnya rasa malu dalam pergaulan, hilangnya izin mengemudi, kesulitan melakukan pekerjaan dan sebagainya. Selain itu, epilepsi dapat terjadi pada siapa saja diseluruh dinia tanpa batasan usia, gender, RAS sosial dan ekonomi.

Melihat seseorang mendapat serangan epilepsi, apalagi jika ini adalah pengalaman pertama anda, adalah pengalaman yang cukup menegangkan. Namun, epileptik tidak akan membahayakan anda dan sedang sangat membutuhkan bantuan anda.

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi ini merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat kambuh dimanapun penderitanya sedang berada tergantung dari penyebab yang muncul pada sesaat sebelum serangan kambuh.

10 langkah Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi yang dapat anda lakukan adalah:

  1. Berusaha untuk selalu tetap tenang dan tidak panik ketika melihat seseorang sedang mengalami serangan kambuhan di manapun anda berada.
  2. Longgarkan semua baju atau kerah baju yang ia pakai. Tindakan tersebut berfungsi untuk membantu pernafasan penderita lebih lancar.
  3. Perhatikanlah sekeliling anda. Apakah orang itu berada di tempat yang berbahaya, misalnya di dekat api, kolam atau tangga? Jika iya segera pindahkan penderita ke tempat yang lebih aman. Jika tidak, jangan pindah penderita namun pindahkahlah benda-benda dari sekitar mereka yang mungkin akan tertabrak akibat reaksi kejang yang diberikan misalnya meja dan lemari agar tidak jatuh menimpa mereka jika tertabrak.
  4. Catat lama terjadinya serangan yang dialami penderita. Jika serangan berlangsung selama 5 menit tanpa berhenti, segera panggil ambulans atau siapkan kendaraan untuk mengantarnya ke rumah sakit.
  5. Temani mereka dan jangan biarkan mereka sendirian saat sedang mengalami serangan. Jika mereka tidak ambruk, tapi terlihat kosong atau bingung, tuntun mereka menjauh dari bahaya apapun yang ada disekitar. Berbicaralah dengan tenang, buat penderita percaya kepada anda bahwa tidak akan ada orang yang akan berbuat jahat kepadanya.
  6. Jika penderita kehilangan kesadaran atau ambruk, Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi dengan letakkan sesuatu yang lembut dibelakang kepala mereka. Misalnya seperti bantal atau baju untuk menjaga agar kepala tidak terbentur dengan ubin atau lantai dan mengalami cedera yang semakin parah.
  7. Jangan berusaha untuk menahan gerakan kejang yang sedang menyerang penderita. Hal ini justru hanya dapat melukai mereka.
  8. Jangan masukkan apapun ke mulut mereka. Mereka tidak akan mengigit lidah, jangan kawatir. Karena jika anda memasukka sesuatu seperti sapu tangan atau sendok atau benda lainnya ke dalam mulut penderita, hal tersebut hanya akan memicu penderita untuk mengalami muntah.
  9. Periksa kembali waktu yang sudah anda catat tadi. Jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit, panggil ambulans karena jika dibiarkan akan membuat epilepsi pada penderita akan semakin memburuk.
  10. Sesudah kejang  yang dialami berhenti, letakkan mereka di posisi pemulihan dan periksa apakah pernafasan mereka kembali normal. Periksa mulut mereka untuk memastikan tidak ada benda yang menghalangi saluran pernafasan, misalnya makanan atau gigi palsu. Jika mereka sulit bernafas, segera panggil ambulans.
  11. Tetap bersama mereka hingga mereka pulih. Jika mereka terluka atau mendapat serangan lanjutan, segera panggil ambulans.
  12. Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi yang dapat anda berikan kepada penderita jika sedang berada dirumah dengan durasi kejang yang lama adalah midazolan yang dapat anda letakka di mulut penderita atau dapat juga dengan diazepam sebagai bentuk sediaan secara rektal.

Setelah anda melakukan Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi untuk mengobatan anda dapat menggunakan pengobatan alternatif seperti :

1. Akupuntur, teknik memasukkan beberapa jarum atau memanipulasi jarum ke dalam titik akupuntur tubuh. Teori akupuntur yang berasal dari Pengobatan/Obat-obatan tradisional Tiongkok tidak melalui penggunaan metode ilmiah, dan mendapat berbagai kritik berdasarkan pemikiran ilmiah. Tidak ada basis anatomis atau histologis yang secara fisik bisa diverifikasi tentang keberadaan titik akupunktur atau meridian (akupunktur).

2. Yoga, berarti “penyatuan”, yang bermakna “penyatuan dengan alam” atau “penyatuan dengan Sang Pencipta”. Yoga merupakan salah satu dari enam ajaran dalam filsafat Hindu, yang menitikberatkan pada aktivitas meditasi atau tapa di mana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca inderanya dan tubuhnya secara keseluruhan. Selain untuk penanganan atau pengobatan penyakit epilepsi, yoga juga memiliki khasiat lainnya.

3. Pengobatan alternatif yang dapat anda lakukan untuk penderita epilepsi dengan daun pegagan. penyakit epilepsi seringkali ditangani secara tradisional dengan ramuan herbal, salah satunya Pegagan (Centella asiatica). Beberapa senyawa aktif seperti triterpenoid, brahmoside (Bacoside A), dan brahminoside yang terkandung pada tanaman pegagan ini, memiliki sifat sedatif yang mampu membuat penderita penyakit epilepsi menjadi tenang dan mampu merelaksasi pembuluh darah yang tegang. Caranya ambil segenggam daun Pegagan dan cuci bersih. Ambil gula aren atau gula jawa secukupnya. Campurkan kedua bahan tersebut dan blender atau tumbuk hingga halus dan tercampur rata. Ambil satu sendok ramuan dan seduh dengan satu gelas air mendidih. Saring dan minumkan ramuan tersebut dengan rutin satu gelas sehari.

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Pertolongan Pertama Pada Penyakit Epilepsi

Diet Pada Penyakit Epilepsi

Diet ketogenik termasuk salah satu diet pada penyakit epilepsi. Diet katogenik ini adalah pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Pola makan ini membuat tubuh menghasilkan energi dengan membakar lemak, dan bukan membakar glukosa. Studi menunjukkan bahwa pola makan ketogenik membantu 2 dari 3 anak epileptik (penderita ayan) yang menggunakan pola makan ini. Satu dari 3 anak terbebas dari serangan epilepsi.

Diet Pada Penyakit Epilepsi

Selain dengan mengonsumsi obat anti epilepsi, ternyata terdapat metode lain yang mampu mengurangi kemungkinan timbulnya kejang pada pasien epilepsi. Berikut beberapa diet yang dapat dilakukan oleh penderita penyakit epilepsi antara lain :

1. Diet Katogenik

Metode tersebut dikenal dengan program diet kategonik. Faktanya, diet ketogenik telah dikenal sehat tahun 1920-an. Namun metode ini mulai ditinggalkan sering dengan ditemukannya obat anti-epilepso. Diet ini dilakukan dengan jalan mengurangi konsumsi karbohidrat dan menggunakan lemak sebagai sumber energi utama. Contohnya dengan mengonsumsi makanan kadar lemak tinggi seperti cokelat, mentega, daging dan mayonaise, serta menghindari konsumsi nasi dan kentang.

Diet pada penyakit epilepsi dengan menggunakan diet kategonik memastikan proses pembakaran lemak ini terus berlangsung. Diet ini memaksa tubuh anak membakar lemak seoanjang waktu dengan konsumsi kalori yang rendah dan lemak yang tinggu. Sekitar 80% sumber kalori akan berasal dari lemak. Sedangkan sisanya dari karbohidrat dan protein.

Setiap kali jam makan, anak mengonsumsi lemak 4 kali lebih banyak daripada protein dan krbohidrat. Jumah makanan dan cairan yang dikonsumsi setiap waktu makan harus diperhitungkan dengan seksama sesuai dengan berat tubuh anak.

Pola makan biasanya terdiri dari sedikit buah-buahan atau sayuran (sumber karbohidrat); daging, ikan atau ayam (sumber protein) dan banyak makanan berlemak (seperti cream, mentega, telur, mayonaise) dan tak ada gula.

Berikut ini adalah contoh dari pola makan diet ketogenik yang dilakukan oleh penderita epilepsi yang sedang menjalani diet pada penyakit epilepsi :

  • Sarapan. Untuk menu sarapan, penderita epilepsi hanya diizinkan untuk mengkonsumsi telur dadar, crean, dan jus jeruk.
  • Makan Siang. Untuk makan siang, makanan yang diizinkan untuk dikonsumsi oleh penderita ternyata lebih banyak pilihannya dibandingkan untuk sarapan pagi. Untuk makan siang penderita boleh mengkonsumsi sebagian dari pilihan makanan yang ada seperti : Spageti dengan mentega dan ditambahkan sedikit keju diatasnya, selada dengan mayonaise, atau soda jeruk dengan whipped cream
  • Makan malam. Untuk makan malam penderita penyakit ayan atau epilepsi yang sedang menjalani diet katogenik ini dapat menikmati sedikit makanan yang berat seperti : Hot dog, Asparagus dengan mentega, Selada dengan mayonaise, dan Es krim tanpa gula

Jumlah dari tiap makanan harus diatur dengan ketat, bahkan jika perlu ditimbang, karena kesalahan kecil dalam mengukur jumlah makanan (atau jika anak mencuri makan biskuit atau kue yang mengandung gula, atau bahkan obat atau pasta gigi) dapat merusak diet dan mungkin mengakibatkan serangan epilepsi.

2. Diet glutamat dan aspartat

Selain diet ketogenik, ada pula diet lain yang juga dapat membantu mengontrol gejala kejang pada pasien epilepsi. Diet ini dilakukan dengan cara membatasi asupan glutamat dan aspartat yang dikonsumsi oleh penderita epilepsi. Diet pada penyakit epilepsi ini relatif lebih mudah dilakukan karena hanya perlu menghindari makanan yang mengandung glutamat dan aspartat saja.

Asam amino glutamat dan aspartat yang dikonsumsi oleh penderita dapat menyebabkan stimulasi saraf secara berlebihan sehingga memicu timbulnya kejang pada pasien epilepsi. Glutamat lazim dikonsumsi dalam bentuk Mono Sodium Glutamat (MSG), yang banyak digunakan sebagai penyedap makanan. Sedangkan aspartat dapat masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi aspartam yang digunakan sebagai pemanis buatan. Jadi, cara mudah untuk menghindari timbulnya kejang adalah dengan menjauhi makanan yang menggunakan penyedap rasa dan pemanis buatan. Cukup mengkonsumsi makanan yang alami dan yang menyehatkan saja. Makanan olahan rumah yang tidak diberikan MSG kedalamnya juga baik untuk penderita epilepsi.

Berikut ini beberapa tips yang disarankan untuk orang tua yang sedang memperhatikan jalankan diet pada penyakit epilepsi dengan melakukan diet katogenik ini adalah :

  • Jangan terlalu khawatir dengan proses puasa awal atau pola makan awal yang anda jalani, kebanyakan anak-anak dapat menerima konsidi ini dengan bijak.
  • Jadikan kebiasaan ini sebagai kebiasaan rutin yang dapan anda lakukan saat menyiapkan makanan untuk diet katogenik yang dijalani anak anda.
  • Bila perlu libatkan anak anda dalam menimbang makanan untuk ia makan agar lebih asik dan lebih terbiasa.
  • Gunakan piring dengan ukuran yang lebi kecil agar makanan yang ada sediakan untuk anak terlihat lebih banyak.
  • Apabila anak anda suka dengan makanan penutup, anda dapat membuatkannya es krim khusus untuknya dan simpan di dalam lemari es. Es krim yang anda berikan dapat dihitung dalam pola makan yang akan anda berikan untuk anak anda setiap harinya.
  • Berikan sayur rebus untuk anak anda. Karena sayur rebus makanan yang paling bagus dalam nilai nutrisi.
  • Bentuk makanan dengan bentuk-bentuk yang unik agar anak anda mendaji lahap untuk makan dan lupa dengan diet pada penyakit epilepsi yang sedang ia jalani.

Diet Pada Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Diet Pada Penyakit Epilepsi

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi dapat dilakukan dengan tradisional. Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologis yang utama. Epilepsi sering dihubungkan dengan disabilitas fisik, disabilitas mental, dan konsekuensu psikososial yang berat bagi penyandangnya (pendidikan yang rendah, pengangguran yang tinggi, stigma sosial, rasa rendah diri, kecenderungan tidak menikah bagi penyandangnya). Epilepsi adalah gangguan neurologis umum kronis yang ditandai dengan kejang berulang tanpa alasan. Ini adalah tanda-tanda kejang sementara dan atau gejala dari aktivitas neuronal yang abnormal, berlebihan atau sinkron di otak.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Otak manusia sebenarnya terdiri dari jutaan sel saraf yang berfungsi untuk mengkoordinasikan semua aktifitas tubuh selain faktor genetik dari prnyakit epilepsi yang juga disebabkan oleh beberapa faktor lainnya. Berkit beberapa faktor penyebab penyakit ayan atau epilepsi  yang paling umum, diantaranya :

  • Faktor genetik yang terjadi akibat dari adanya gen tertentu yang bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit epilepsi dan membutuhkan pengobatan atau beberapa Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi. Tapi penyebab pastinya tetap belum diketahui.
  • Trauma yang terjadi di kepala akibat dari penderita pernah mengalami cidera di kepala.
  • Penderita epilepsi yang juga mengalami penyakit tumor otak
  • Terjadi kerusakan otak penderita dalam proses kelahiran
  • Penyakit stroke
  • Penderita epilepsi yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol.

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Untuk menyembuhkan penyakit ini ada cara sederhana yang dapat dilakukan para penderita, yaitu diet kategonik. Diet ini terbukti dapat menurunkan frekuensi timbulnya kejang pada anak-anak, namun diet ini relatif sulit dinjalankan. Karena pasien hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan berlemak, maka tubuh akan mengalami kekekurangan berbagai nutrisi yang penting, seperti vitamun B, C, dan D. Resiko yang lebih besar adalah terjadnya penurunan gula darah secara drastis akibat pembatasan konsumsi karbohidrat termasuk gula. Diare dan gangguan batu ginjal juga kerap terjadi. Dengan demikian sebelum dan selama menjalankan program diet ini, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter.

Umumnya pada waktu mencocokkan diet ini dengan kebutuhan anak dan meningkatkan efektifitasnya. Dokter biasanya memulai dengan menanyakan kepada orangtua tentang pola makan anak selama satu bulan terakhir. Bahkan jika diet belum juga berhasil, sejarah pola makan anak selama 2-3 bulan terakhir mungkin juga diperlukan.

Cara Penyembuhan Penyakit Epilepsi dengan Diet : Diat Katogenik

Selama melakukan diet kategonik, anak tetap mengonsumsi obat ayan atau epilepsi, tetapi dosisinya mungkin akan dengan perlahan dikurangi. Jika anak merespon dengan baik diet kategonik ini, dokter bahkan akan mengehentikan obat-obatan seluruhnya.

Dokter dan ahli gizi yang sudah berpengalaman dalam diet katogenik bagi pasien penderita epilepsi ini dapat menganalisa kondisi pada anak dan dapat menetapkan rencana pola makan Dokter harus menyancang pola makan yang masih aman untuk kesehatan dan pertumbuhan anak.

Pola makan yang mungkin diberikan oleh dokter biasanya terdiri dari sedikit buah-buahan atau sayuran sebagai sumber karbohidrat, daging, ikan atau ayam sebagai dumber protein dan banyak memakan makanan berlemak seperti cream, mentega, telur, mayonaise, dan tidak mengkonsumsi gula. Dengan anda memberikan nutrisi yang bersifat katogenik telah menjadi salah satu cara pengobatan penyakit epilepsi.

Cara penyembuhan yang dapat anda lakukan lainnya untuk Penyakit Epilepsi dengan obat tradisional :

Resep 1. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Bahan-bahan yang dibutuhkan : Lidah buaya 60 gram dan air 600 cc

Cara pembuatan ramuan : kupas kulit lidah buaya dan cuci dagingnya hingga bersih. Rebus dalam 600 cc air bersih hingga mendidih. Biarkan ramuan tetap mendidih dan tersisa setengahnya. Berikan air sebusan lidah buaya ini untuk penderita selagi masih hangat. Pemberian obat dapat anda lakukan 2 kali sehari setiap pagi dan sore hari.

Resep 2. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Bahan-bahan yang dibutuhkan : 30 gram daun meniran, 30 gram daun jinten, 7 lembar daun sambung nyawa, 30 gram daun sambiloto, gula merah, dan 600 cc air bersih.

Cara pembuatan ramuan : Campurkan semua bahan menjadi saku kecuali gula merah, lalu cuci hingga bersih. Rebus semua bahan dengan 600 cc air bersih hingga mendidih dan airnya tersisa setengahnya atau sekitar 300 cc. Saring ramuan dan berikan pada penderita selagi masih hangat. Obat epilepsi ini dapat anda berikan 2 kali sehari untuk mengurangi serangan yang terjadi.

Resep 3. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Bahan-bahan yang diperlukan : 1 genggan akar baru cina, 1 ruas ibu jari jahe, 1 ruas ibu jari gula aren, dan 4 gelas air.

Cara pembuatan ramuan : ambil akar daun baru cina dan jahe, lalu cuci hingga bersih. Rebus dalam 4 gelas air bersih dan tunggu hingga mendidih. Biarkan rebusan mendidih dan airnya surut menjadi setengahnya. Angkat dan biarkan hingga ramuan tersebut dingin. Saring dan berikan ramuan kepada penderita epilepsi sebanyak 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Resep 4. Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Resep yang satu ini merupakan resep yang paling mudah untuk anda lakukan. Bahan-bahan yang diperlukan untuk resep ini hanya buah ciplukan. Cari buah ciplukan yang sudah masak di ladang sekitar rumah anda. Kumpulkan sekitar 8 sampai 10 buah, kemudian cuci hingga bersih. Untuk buah ciplukan ini anda tidak perlu mengolahnya, namun anda cukup mengkonsumsinya langsung. komsumsi buah ini setiap hari hingga penyakit epilepsi yang anda alami membaik.

Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Comments Off on Cara Menyembuhkan Penyakit Epilepsi

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi dapat dilakukan setelah diagnosis epilepsi ditegakkan dan biasanya membutuhkan bahwa kejang yang terjadi secara spontan. Namun, sindrom epilepsi tertentu memerlukan pencetus tertentu atau pemicu untuk kejang terjadi. Ini disebut refleks epilepsi.

Penyakit ayan atau epilepsi terkadang kambuh disaat yang tidak bisa diprediksi dan merupakan penyakitn saraf menahun. Walaupun demikian, bukan berarti penyakit ayan tidak bisa diobati. Jika penanganan dan pengobatan dilakukan dengan tepat, maka fungsi sel-sel saraf pada otak akan kembali pulih dan dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Tujuan pengobatan yang dilakukan pada penderita epilepsi adalah untuk menyembuhkan, atau bila tidak mampu menyembuhkan, bisa mengatasi gejala-gejala dan mengurangi efek samping pengobatan. Pada penyakit epilepsi, bila tidak diketahui kelainan struktural, metabolik, atau endokrin yang dapat disembuhkan, maka tujuan pengobatan adalah memperbaiki kualitas hidup penderita dengan menghilangkan atau mengurangi frekuensi sawan tanpa menimbulkan efek samping yang tidak dikehendaki.

Beberapa obat antikonvulsi dapat diberikan untuk mengontrol kejang, walaupun mekanisme kerja zat kimia dari obat-obatan tersebut tetap masih tidak diketahui. Tujuan dari pengobatan adalah untuk mencapai pengontrolan kejang dengan efek samping minimal.

Pengobatan obat-obatan lain mungkin diperlukan jika kontrol kejang tidak tercapai atau bila peningkatan dosis memungkinkan terkkadi toksisitas. Pemberian obat membutuhkan pengaturan karma disesuaikan dengan penyakit yang terjadi, perubahan berat badan atau peningkatan stres. Menghentikan pengobatan antikonvulsan dengan tiba-tiba menyebabkan kejang lebih sering terjadi atau dapat menimbulkan status epileptik.

Berikut beberapa obat yang dapat anda berikan untuk penderita penyakit ayan atau  epilepsi sebagai cara mengobati penyakit epilepsi, namun harus menggunakan resep dari dokter yang sudah merawat pencerita seperti :

1. Fenitoin

Fenitoin merupakan obat anti epilepsi pilihan pertama yang diberikan untuk penderita kejang umum dan kejang tonik-klonik. Fenitoin ini juga dapat digunakan untuk mengurangi atau mencegah kejang yang terjadi pada pasien trauma kepala/bedah syaraf. Feniton memiliki efek samping yang sama dengan obat epilepsi lainnya seperti mengantu. Namun penggunaan obat ini juga memiliki efek samping lainnya seperti : kelelahan, gangguan pengelihatan dan juga disfungsi korteks.

2. Primidon

Primidon adalah obat atau Cara Mengobati Penyakit Epilepsi yang sering digunakan untuk penderita kejang parsial dan kejang tonik-klonik. Primidon ini memiliki efek sebagai penurun neuron eksitatori. Efek anti kejang yang terkandung dalam primidon ini hampir sama dengan penurunan pada fenobarbital, namun kurang poten. Didalam tubuh primidon dirubah menjadi metabolit aktif yaitu fenobarbital dan feniletilmalonamid (PEMA). PEMA dapat meningkatkan aktifitas fenobarbotal. Dosis primidon 100-125 mg 3 kali sehari. Efek samping yang sering terjadi antara lain adalah pusing, mengantuk, kehilangan keseimbangan, perubahan perilaku, kemerahan dikulit, dan impotensi.

3. Etosuksimid.

Obat etosuksimid ini adalah cara mengobati penyakit epilepsi yang digunakan untuk terapi kejang absens. Dosis penggunaan etosuksimid untuk anak-anak usia 3-6 tahun adalah 250 mg per hari, untuk dosis awal dan 20 mg per hari untuk dosis pemeliharaan. Sedangkan untuk dosis anak dnegan usia lebih dari 6 tahun dan dewasa 500 mg per hari. Efek yang muncul akibat penggunaan obat etosuksimid ini adalah seperti mual dan muntah. Efek samping lainnya dari penggunaan obat etosuksimid ini adalah ketidak seimbangan tubuh, mengantuk, gangguan pencernaan, tubuh menjadi goyah, pusing dan juga cegukan.

4. Asam Valproat

Asam valproat merupakan salah satu pilihan pertama sebagai cara mengibati penyakit epilepsi untuk terapi kejang parsial, kejang absens, dankejang mioklonik, dan kejang tonik-klonik . Asam valproat dapat meningkatkan GABA dengan menghambat degradasi nya atau mengaktivasi sintesis GABA. Asam valproat juga  berpotensi terhadap respon GABA post sinaptik yang langsung menstabilkan membran serta mempengaruhi kanal kalium. Dosis penggunaan asam valproat 10-15 mg/kg/hari. Efek samping yang sering terjadi adalah gangguan pencernaan (>20%), termasuk mual, muntah, anorexia, dan peningkatan berat badan. Efek samping lain yang mungkin ditimbulkan adalah pusing, gangguan keseimbangan tubuh, tremor, dan kebotakan.

Asam valproat mempunyai efek gangguan kognitif yang ringan. Efek samping yang berat dari penggunaan asam valproat adalah hepatotoksik. Hyperammonemia (gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar amonia dalam darah) umumnya terjadi 50%, tetapi tidak sampai menyebabkan kerusakan hati.

Cara mengobati penyakit epilepsi lainnya juga dapat anda menggunakan bahan yang alami seperti menggunakan terong. Terong adalah salah satu jenis sayuran yang sudah tidak asing lagi untuk kita dengar dan kita sebut. Terong memiliki kandungan skopolamin, striknin, skoparon, dan skopolatin sehingga dapat membantu untuk mengatasi penyakit epilepsi yang anda derita beserta dengan gelaja yang meliputi gugur/ sawanan, hingga kekejangan syaraf seperti yang sering dialami oleh penderita penyakit epilepsi.

Atau menggunakan cara mengobati penyakit epilepsi lainnya dengan bahan bace jawa yang sudah dikeringkan dan madu. Cara pembuatan ramuan ini adalah dengan menghaluskan cabe jawa kering yang sudah disediakan hingga benar-benar halus. Ambil sebagian dari cabe dan tambahkan dengan madu secukupnya. Aduk hingga merata dan anda langsung dapat memberikannya kepada penderita untuk di minum. Konsumsi ramuan ini paling tidak dua kali sehari secara rutin hingga penyakit epilepsi yang penderita rasakan mengalami perubahan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , , , | Comments Off on Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi dapat dilakukan oleh diri sendiri. Epilepsi adalah kelainan yang disebabkan oleh terbentuknya sinyal listrik di dalam otak yang menyebabkan timbulnya kejang berulang. Pada umumnya, epilepsi ditandai oleh hal-hal sebagai berikut:

  • Terjadi kejang atau bangkitan berulang, 2 bangkitan atau lebih dan lebih dari 1 episode (kejadian). Kejang terjadi tanpa faktor provokasi atau penyakit otak akut
  • Kejang sering terjadi mendadak tanpa dapat diperkirakan sebelumnya

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi

Karena termasuk penyakit yang berbahaya, maka orang yang berada di sekitar penderita epilepsi harus bertindak cekatan saat menolong penderita yang kambuh. Hal-hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Jangan takut dan panik, serta bersikaplah dengan tenang. Segera amankan penderita dari benda-benda berbahaya, terutama bagian kepala. Jangan pindahkan penderita kecuali kambuhan yang terjadi di tempat yang berbahaya seperti di samping api, kolam, atau yang lainnya.
  • Rebahkan penderita dengan kepala miring ke samping agar lidahnya tidak menututupi jalan pernapasan. Kemudian, longgarkan kerah bajunya atau ikat pinggangnya agar penderita mudah bernapas dan bergerak.
  • Biarkan penderita bergerak semaunya. Jangan memasukan apapun pada mulut penderita, sebab giginya bisa patah jika dimasuki benda-benda keras dan benda tersebut juga dapat melukai lidahnya.
  • Apabila penderita muntah atau mengeluarkan banayk air liur, miringkan kepala ke salah satu sisi.
  • Perhatikan keadaan kesadaran, warna wajah, posisi mata, pergerakan keempat anggota gerak, dan suhu tubuh, waktu pada saat kejang mulai dan berakhir, serta lama terjadinya kejang berlangsung.
  • Tetap berada disamping pasien hingga keadaan pasien benar-benar pulih dengan sempurna. Bila setelah kejang berakhir tidak ada keluhan, kelemahan, maka pasien dapat dikatakan pulih. Namun apabila penderita mengalami sakit kepala, terlihat kosong, atau mengantuk, biarkan penderita beristirahat. Sebab, setelah sadar dari kejang, penderita akan bingung dan kelelahan. Bila ada cedera selama penderita tidak sadar, segera bawa ke dokter.

Manifestasi kejang epilepsi berupa pandangan kosong, kaku otot, pergerakan tidak terkontrol, penurunan kesadaran, perasaan ganjil atau kejang seluruh badan. Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kejang pada penderita penyakit ayan atau epilepsi, antara lain:

  • Kelalaian meminum obat
  • Kurang tidur atau kurang beristirahat
  • Makan tidak tepat waktu
  • Stres, kegembiraan dan kesedihan berlebih
  • Siklus menstruasi atau perubahan kondisi hormonal
  • Sakit atau demam
  • Mengonsumsi obat di luar obat untuk epilepsinya
  • Mengonsumsi alkohol dan narkoba

Semua hal yang menjadi pemicu dari terjadinya kejang tersebut adalah dengan mengkonsumsi obat sesuai dengan dosis dan waktu yang sudah diberikan untuk dokter, Beristirahat yang cukup dan tidur kurang lebih 7 hingga 8 jam, jangan terlalu stres dengan cara berjalam-jalan atau refresing untuk menghibur diri agar tidak terlalu stress. Apabila anda termasuk orang yang suka mengkonsumsi alkohol dan narkoba sebaiknya segera dihetikan yang dapat anda lakukan sebagai cara mengatasi penyakit epilepsi. Segera pergi kedokter untuk mengatasi sakit demam yang di derita.

Pencegahan penyakit Epilepsi

Penderita epilepsi ini tidak bisa disembuhkan, namun bisa diobati agar mencegah penyakit ini kambuh secara berkala. Dukungan moril dari keluarga serta lingkungan sekitar pun jadi kunci utama agar penderita tidak merasa rendah diri yang juga menjadi cara mengatasi dan mengobati penyakit epilepsi yang dialami.

Pencegahan juga dapat dilakukan dengan memberika vaksinasi yang benar untuk anak anda. Cara mengatasi penyakit epilepsi untuk orang tua yang memiliki anak penyandang epilepsi yang pernah mengalami kejang demam harus segera dilakukan metoge untuk mengontrol demam yang dialami dnegan cara mengompres anak atau dapar juga dengan memberikan obat anti peuretik.

Cara anda untuk mengatasi penyakit epilepsi lainnya adalah dengan mencegah terjadinya cidera kepala yang merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit tersebut yang dapat dicegah. Apabila melakukan tindakan pencegahan yang aman, yaitu tidak hanya dapat hidup dengan aman, tetapi juga mengembangkan pencegahan epilepsi akibat cidera kepala

Pencegahan untuk kejang yang diderita dapat menggunakan cara mengatasi penyakit epilepsi dengan penggunaan obat anti konvulsan dengan cara yang bijaksana serta menerapkan pola hidup yang sehat.

Epilepsi dapat diatasi oleh diri kita sendiri. Keamanan diri sendiri adalah suatu hal yang penting. Apabila ada gejala terjadinya serangan atau kejang anda dapat mempersiapkan diri agar tidak celaka. Berikut babarapa cara mengatasi penyakit epilepsi atau menolong diri sendiri untuk penderita epilepsi antara lain :

  • Jangan mendekati api dan kompor yang sedang menyala apabila tidak ada orang disekitar anda.
  • Apabila anda sedang mandi menitip pesan kepada orang rumah mungkin dapat menjadi salah satu cara yang aman untuk anda. Jangan menguncui pintu kamar mandi yang sedang anda gunakan. Mandi dengan menggunakan shower atau gayung akan jauh lebih baik dibandingkan dengan anda berendam di dalam bak mandi. Sebaiknya anda jangan mandi bila anda sedang berada dirumah sendirian.
  • Cara mengatasi penyakit epilepsi lainnya yang dapat dilakukan oleh diri sendiri adalah agar tidak menggunakan bantal saat tidur karena serangan kejang atau bangkitan sering dialami beberapa orang saat sedang tidur.
  • Kehati-katian seseorang dengan penyakit epilepsi ini tidak ada halangan untuk melakukan olahraga seturut nasihat dengan dokter. Apabila anda sedang menunggang kuda anda harus menggunakan helm. Bila anda akan berenang, memanjat gunung, serta berlayar harus oleh orang yang sudah paham dnegan keadaan penyandang epilepsi dan tahu cara mengatasi penyakit epilepsi.

Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Penyakit epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Cara Mengatasi Penyakit Epilepsi